Trump Minta Dana White dan 6 Petarung UFC Jadi Pengawalnya

Donald Trump meminta Dana White menjadi juru bicara Gedung Putih sekaligus berharap enam petarung UFC menjadi pengawalnya.
Keseriusan tawaran kepada White belum terkonfirmasi, sementara unggahan media sosialnya memunculkan respons yang tidak biasa.
White mengatakan akan terbang ke Washington DC pada Senin, di tengah posisi juru bicara Gedung Putih yang masih kosong.
Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, ternyata tak cuma mengajak Chief Executive Officer Ultimate Fighting Championship, Dana White, menjadi juru bicara Gedung Putih. Ternyata, Trump juga melayangkan permintaan khusus kepada White yang di luar nalar.
Selain meminta White mendampinginya di Gedung Putih, Trump ternyata berharap agar ada enam petarung UFC yang menjadi pengawalnya. Dia bahkan memberikan daftar petarung tersebut dengan memajang fotonya.
1. Belum terkonfirmasi serius atau candaan
Tawaran menjadi juru bicara di Gedung Putih kepada White sebenarnya belum terkonfirmasi sebagai hal yang serius atau hanya candaan. Bahkan, respons White di media sosial juga cukup nyeleneh.
Lewat unggahan story di akun Instagram pribadinya, @danawhite, dia menyunting fotonya seperti berbicara kepada media dengan latar belakang ruang media di Gedung Putih.
Foto ini diduga disunting menggunakan kecerdasan buatan (AI). Selain itu, White juga menuliskan caption misterius "On to the next chapter" yang berarti "lanjut ke bab berikutnya". Unggahan lainnya dalam story White adalah pengumuman Trump yang menawarkannya pekerjaan sebagai juru bicara Gedung Putih.
2. White menolak?
Sementara itu, dilansir CNN, informasi dari sumber terdekat, White menolak tawaran Trump menjadi juru bicara di Gedung Putih. Dia, dilanjutkan sumber tersebut, merasa ide Trump gak masuk akal
Tapi, ketika ditanya jurnalis dalam sebuah sesi konferensi pers, White mengaku akan terbang ke Washington DC pada Senin (9/11/2026). Belum tahu apa agenda pertemuan White dengan Trump, namun diduga memang berkutat pada pengumuman tawaran pekerjaan tersebut.
3. Posisi juru bicara Gedung Putih masih kosong
Trump memang sedang mencari juru bicara baru setelah Karoline Leavitt hengkang dan Katie Zacharia hanya lima hari menjabat. Entah mengapa, Trump begitu sulit mencari figur yang tepat untuk posisi ini.
Situasi Trump semakin terjepit, setelah Demokrat memenangkan kontrol dalam Kongres dan berusaha untuk menginvestigasi sejumlah hal dalam pemerintahannya.



















