Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ilustrasi bola sepak (pexels.com/Franco Monsalvo)
  • Brighton diperkuat 30 pemain pada 2026/2027, termasuk enam talenta Afrika dari Aljazair, Pantai Gading, Nigeria, Gambia, dan Ghana yang mengisi lini belakang, tengah, serta depan.
  • Malick Yalcouye menjadi kontributor paling produktif di liga dengan dua gol dari sembilan laga, sementara Jaouen Hadjam dan Ibrahim Osman berperan sebagai pelapis di sisi kiri.
  • Yankuba Minteh, Zadok Yohanna, dan Femi Azeez terkendala cedera; Minteh baru kembali bermain di Piala Liga, Yohanna cedera benturan, sedangkan Azeez belum debut akibat cedera otot.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Brighton & Hove Albion diperkuat total 30 pemain untuk mengarungi ketatnya persaingan 2026/2027, dengan 6 di antaranya berasal dari Afrika. Menurut data Transfermarkt per 7 November 2026 pukul 05:00 WIB, mereka merupakan warga negara Pantai Gading, Nigeria, Gambia, Ghana, serta Aljazair yang masih berusia muda. Para pemain tersebut beroperasi di sektor belakang, tengah, dan depan The Seagulls.

1. Jaouen Hadjam (Aljazair) diplot sebagai pelapis Olivier Boscagli di posisi bek kiri

Setelah 2,5 tahun berkarier bersama BSC Young Boys, Jaouen Hadjam memikat perhatian Brighton & Hove Albion sehingga didatangkan pada musim panas 2026. Dirinya lebih sering menghuni bangku cadangan karena diplot sebagai pelapis Olivier Boscagli dalam mengisi posisi bek kiri utama. Belum memperoleh kesempatan reguler, pemain yang kini berusia 23 tahun ini baru mengumpulkan 37 menit bermain dari 3 pertandingan dengan mengemas 1 gol hingga pekan kesembilan English Premier League (EPL) 2026/2027. Hadjam sendiri juga mengemas 2 assist dari 4 pertandingan di Piala Liga Inggris dan Liga Konferensi.

2. Malick Yalcouye (Pantai Gading) memperkaya rotasi di posisi gelandang tengah dan gelandang serang

Pada awal EPL 2026/2027, Malick Yalcouye lebih sering memulai pertandingan dari bangku cadangan Brighton & Hove Albion. Kendati demikian, kehadirannya memperkaya rotasi di posisi gelandang tengah dan gelandang serang. Pemain kelahiran Badiagara tersebut mempunyai stamina, kemampuan membawa bola, serta visi bermain guna mendukung progresi bola. Ketika The Seagulls kehilangan penguasaan bola, dirinya aktif membantu melakukan pressing. Yalcouye sendiri mencatatkan 2 gol dari 9 pertandingan (323 menit) hingga pekan kesembilan. Fabian Huerzeler selaku pelatih juga telah menurunkannya di Piala Liga Inggris, Kualifikasi Liga Konferensi, dan Liga Konferensi dengan mencetak 2 gol dari 7 pertandingan.

3. Ibrahim Osman (Ghana) kalah bersaing dengan Maxim De Cuyper di gelandang kiri atau penyerang sayap kiri

Fabian Huerzeler belum memberikan kesempatan tampil reguler kepada Ibrahim Osman pada awal EPL 2026/2027. Sebab, dirinya kalah bersaing dengan Maxim De Cuyper dalam menempati gelandang kiri atau penyerang sayap kiri. Ini membuatnya sering menghuni bangku cadangan. Kendati demikian, kehadirannya diperlukan guna memperkaya rotasi karena dibekali kecepatan dan keterampilan dribel. Dia dapat menawarkan opsi umpan untuk membantu progresi bola dan terlibat pressing. Pemain kelahiran Accra tersebut baru merumput tiga kali (40 menit) hingga pekan kesembilan. Namun, Osman sukses membuat 2 assist dari 5 pertandingan di Kualifikasi Liga Konferensi dan Liga Konferensi.

4. Yankuba Minteh (Gambia) sempat absen cukup lama karena cedera betis

Yankuba Minteh belum memperoleh kesempatan mentas hingga pekan kesembilan EPL 2026/2027. Penyerang sayap kanan berusia 22 tahun tersebut sempat terkendala cedera betis sehingga absen cukup lama. Usai sembuh, dia masih menghuni bangku cadangan The Seagulls. Meski begitu, Minteh sendiri telah diturunkan selama 14 menit bermain ketika berjumpa Manchester City di babak 16 besar Piala Liga Inggris.

5. Zadok Yohanna (Nigeria) sedang absen karena cedera benturan

Singkat membela AIK Football, Zadok Yohanna mendapat kesempatan mengembangkan karier bersama Brighton & Hove Albion pada musim panas 2026. Pemain yang kini berusia 19 tahun ini merupakan sosok potensial yang mengancam area pertahanan lawan dengan mengombinasikan keterampilan dribel dan kecepatan. Dirinya juga dapat terlibat dalam pressing saat fase bertahan. Namun, penampilannya sedang terhalang cedera benturan. Yohanna sendiri baru mencatatkan 12 menit bermain dari 1 pertandingan hingga pekan kesembilan EPL 2026/2027. Selain itu, dia telah merumput dua kali di Kualifikasi Liga Konferensi.

6. Femi Azeez (Nigeria) sedang mengalami cedera otot

Brighton & Hove Albion memperdalam kekuatan sisi sayap kanan penyerangan dengan mendatangkan Femi Azeez dari Millwall pada musim panas 2026. Sayangnya, pemain kelahiran London tersebut sedang mengalami cedera otot. Ini membuatnya belum melakoni debut hingga pekan kesembilan bersama The Seagulls pada EPL 2026/2027.

Keenam pemain asal Afrika di atas memperkuat Brighton & Hove Albion pada 2026/2027. Yankuba Minteh baru pulih dari cedera betis, Femi Azeez berkutat dengan cedera otot, dan Zadok Yohanna sedang mengalami benturan. Jaouen Hadjam bertugas sebagai bek kiri pelapis. Malick Yalcouye menambah rotasi di posisi gelandang tengah dan gelandang serang. Ibrahim Osman menempati penyerang sayap kiri atau gelandang kiri pelapis.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article