Atletico Madrid vs Barcelona: Laga Bertabur Juara Piala Dunia

Atletico Madrid dan Barcelona bertemu dalam duel LaLiga yang hanya dipisahkan dua poin di klasemen.
Sebanyak 14 pemain juara Piala Dunia memperkuat kedua klub, termasuk delapan pemain Barcelona dan enam pemain Atletico.
Barcelona membawa misi mempertahankan puncak klasemen sekaligus membalas dua kekalahan dari Atletico musim lalu.
Jakarta, IDN Times - LaLiga jornada ke-12 menyuguhkan duel panas, yang mempertemukan Atletico Madrid kontra Barcelona, Senin (9/11/2026) dini hari WIB. Duel di Wanda Metropolitano itu mempertaruhkan takhta klasemen karena kedua tim hanya terpaut dua poin.
Menariknya, duel papan atas ini juga akan menjadi panggung pertunjukan megah bertabur bintang. Terdapat 14 pemain berstatus juara Piala Dunia dari kedua klub, yang siap saling sikut demi meraih tiga poin krusial.
1. Pertandingan dengan juara dunia terbanyak
Berdasarkan komposisi skuad musim 2026/27, duel ini bakal menjadi pertandingan antarklub dengan jumlah pemain juara Piala Dunia terbanyak dalam sejarah. Barcelona menyumbang delapan pemain, sementara tuan rumah memiliki enam orang.
Kedelapan pahlawan Barcelona tersebut adalah Joan Garcia, Eric Garcia, Pau Cubarsi, Gavi, Pedri, Rodri, Dani Olmo, dan Lamine Yamal yang mengantar Spanyol di Piala Dunia 2026. Di kubu lawan, ada Marc Pubill, Alejandro Grimaldo, Marcos Llorente, dan Alex Baena yang juga menjadi bagian dari kesuksesan La Furia Roja.
Sementara, dua sisa juara dunia milik Atletico berasal dari Argentina, yakni Cristian Romero dan Julian Alvarez. Keduanya merupakan tulang punggung Albiceleste saat mengangkat trofi Piala Dunia 2022 di Qatar.
2. Duel maut antar rekan di tim nasional
Banyaknya pemain Timnas Spanyol di kedua kubu dipastikan akan menghadirkan duel emosional di lapangan. Salah satu yang paling ditunggu adalah upaya keras Grimaldo dalam meredam agresivitas Yamal, sang bocah ajaib Blaugrana.
Di lini serang Atletico, Alex Baena akan mencoba membongkar tembok pertahanan Barcelona yang dikawal ketat oleh Eric Garcia dan Pau Cubarsi. Julian Alvarez juga dipastikan punya motivasi ganda untuk menjebol barisan pertahanan Spanyol yang sempat mematikan pergerakannya di final Piala Dunia 2026.
Pertempuran paling brutal diprediksi akan terjadi di lini tengah untuk memperebutkan kendali atas penguasaan bola. Duet jenderal lapangan tengah tim Catalan, Pedri dan Rodri, harus bekerja ekstra keras menghadapi tekanan fisik dari rekan-rekan mereka di Timnas Spanyol.
3. Misi balas dendam Blaugrana
Bagi Barcelona, laga ini bukan sekadar mempertahankan puncak klasemen, melainkan juga ajang balas dendam atas luka musim lalu. Meski Barca sempat menang di LaLiga, skuad asuhan Diego Simeone justru menjadi mimpi buruk yang menyingkirkan mereka di dua kompetisi sistem gugur.
Atletico mendepak Barcelona dari Copa del Rey dan perempat final Liga Champions musim lalu. Luka akibat agregat gol yang menyakitkan di kompetisi Eropa tersebut tentu masih membekas jelas di benak skuad asuhan Hansi Flick.
Duel diprediksi kian panas mengingat Atletico memiliki modal mental yang mengerikan berkat rekor tujuh kemenangan beruntun di LaLiga. Menarik untuk dinantikan, apakah Atletico yang merangsek ke puncak klasemen, atau Barcelona mampu tetap bertahan di puncak?






















