5 Kekalahan Galatasaray di Super Lig Turki 2025/2026

- Galatasaray menjuarai Super Lig Turki 2025/2026 dengan 77 poin, unggul tiga angka dari Fenerbahce setelah mencatat 24 kemenangan, lima imbang, dan lima kekalahan.
- Lima tim yang berhasil mengalahkan Galatasaray musim ini adalah Kocaelispor, Konyaspor, Trabzonspor, Samsunspor, dan Kasimpasa dengan skor beragam di laga tandang maupun kandang.
- Meskipun meraih gelar keempat beruntun, jumlah kekalahan Galatasaray musim ini menjadi yang terbanyak dalam empat tahun terakhir sehingga menjadi bahan evaluasi untuk musim berikutnya.
Galatasaray berhasil menjuarai Super Lig Turki 2025/2026. Mereka memuncaki klasemen dengan 77 poin, unggul 3 angka dari Fenerbahce. Perolehan angka tersebut berasal dari 24 kemenangan, 5 keimbangan, dan 5 kekalahan. Lantas, tim mana saja yang mampu menaklukkan Galatasaray?
1. Galatasaray kalah 0-1 dari Kocaelispor
Galatasaray tidak terkalahkan dalam sebelas pertandingan pertama Super Lig 2025/2026. Tim asuhan Okan Buruk menang 9 kali dan seri 2 kali. Namun, tren ini terhenti secara mengejutkan di tangan klub promosi, Kocaelispor.
Mereka kalah 0-1 sebagai tamu di Turka Arac Muayene Kocaeli Stadyumu pada 9 November 2025. Gol tunggal yang masuk ke gawang Ugurcan Cakir tercipta pada menit 45. Dan Agyei melakukan solo run dari tengah lapangan.
2. Galatasaray dibekuk Konyaspor 0-2
Kekalahan kedua Galatasaray di Super Lig 2025/2026 terjadi pada pekan ke-23 (21/2/2026). Mereka pulang dari kandang Konyaspor, Medas Konya Buyuksehir Stadyumu, dengan skor 0-2. Hasil ini tidak kalah memalukannya karena Konyaspor memulai laga dari posisi 14.
Dua gol Konyaspor dibuat Adil Demirbag (75’) dan Blaz Krame (81’). Kekalahan Galatasaray dalam pertandingan ini tidak terlepas karena rotasi. Sebab, mereka bersua Juventus 4 hari berikutnya. Galatasaray kalah 2-3, tetapi berhasil lolos ke 16 besar Liga Champions Eropa.
3. Galatasaray menyerah 1-2 dari Trabzonspor
Galatasaray melakoni laga panas pada pekan ke-28 Super Lig 2025/2026 (4/4/2026). Mereka melawat ke Papara Park untuk menghadapi Trabzonspor. Saat itu, sang lawan berada di posisi ketiga. Tim tuan rumah berhasil memaksimalkan keuntungan kandang dengan langsung unggul pada menit keempat. Paul Onuachu berhasil menanduk crossing Wagner Pina.
Galatasaray mampu menyamakan kedudukan ketika babak kedua baru berjalan 3 menit. Wilfried Singo sukses menyontek umpan Barıs Alper Yilmaz di tiang jauh. Namun, Galatasaray akhirnya kehilangan tiga poin akibat kembali kebobolan lewat bola atas. Chibuike Nwaiwu menyundul tendangan bebas Anthony Nwakaeme pada menit 62.
4. Galatasaray dibantai Samsunspor 1-4
Kekalahan paling memalukan Galatasaray di Super Lig 2025/2026 terjadi pada pekan ke-32 (2/5/2026). Mereka dibantai Samsunspor 1-4. Padahal, andai menang, Galatasray bisa mengunci gelar juara. Bermain sebagai tamu di Samsun 19 Mayis Stadyumu, Abdulkerim Bardakci dan kolega sebetulnya unggul dulu melalui Yunus Akgun pada menit 9.
Namun, mereka berbalik tertinggal akibat gol Marius Mouandilmadji (22’) dan Cherif Ndiaye (57’). Perjuangan Galatasaray untuk mengejar makin berat usai sang kiper, Gunay Guvenc, menerima kartu merah pada menit 63 akibat menghalau bola dengan tangannya di luar kotak penalti. Samsunspor lantas kembali mencetak dua gol lewat Mouandilmadji (71’) dan Ndiaye (82’).
5. Galatasaray takluk 0-1 dari Kasimpasa
Setelah kalah 1-4 dari Samsunpor, Galatasaray bangkit pada pekan ke-33 (9/5/2026) dengan menang 4-2 atas Antalyaspor. Hasil ini sekaligus membuat mereka mengamankan trofi Super Lig 2025/2026. Galatasaray lantas menutup musim pada 17 Mei 2026 dengan bermain sebagai tamu di Recep Tayyip Erdogan Stadyumu melawan Kasimpasa.
Dengan titel yang sudah digenggam, Okan Buruk pun memberi kesempatan kepada para pemain pelapis untuk menjadi starter. Sayangnya, perubahan tersebut menjadi bumerang. Galatasaray mengakhiri kompetisi dengan negatif akibat kalah 0-1. Kasimpasa mencetak gol kemenangannya pada menit 27. Adrian Benedyczak terbebas dari offside saat menerima umpan terobosan dari Fousseni Diabate. Ia menuntaskan peluang dengan cip.
Galatasaray menjuarai Super Lig untuk 4 musim beruntun pada 2025/2026. Namun, jumlah kekalahan pada musim ini merupakan yang tertinggi dibanding 3 edisi sebelumnya. Mereka kalah 4 kali pada 2022/2023, 2 kali pada 2023/2024, dan 1 kali pada 2024/2025. Catatan tersebut tentu menjadi salah satu evaluasi untuk 2026/2027.



















