5 Pemain Argentina dengan Nilai Pasar Tertinggi di Serie A 2025/2026

- Lautaro Martinez memimpin daftar pemain Argentina termahal di Serie A 2025/2026 dengan nilai pasar Rp1,6 triliun dan menjadi kapten sekaligus mesin gol utama Inter Milan.
- Nico Paz dan Maximo Perrone tampil menonjol bersama Como 1907, menunjukkan kontribusi besar di lini tengah dan serangan hingga meningkatkan nilai pasar mereka secara signifikan.
- Matias Soule serta Santiago Castro memperkuat dominasi talenta muda Argentina di Serie A lewat performa konsisten bersama AS Roma dan Bologna sepanjang musim 2025/2026.
Argentina secara historis selalu mengirimkan talenta terbaiknya untuk meramaikan kompetisi kasta tertinggi Italia, Serie A. Memasuki 2025/2026, dominasi para pemain dari Negeri Tango ini masih sangat terasa lewat kontribusi yang mereka berikan. Tidak hanya piawai, beberapa dari mereka kini menyandang status sebagai pemain dengan nilai pasar yang sangat fantastis. Berikut lima pemain Argentina dengan nilai pasar tertinggi di Serie A 2025/2026 per 16 Maret 2026.
1. Lautaro Martinez (Rp1,6 triliun) menjadi pilar penting di lini depan Inter Milan
Lautaro Martinez tengah menjalani musim kedelapannya bersama Inter Milan. Ia didatangkan Nerazzurri dari Racing Club pada musim panas 2018. Martinez masih memegang rekor sebagai pemain Argentina dengan nilai pasar tertinggi di Serie A 2025/2026. Saat ini, pemain berusia 28 tahun tersebut memiliki nilai pasar sebesar 85 juta euro atau Rp1,6 triliun.
Martinez menjadi pilar penting di lini depan Inter Milan. Tidak heran jika dirinya dipercaya sebagai kapten utama tim. Martinez mampu menunjukkan ketajamannya di depan gawang. Bersama Inter Milan, ia telah membukukan 171 gol dan 54 assist dari 370 penampilan.
2. Nico Paz (Rp1,2 triliun) merupakan kreator utama dalam skema serangan Como 1907
Nico Paz menjadi salah satu pemain jebolan akademi Real Madrid. Performa impresif yang ia tunjukkan mampu menarik perhatian Como 1907. Pada musim panas 2024, Como berhasil mendapatkan tanda tangan Paz. Biaya kepindahannya saat itu sebesar 6 juta euro atau Rp116 miliar.
Bersama Como, Paz mampu menunjukkan perkembangan signifikan. Ia menjadi kreator utama dalam skema serangan I Lariani. Hingga saat ini, dirinya telah mencatatkan 66 penampilan dengan mengemas 16 gol dan 15 assist. Nilai pasar Paz saat ini berada di kisaran 65 juta euro atau Rp1,2 triliun.
3. Matias Soule (Rp678 miliar) diandalkan di lini serang AS Roma
Matias Soule adalah pemain hasil binaan akademi Juventus. Ia telah memperkuat Juventus di berbagai level kelompok umur. Sayangnya, Soule tidak mendapatkan tempat di tim utama. Pada musim panas 2024, pemain berusia 22 tahun tersebut memutuskan untuk hengkang ke AS Roma.
Soule sangat diandalkan di lini serang AS Roma. Ia kerap dipercaya untuk diturunkan sebagai starter. Dirinya telah bermain dalam 73 pertandingan di semua ajang dengan mencetak 12 gol dan 12 assist. Kini, Soule mempunyai nilai pasar sejumlah 35 juta euro atau Rp678 miliar.
4. Santiago Castro (Rp678 miliar) menjadi pilihan utama Bologna di posisi ujung tombak
Santiago Castro mengawali kiprah di Serie A pada Januari 2024 bersama Bologna. Ia didatangkan dari Velez Sarsfield dengan biaya transfer 13,2 juta euro atau Rp255 miliar. Saat ini, nilai pasar Castro telah menyentuh angka 35 juta euro atau Rp678 miliar.
Castro menjadi pilihan utama Bologna di posisi ujung tombak. Pemain berusia 21 tahun tersebut telah tampil dalam 92 laga di semua ajang. Dari seluruh penampilan tersebut, Castro mampu membukukan 21 gol dan 12 assist.
5. Maximo Perrone (Rp484 miliar) hampir tidak tergantikan di lini tengah Como
Nama terakhir yang masuk dalam daftar ini adalah Maximo Perrone. Sama seperti Nico Paz, Perrone juga menjadi bagian dari skuad Como 1907. Awalnya, ia didatangkan dengan status pinjaman dari Manchester City. Pemain berusia 23 tahun tersebut kemudian dipermanenkan dengan biaya transfer 13 juta euro atau Rp252 miliar.
Perrone hampir tidak tergantikan di lini tengah Como. Ia biasa mengisi posisi gelandang bertahan. Dirinya telah tampil dalam 56 pertandingan dengan menorehkan 2 gol dan 7 assist. Sekarang, nilai pasar Perrone telah mencapai 25 juta euro atau Rp484 miliar.
Daftar ini membuktikan bahwa talenta Argentina mendominasi panggung tertinggi sepak bola Italia. Lonjakan nilai pasar para pemain ini mencerminkan keberhasilan regenerasi Timnas Argentina yang kini merambah ke klub-klub besar Serie A. Mampukah mereka mempertahankan konsistensi nilai pasarnya hingga akhir musim nanti? Patut untuk kita nantikan!


















