6 Pemain Brasil yang Pernah Berseragam Liverpool
- Fabinho, Alisson, dan Firmino adalah pemain Brasil yang sukses bersama Liverpool.
- Fabinho menjadi gelandang bertahan vital, Alisson menjadi kiper terbaik, dan Firmino berperan sebagai false nine.
- Philippe Coutinho juga memberikan kontribusi besar sebelum pindah ke Barcelona, sementara Arthur Melo gagal menunjukkan kualitasnya selama masa pinjamannya.
Liverpool sebagai salah satu klub terbesar di Inggris memiliki sejarah panjang dengan pemain-pemain dari berbagai negara. Dari sekian banyak, Brasil menjadi salah satu negara yang cukup sering menyumbangkan talenta berbakat bagi The Reds. Gaya bermain khas pemain Brasil yang penuh teknik, kreatif, dan atraktif selalu memberi warna tersendiri dalam permainan Liverpool, baik di lini depan, tengah, maupun belakang.
Dalam perjalanannya, ada beberapa pemain asal Negeri Samba yang berhasil meninggalkan jejak berkesan selama membela Liverpool. Mulai dari playmaker brilian seperti Philippe Coutinho, penyerang pekerja keras Roberto Firmino, hingga kiper kelas dunia Alisson Becker. Selain itu, nama-nama lain seperti Fabinho, Arthur Melo, hingga Doni juga tercatat pernah berseragam The Reds, dengan kontribusi yang beragam sesuai perannya. Kehadiran mereka menunjukkan betapa pentingnya peran pemain Brasil dalam perjalanan Liverpool di berbagai era.
1. Fabinho (2018–2023)

Fabinho resmi bergabung dengan Liverpool pada Juli 2018 setelah didatangkan dari AS Monaco dengan nilai transfer sekitar 39 juta euro atau setara Rp721,5 miliar. Pemain bernama lengkap Fabio Henrique Tavares ini langsung menjadi bagian penting dalam skema Jürgen Klopp, terutama di posisi gelandang bertahan. Dengan gaya bermain yang disiplin, kemampuan membaca permainan, serta ketenangan dalam distribusi bola, Fabinho dikenal sebagai “The Lighthouse” yang menjaga keseimbangan lini tengah The Reds.
Selama lima musim berseragam Liverpool, Fabinho tampil dalam 219 pertandingan resmi dan mencetak 11 gol di semua kompetisi. Ia menjadi bagian vital dalam pencapaian besar Liverpool, termasuk menjuarai Liga Champions 2018/19, Premier League 2019/20, Piala Dunia Antarklub 2019, serta FA Cup dan Carabao Cup 2021/22. Tak hanya itu, Fabinho juga tercatat sebagai salah satu pemain Brasil yang paling berpengaruh dalam sedekade terakhir di Liverpool, melanjutkan tradisi sukses pemain asal Negeri Samba di Anfield. Pada musim panas 2023, ia hijrah ke Al-Ittihad, namun kontribusinya akan selalu dikenang oleh fans The Reds.
2. Alisson (2018-Sekarang)

Alisson Becker resmi bergabung dengan Liverpool pada musim panas 2018 setelah didatangkan dari AS Roma dengan nilai transfer sekitar 66,8 juta euro atau setara Rp1,23 triliun, menjadikannya kiper termahal dunia saat itu. Kehadirannya langsung memberikan dampak besar di lini pertahanan The Reds. Dengan kemampuan refleks luar biasa, distribusi bola yang akurat, serta ketenangan menghadapi tekanan lawan, Alisson menjadi pondasi kokoh bagi skuat Jürgen Klopp. Ia juga dikenal sering melakukan penyelamatan krusial di momen-momen penting, yang membuatnya cepat menjadi idola di Anfield.
Sejak membela Liverpool, Alisson telah mencatat lebih dari 250 penampilan resmi di semua kompetisi dengan lebih dari 120 clean sheet. Ia berperan vital dalam membawa The Reds meraih berbagai trofi bergengsi, termasuk Liga Champions 2018/19, Premier League 2019/20, Piala Dunia Antarklub 2019, serta FA Cup dan Carabao Cup 2021/22. Salah satu momen paling ikonik dalam kariernya adalah saat mencetak gol sundulan dramatis ke gawang West Brom pada Mei 2021, yang menjaga peluang Liverpool lolos ke Liga Champions. Tak diragukan lagi, Alisson adalah salah satu pemain Brasil paling penting dalam sedekade terakhir di Liverpool, bahkan bisa disebut sebagai salah satu kiper terbaik dalam sejarah klub.
3. Roberto Firmino (2015–2023)

Roberto Firmino bergabung dengan Liverpool pada musim panas 2015 setelah direkrut dari Hoffenheim dengan nilai transfer sekitar 29 juta euro atau setara Rp555 miliar. Awalnya bermain sebagai gelandang serang, Firmino berkembang pesat di bawah asuhan Jürgen Klopp yang menempatkannya sebagai “false nine”. Dengan kecerdasan taktik, visi permainan, serta kerja keras tanpa bola, ia menjadi bagian tak tergantikan dalam trio lini depan legendaris bersama Mohamed Salah dan Sadio Mané.
Selama delapan musim di Anfield, Firmino mencatat 362 penampilan resmi, mencetak 111 gol dan lebih dari 70 assist. Ia berkontribusi besar dalam era kejayaan Liverpool modern dengan menjuarai Liga Champions 2018/19, Premier League 2019/20, Piala Dunia Antarklub 2019, serta FA Cup dan Carabao Cup 2021/22. Gol-gol pentingnya, termasuk di laga semifinal Liga Champions dan partai krusial Premier League, membuatnya dikenang sebagai sosok ikonik. Firmino bukan hanya sekadar pencetak gol, tetapi juga simbol kreativitas dan kerja keras. Tak heran jika ia dianggap salah satu pemain Brasil paling berpengaruh dalam sedekade terakhir di Liverpool, sebelum akhirnya hengkang ke Al-Ahli, Arab Saudi, pada musim panas 2023.
4. Philippe Coutinho (2013-2018)

Philippe Coutinho bergabung dengan Liverpool pada Januari 2013 setelah direkrut dari Inter Milan dengan nilai transfer sekitar 8,5 juta euro atau setara Rp161 miliar. Namun, puncak performanya terjadi dalam periode 2015 hingga 2018, di mana ia menjadi motor serangan utama The Reds. Dijuluki The Magician, Coutinho dikenal dengan kemampuan dribbling lincah, visi luar biasa, serta tembakan jarak jauh yang kerap berbuah gol spektakuler. Gaya bermainnya membuat ia menjadi salah satu gelandang serang terbaik di Premier League pada masanya.
Selama memperkuat Liverpool, Coutinho mencatat 201 penampilan resmi dan mencetak 54 gol serta puluhan assist. Ia menjadi andalan tim hingga akhirnya pada Januari 2018 hijrah ke Barcelona dengan nilai transfer fantastis £142 juta atau setara Rp2,7 triliun, menjadikannya salah satu penjualan terbesar dalam sejarah klub. Meskipun meninggalkan Anfield sebelum era juara Premier League, kontribusinya sebagai kreator serangan tetap dikenang. Coutinho pun tercatat sebagai salah satu pemain Brasil paling berbakat yang pernah membela Liverpool dalam sedekade terakhir, dengan warisan permainan indah yang sulit dilupakan fans The Reds.
5. Alexander Doni (2011–2013)

Doni direkrut Liverpool pada Juli 2011 dari AS Roma dengan nilai transfer sekitar 1 juta euro atau setara Rp18,5 miliar. Saat itu ia diboyong untuk menjadi pelapis dari Pepe Reina. Sebelumnya, Doni cukup dikenal di Serie A karena tampil sebagai kiper utama AS Roma selama enam musim. Namun, di Anfield ia tidak mendapat banyak kesempatan bermain karena posisinya lebih sering di bangku cadangan.
Selama membela Liverpool, Doni hanya mencatat 4 penampilan resmi di Premier League sepanjang musim 2011/12. Meski minim kontribusi di lapangan, ia tetap tercatat sebagai bagian dari skuat The Reds. Doni akhirnya meninggalkan Liverpool pada tahun 2013. Walaupun masa baktinya singkat, Doni tetap menjadi salah satu dari sedikit kiper asal Brasil yang pernah memperkuat Liverpool.
6. Arthur Melo (2022–2023, Pinjaman)

Arthur Melo bergabung dengan Liverpool pada musim panas 2022 dengan status pinjaman dari Juventus. Nilai biaya peminjamannya sekitar 4,5 juta euro atau setara Rp86 miliar, dengan opsi pembelian permanen yang pada akhirnya tidak diaktifkan. Kedatangan Arthur sebenarnya dimaksudkan untuk menambah kedalaman lini tengah setelah Liverpool dilanda krisis cedera, terutama di posisi gelandang. Namun, situasinya tidak berjalan sesuai harapan karena ia lebih banyak absen akibat masalah kebugaran.
Sepanjang masa pinjamannya, Arthur hanya mencatat 1 penampilan resmi bersama Liverpool, yaitu di fase grup Liga Champions melawan Napoli, dan tidak sekalipun tampil di Premier League. Meski kontribusinya di lapangan sangat minim, Arthur tetap tercatat sebagai salah satu pemain Brasil yang pernah membela Liverpool dalam sedekade terakhir. Masa singkatnya di Anfield menjadi catatan unik, karena meskipun memiliki reputasi cukup baik di Eropa, ia tidak sempat menunjukkan kualitasnya di bawah asuhan Jürgen Klopp.
Enam pemain asal Brasil tersebut menjadi bukti bahwa Liverpool selalu terbuka dengan talenta dari berbagai penjuru dunia, termasuk Negeri Samba. Meski kontribusi mereka berbeda-beda, masing-masing tetap memberi warna tersendiri dalam sejarah klub. Kehadiran pemain Brasil di Anfield tidak hanya menambah kekuatan tim, tetapi juga memperkaya tradisi The Reds sebagai klub yang selalu dihuni oleh bintang-bintang kelas dunia.