Matchday ketiga fase grup Piala Dunia 2026 menghadirkan banyak pertandingan sengit yang menentukan nasib tim pada fase grup. Kebanyakan dari mereka adalah tim Afrika yang masih memburu tiket dari posisi 2 dan 3 terbaik. Karena masih banyak tim yang berusaha mengamankan tiket ke fase gugur, sejumlah laga berlangsung terbuka dan menghasilkan banyak gol. Kondisi tersebut membuat empat pemain Afrika tampil luar biasa dengan mencetak brace.
4 Pemain Afrika Brace di Matchday Ketiga Fase Grup Piala Dunia 2026

1. Brace Nicolas Pepe menangkan Pantai Gading atas Curacao
Pengalaman Nicolas Pepe terbukti membantu Pantai Gading di Piala Dunia 2026. Pada matchday ketiga fase grup kontra Curacao, ia tampil sebagai Man of the Match. Penghargaan tersebut diberikan berkat torehan dua gol.
Gol pertamanya diciptakan dari umpan Yan Diomande pada menit 7. Sedangkan gol kedua pemain Villarreal ini berasal dari umpan Ibrahim Sangare pada menit 64. Berkat kontribusinya, Pantai Gading pun menang dengan skor 2-0 dan lolos ke fase gugur sebagai peringkat kedua grup E. Mereka akan bertemu Norwegia pada 32 besar.
2. Pape Gueye (Senegal) mencetak brace sebagai pemain pengganti
Keputusan untuk memasukkan Pape Gueye pada menit 57 ternyata berdampak besar bagi Senegal. Pada laga melawan Irak, gelandang Villarreal itu langsung memberikan dampak besar. Ia menambah keunggulan melalui torehan 2 gol dan 1 assist.
Golnya dicetak melalui umpan Ismaila Sarr (59’) dan Iliman Ndiaye (71’). Sedangkan, assist-nya diciptakan untuk gol Iliman Ndiaye pada menit 82. Senegal pun menang dengan skor 5-0 dan berhak lolos ke fase gugur sebagai peringkat tiga grup I. Pada 32 besar, Senegal akan menghadapi Belgia.
3. Yoane Wissa membantu Republik Demokratik Kongo lolos ke fase gugur
Republik Demokratik Kongo tak akan lolos ke fase gugur andaikan Yoane Wissa tak tampil impresif. Berkat dua golnya, RD Kongo menang atas Uzbekistan dengan skor 3-1. Gol pertama dicetak pada menit 68 lewat penalti dan menit 90+1 lewat tendangan mendatar hasil umpan Meshack Elia.
Berkat penampilan apik tersebut, penyerang Newcastle United ini meraih penghargaan Man of the Match. Di samping itu, gol tersebut membuat RD Kongo lolos sebagai peringkat tiga grup K, di bawah Kolombia dan Portugal. Mereka akan menghadapi Inggris pada 32 besar.
4. Riyad Mahrez memastikan Aljazair melaju ke fase gugur
Riyad Mahrez menjadi sosok kunci di balik keberhasilan Aljazair melaju ke fase gugur Piala Dunia 2026. Pada laga terakhir Grup J, ia mencetak dua gol yang sempat membalikkan keadaan menjadi 3-2 atas Austria. Akan tetapi, keunggulan tersebut hanya bertahan 3 menit sebelum Austria menyamakan skor menjadi 3-3.
Meski demikian, hasil imbang itu sudah cukup mengantarkan Aljazair lolos ke fase gugur sebagai peringkat ketiga grup J, di bawah Argentina dan Austria. Mereka akan menghadapi Swiss pada 32 besar. Gol Mahrez sendiri tercipta pada menit 60 dan 90+3. Kedua gol tersebut tercipta melalui umpan pemain Al Ittihad, Houssem Aouar.
Keempat pemain tersebut berhasil membawa timnya mengamankan tiket ke fase gugur lewat kontribusi besar pada matchday ketiga. Penampilan apik tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa talenta sepak bola Afrika tidak boleh diremehkan. Kini, mereka diharapkan kembali menjadi pembeda saat persaingan memasuki babak gugur Piala Dunia 2026, khususnya 32 besar.