Juara Dunia Marquez Bisa Tertunda Gegara Kurang Pembalap di Qatar

Balapan utama MotoGP Qatar berpotensi hanya diikuti 15 pembalap karena cedera dan kondisi kesehatan sejumlah rider.
Marc Marquez membutuhkan margin 74 poin atas Jorge Martin untuk mengunci gelar juara dunia di Qatar.
Kegagalan menang atau hasil Martin yang lebih baik dapat membuat penentuan gelar berlanjut hingga seri berikutnya.
Jakarta, IDN Times - Balapan utama MotoGP Qatar di Sirkuit Lusail, Minggu (8/11/2026), bisa saja terganggu akibat kekurangan pembalap. Jumlah rider yang ada di lintasan bisa saja berkurang drastis atas berbagai alasan.
Pada sesi sprint race, cuma ada 17 pembalap yang start, dan 16 di antaranya finis. Pembalap Ducati, Francesco Bagnaia, mundur dalam sesi sprint race dan bisa saja tak mengaspal di balapan utama karena cedera kaki.
Jumlah ini masih bisa berkurang karena beberapa pembalap mengalami cedera, seperti Maverick Vinales yang mengalami cedera bahu. Kemudian, Luca Marini masih sakit dan bisa saja kondisi tubuhnya menurun. Dengan kondisi ini, ada potensi pembalap yang tampil di balapan utama MotoGP Qatar cuma 15.
Situasi ini bisa saja berdampak pada persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026. Kenapa demikian?
1. Cuma 15 pembalap, semua jadi dapat poin
Jadi, demi bisa juara dunia di Qatar, Marc Marquez butuh keunggulan hingga 74 poin atas pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin. Saat ini, Marquez sudah mencetak margin 49 poin atas Martin.
Dengan demikian, Marquez harus menang di Qatar dan berharap Martin tak mendapatkan poin dalam balapan utama. Kalau kondisi itu terjadi, maka selisih 74 poin akan tercipta dan Marquez resmi dinobatkan sebagai juara dunia.
Tapi dengan potensi kekurangan pembalap, perayaan gelar Marquez bisa tertunda. Sebab hanya 15 pembalap yang bisa meraih poin dalam setiap balapan.
2. Kalau gagal juara di balapan utama juga bisa tertunda
Skenario lain yang bisa membuat Marquez tertunda gelarnya adalah gagal menjadi juara di balapan utama. Dengan finis di belakang Martin, Marquez harus berjuang keras hingga seri Portugal atau Valencia.
Bahkan, andai Marquez berada di lima besar dan Martin juara, maka persaingan akan terus berlangsung sampai akhir.
3. Harus bersabar
Marquez mengaku harus bersabar dalam merespons situasi saat ini. Justru, dalam keunggulannya, The Baby Alien merasa situasinya sangat kritis dan bisa berbalik jika tak ditangani dengan cara yang tepat.
"Kami harus bekerja dengan tingkat konsentrasi yang sama dan mentalitas serupa. Lalu, kita lihat apa yang terjadi berikutnya. Tapi, saya memprediksi balapan sangat sulit karena Aprilia sangat cepat," ujar Marquez, dilansir TNT Sports.


















