Borussia Moenchengladbach akhirnya meraih poin pertamanya di Bundesliga Jerman 2026/2027 pada pekan ketujuh (23/10/2026). Tim yang diperkuat Kevin Diks ini mengalahkan Stuttgart 3-2 secara comeback. Berdasarkan data Transfermarkt, hasil tersebut sekaligus membuat Die Fohlen terhindar dari menambah daftar musim ketika mereka nirmenang dalam 7 pekan awal. Sebelumnya, situasi semacam itu terjadi tiga kali dalam sejarah klub.
3 Musim Pertama Moenchengladbach Nirmenang dalam 7 Pekan Awal

Take a Deeper Read
1. Borussia Moenchengladbach imbang 3 kali dan kalah 4 kali pada 1986/1987
Borussia Moenchengladbach nirmenang dalam 7 pekan awal Bundesliga untuk pertama kalinya pada 1986/1987. Saat itu, skuad yang dilatih Jupp Heynckes tersebut cuma imbang 3 kali dan kalah 4 kali. Mereka memulai musim dengan menyerah 0-3 dari Hamburg. Moenchengladbach lantas seri 1-1 dengan Kaiserslautern pada pekan kedua.
Setelahnya, Hans-Guenter Bruns dan kolega tumbang dalam dua laga beruntun. Mereka dibekuk BW Berlin 2-3 dan Werder Bremen 1-2. Moenchengladbach kemudian bermain 1-1 dengan Bochum dan Eintracht Frankfurt. Tren ini berujung dengan kekalahan 1-3 dari Bayern Muenchen. Kemenangan pertama dari Bayer Leverkusen dengan skor 2-1.
Mereka kemudian tidak terkalahkan dalam 8 pertandingan berikutnya dengan 4 menang dan 4 imbang. Moenchengladbach lantas menyelesaikan 18 laga pemungkas dengan 13 kemenangan dan 5 keimbangan. Mereka bahkan selalu menang dalam delapan jadwal terakhir. Hasil tersebut membuat klub bertengger di posisi ketiga saat penutupan klasemen.
2. Borussia Moenchengladbach menyelesaikan 7 pekan awal Bundesliga 1990/1991 dengan 4 imbang dan 3 kalah
Setelah 1986/1987, Borussia Moenchengladbach kembali nirmenang dalam 7 pekan awal Bundesliga pada 1990/1991. Rekor mereka sedikit lebih baik dengan 4 imbang dan 3 kalah. Tim yang kini diasuh Gerd Vom Bruch itu membuka kompetisi dengan dua kekalahan beruntun. Mereka dibungkam Bochum 1-2 dan Bremen 0-3.
Moenchengladbach lantas meraih poin dalam dua pertandingan berikutnya dengan menahan Wattenscheid 1-1 dan Koeln 2-2. Mereka kembali kalah 0-3 dari Hamburg. Moenchengladbach kemudian mengemas hasil positif dalam dua laga selanjutnya. Mereka imbang 1-1 dengan Eintracht Frankfurt dan Borussia Dortmund.
Hans-Joerg Criens dan kolega akhirnya mencicipi kemenangan usai menundukkan Hertha Berlin 2-0. Mereka kemudian menutup kompetisi di posisi 9 dengan total 9 kemenangan, 17 keimbangan, dan 8 kekalahan. Hasil ini jauh lebih baik dibanding musim sebelumnya. Moenchengladbach hampir terdegradasi dengan duduk di peringkat 15.
3. Borussia Moenchengadbach kembali imbang 3 kali dan kalah 4 kali dalam 7 pekan awal di Bundesliga 2025/2026
Musim ketiga ketika Borussia Moenchengladbach tidak merasakan kemenangan dalam 7 pekan awal Bundesliga terjadi pada 2025/2026. Seperti pada 1986/1987, mereka hanya mengantongi 3 keimbangan dan menelan 4 kekalahan. Tim yang sudah diperkuat Kevin Diks ini bahkan tidak mampu mencetak gol dalam tiga laga pertama. Mereka imbang 0-0 dengan Hamburg dan kalah 0-1 dari Stuttgart serta 0-4 dari Werder Bremen.
Pada pekan keempat, satu gol yang berhasil dibuat Moenchengladbach membawa mereka imbang 1-1 dengan Bayer Leverkusen. Skuad besutan Eugen Polanski ini lantas menciptakan empat gol pada pekan kelima. Naas, mereka kalah dari Eintracht Frankfurt akibat kebobolan enam gol. Moenchengladbach kemudian seri tanpa gol dengan Freiburg dan menyerah 1-3 dari Union Berlin serta 0-3 dari Bayern Muenchen.
Setelah itu, Polanski akhirnya berhasil membawa klub bangkit. Mereka menang 4 kali dan imbang 1 kali dalam 5 pertandingan berikutnya dengan torehan 11 gol serta hanya kebobolan 1 gol. Sayangnya, Moenchengladbach gagal melanjutkan tren positif. Namun, mereka setidaknya tidak bisa menjaga stabilitas sampai akhir musim. Moenchengladbach menyudahi kompetisi dengan cukup nyaman di posisi 12 berkat 38 poin.
Moenchengladbach gagal menang dalam 7 pekan awal Bundesliga pada 3 musim di atas. Namun, jumlah kekalahan mereka lebih sedikit dibanding enam kekalahan pada 2026/2027 ini. Oleh karenanya, menarik untuk menantikan hasil apa yang bakal diraih klub pada akhir kompetisi nanti.
Curated For You
- Perempuan Penggerak Koperasi Tangguh di Tepi Rel20 Oct 2026, 09:20 WIB
- 7 Gol Pertama Gustavo Varela di Serie A, Pembelian Sukses AC Monza24 Oct 2026, 18:14 WIB
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- 3 Kekalahan Telak Pertama Olympique Lyon di Europa League24 Oct 2026, 17:14 WIB
- 4 Pemain Termuda Cetak Gol dalam 2 Laga Beruntun di Bundesliga24 Oct 2026, 16:14 WIB