5 Pemain Argentina yang Direkrut Tottenham sebelum Marcos Senesi

- Tottenham Hotspur resmi merekrut Marcos Senesi secara gratis setelah kontraknya berakhir di Bournemouth, menjadi pemain Argentina keenam yang bergabung dalam satu dekade terakhir.
- Lima pemain Argentina sebelumnya memiliki perjalanan beragam di Spurs, mulai dari Foyth dan Gazzaniga yang minim kontribusi hingga Lo Celso dan Romero yang tampil menonjol.
- Cristian Romero kini menjadi kapten sekaligus pilar pertahanan utama Spurs, sementara kedatangan Senesi diharapkan memperkuat lini belakang klub London tersebut.
Tottenham Hotspur mengumumkan Marcos Senesi sebagai rekrutan terbarunya. Setelah menggaet Andy Robertson secara cuma-cuma, Spurs kembali mendapatkan pemain gratis. Senesi berlabuh ke London setelah tidak memperpanjang kontraknya bersama Bournemouth.
Dalam sedekade terakhir, Spurs terbilang jarang mendatangkan pemain Argentina. Sebelum Senesi, hanya ada lima pemain Negeri Tango yang direkrut Spurs. Lalu, seperti apa kiprahnya?
1. Juan Foyth minim aksi meski membela Tottenham Hotspur selama 3 tahun
Tottenham Hotspur mendatangkan Juan Foyth langsung dari klub Argentina, Estudiantes LP. Pada 2017, manajemen melihat potensinya sebagai pemain muda. Spurs memboyongnya ke Inggris dengan biaya tebusan senilai 10,5 juta euro atau sekitar Rp217 miliar.
Sayangnya, Foyth mengalami kesulitan di Spurs. Selain adaptasi yang lambat, ia juga kalah bersaing. Selama 3 tahun di Spurs, ia hanya memainkan 32 pertandingan. Pada 2020/2021, ia dipinjamkan kepada Villarreal. Setahun setelahnya, ia dipermanenkan klub Spanyol tersebut.
2. Paulo Gazzaniga hanya menjadi kiper pelapis selama memperkuat Tottenham Hotspur
Tottenham Hotspur merekrut Paulo Gazzaniga dari Southampton pada musim panas 2017. Meski dibeli dari sesama klub Inggris, Spurs kepincut performanya ketika menjalani masa peminjaman di Rayo Vallecano pada 2016/2017. Ia tampil apik di klub Spanyol tersebut. Namun, Gazzaniga hanya menjadi kiper pelapis Hugo Lloris selama 3,5 tahun di Spurs.
Kansnya tampil reguler terjadi ketika Lloris cedera pada 2019/2020. Ia diandalkan dalam 25 laga dengan 4 clean sheet dan kemasukan 33 gol. Setelah Lloris pulih, ia kembali dicadangkan. Sempat dipinjamkan kepada Elche, ia dilepas saat kontraknya habis pada 2021. Secara total, ia memainkan 37 laga dengan catatan 9 clean sheet dan kebobolan 44 kali saat di Spurs.
3. Giovani Lo Celso mampu diandalkan sebagai gelandang berkat kreativitasnya
Giovani Lo Celso merupakan pemain Tottenham Hotspur pada 2019–2024. Namun, ia juga sempat dipinjamkan kepada Villarreal pada 2020–2022. Tercatat, ia hanya berada di London selama 3 tahun. Meski demikian, performanya cukup apik sebagai gelandang.
Catatan 108 penampilan menjadi bukti Lo Celso diandalkan. Dari jumlah penampilan tersebut, ia membuat 10 goi dan 8 assist. Sayangnya, cedera membuat kariernya tak maksimal. Peminjaman kepada Villarreal tersebut merupakan langkah klub mengembalikan ritme bermainnya. Kendati kembali konsisten pada 2023/2024, ia dijual pada musim panas 2024.
4. Cristian Romero hingga kini masih menjadi tumpuan lini belakang Tottenham Hotspur
Cristian Romero merupakan tembok kokoh barisan pertahanan Tottenham Hotspur. Mulanya, ia dipinjam dari Atalanta pada 2021/2022. Berkat performa mengesankan, ia dipermanenkan dengan biaya tebusan 53.8 juta euro atau Rp1,114 triliun pada musim panas 2022.
Setelah itu, Romero konsisten diandalkan dengan sudah memainkan 156 laga. Sebagai bek, ia cukup produktif dengan sumbangsih 13 gol dan 7 assist. Sepeninggal Hugo Lloris pada 2024, Spurs menunjuknya sebagai kapten. Ketangguhannya di lini belakang berhasil mengantarkan Spurs buka puasa gelar setelah 17 tahun dengan menjuarai Liga Europa 2024/2025.
5. Alejo Veliz kesulitan beradaptasi sehingga beberapa kali dipinjamkan
Tottenham Hotspur merekrut Alejo Veliz dari klub Argentina, Rosario Central. Pada musim panas 2023, Spurs merogoh kocek cukup dalam senilai 15 juta euro atau sekitar Rp310 miliar untuk pemain yang baru 18 tahun. Sayangnya, Veliz kesulitan beradaptasi di sepak bola Inggris. Pada paruh pertama musim 2023/2024, ia hanya tampil 10 kali dengan 2 gol.
Spurs menilai sang pemain belum memenuhi ekspektasi sehingga dipinjamkan ke beberapa klub demi menambah menit bermain. Veliz sempat dikirim ke Spanyol untuk memperkuat Sevilla dan Espanyol pada 2023–2025. Sejak musim panas 2025, ia membela lagi Rosario Central sebagai pemain pinjaman. Ia akan kembali ke Spurs pada musim panas 2026.
Sederet pemain di atas tidak semuanya mampu diandalkan. Namun, kehadiran mereka cukup berdampak terhadap kedalaman skuad Spurs. Kini, Senesi datang dengan profil bek berpengalaman berkat konsistensinya. Patut ditunggu kiprahnya bersama Spurs.
















