Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pelatih Oman: Timnas Indonesia Punya Bekal Bersaing di Asia
Timnas Indonesia melawan Oman di FIFA Matchday Juni 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)
  • Pelatih Oman, Tarik Sektioui, memuji kekuatan dan potensi Timnas Indonesia yang dinilai mampu bersaing dengan negara-negara Asia berkat talenta serta performa solid di semua lini.
  • Sektioui menyoroti permainan Indonesia yang terorganisasi dan memiliki keseimbangan antar lini, membuat Oman kesulitan menembus pertahanan Garuda selama pertandingan.
  • Timnas Indonesia akhirnya memutus rekor 38 tahun tanpa kemenangan atas Oman setelah tampil dominan secara fisik dan berhasil mengontrol jalannya laga di SUGBK.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pelatih Oman, Tarik Sektioui, mengakui kekuatan Timnas Indonesia usai pertemuan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (5/6/2026) dalam laga FIFA Matchday Juni 2026.

Bahkan, Sektioui berani menjamin, Indonesia sekarang bisa bersaing dengan negara-negara Asia yang lain. Hal itu tak lepas dari talenta yang dimiliki tim Garuda.

"Saya pikir Timnas Indonesia punya peluang besar (untuk bersaing di Asia). Mereka tim yang bagus di semua lini, dan memiliki kemampuan fisik yang sangat baik untuk bersaing," ujar Sektioui dalam sesi jumpa pers pasca laga.

1. Indonesia adalah tim yang terorganisasi

Timnas Indonesia melawan Oman di FIFA Matchday Juni 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Sektioui menyebut, salah satu sebab Oman sulit mengalahkan Indonesia, adalah karena tim Garuda bisa main secara terorganisasi. Keteraturan gaya main ini dipadukan dengan kekuatan seimbang di semua lini.

"Kami bermain melawan tim yang sangat terorganisasi dan seimbang di setiap lini. Kemarin kami sudah sampaikan bahwa tim Indonesia telah berkembang pesat, peringkat mereka bukan cermin kekuatan mereka," kata Sektioui.

2. Dibekali kekuatan fisik yang luar biasa

Timnas Indonesia melawan Oman di FIFA Matchday Juni 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Sektioui mengungkapkan, aspek lain yang membuat Indonesia unggul atas Oman di laga ini adalah fisik. Kekuatan fisik luar biasa menjadikan Indonesia mampu mengontrol laga sejak babak pertama.

"Tim Indonesia memiliki kemampuan yang baik secara umum, terutama secara fisik. Jadi secara fisik mereka bagus, itu membuat mereka mengontrol permainan, terutama di babak pertama," ujar Sektioui.

3. Oman akhirnya kalah juga dari Indonesia

Timnas Indonesia melawan Oman di FIFA Matchday Juni 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Buah dari hasil positif ini, Timnas Indonesia mengakhiri catatan buruk mereka saat melawan Oman yang sudah bertahan selama 38 tahun. Mereka bisa meraih kemenangan atas tim asal Timur Tengah itu.

Dilansir 11v11, Indonesia dan Oman sudah jumpa sebanyak enam kali di ajang internasional. Terakhir kali Indonesia menang atas Oman terjadi pada Januari 1988 silam, dalam laga Kings Cup.

Selepas itu, Indonesia tak pernah menang lagi lawan Oman selama 38 tahun lamanya. Sebelum laga, pelatih John Herdman sempat mengajak Indonesia untuk mengakhiri catatan buruk tersebut.

"Kami belum pernah mengalahkan Oman dalam 38 tahun, dan itu adalah tantangan bagi kami. Dengan dukungan kalian, kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk mencatatkan sejarah baru," ujar Herdman.

Ternyata, ajakan itu berbuah positif. Timnas Indonesia akhirnya bisa meraih kemenangan lagi atas Oman usai menunggu selama 38 tahun lamanya.

Editorial Team

Related Article