Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Munas PB IPSI Masih Inginkan Prabowo Jadi Ketua Umum, Kenapa?
Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Munas PB IPSI XVI, HR Bayu Syahjohan di Hotel Sultan, Senayan, pada Jumat (10/4/2026). (IDN Times/Tino).
  • Munas PB IPSI 2026 digelar di Jakarta dengan agenda utama pemilihan ketua umum periode 2026–2030, di mana mayoritas peserta masih menginginkan Prabowo Subianto melanjutkan kepemimpinannya.
  • Prabowo dinilai penting karena pengaruh internasionalnya dianggap mampu memperjuangkan pencak silat agar bisa masuk dalam cabang olahraga Olimpiade Los Angeles 2028.
  • Tim Penjaringan Munas menyebut ada lebih dari satu nama calon ketua umum, namun identitas mereka masih dirahasiakan hingga waktu pengumuman resmi tiba.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (PB IPSI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) di Jakarta, Jumat (10/4/2026). Salah satu agenda besarnya adalah pemilihan ketua umum periode 2026-2030.

Kursi Ketua Umum PB IPSI saat ini dipegang Presiden RI, Prabowo Subianto. Mayoritas pemilih dalam Munas kali ini ternyata masih menginginkan Prabowo untuk kembali menduduki jabatan tersebut.

1. Alasan Prabowo diharapkan kembali menjadi Ketum

Aspirasi itu disampaikan oleh HR Bayu Syahjohan selaku Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Munas PB IPSI. Namun, IPSI tidak bisa memaksakan kehendak karena Prabowo memiliki tanggung jawab besar sebagai Presiden RI.

"Kalau saya lihat mayoritas masih menginginkan beliau, tapi kita harus bisa memaklumi kesibukan beliau sebagai RI 1," kata Bayu di sela-sela Munas.

2. Power Prabowo dibutuhkan

Sosok Prabowo dinilai masih dibutuhkan karena memiliki kekuatan dalam melakukan lobi internasional. Kehadirannya dianggap penting untuk memperjuangkan pencak silat agar bisa dipertandingkan di Olimpiade Los Angeles 2028.

"Kalau ditanya secara pribadi, termasuk saya sendiri, masih menginginkan beliau. Karena Road to Olympic membutuhkan suara presiden yang bisa didengar di internasional," ujar Bayu.

3. Ada sejumlah nama dalam bursa calon ketum

Terkait bursa calon ketua umum, Tim Penjaringan mengonfirmasi ada lebih dari satu nama yang masuk ke meja panitia. Proses penjaringan tersebut telah berlangsung selama 14 hari dan berakhir pada 7 April 2026.

Namun, identitas para calon masih dirahasiakan dan belum diumumkan secara resmi kepada peserta Munas. Bahkan, belum diketahui apakah Prabowo bersedia melanjutkan jabatannya untuk periode keenam.

"Usulan nama-nama yang masuk jelas lebih dari satu. Namun, mohon maaf, saya belum bisa menyampaikan karena itu masih menjadi rahasia kami. Bahkan Ketua Harian maupun Ketua OC di sini juga belum mengetahui siapa saja yang diusulkan. Nanti akan kami buka pada waktu yang tepat," ujar Bayu.

Editorial Team