Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

9 Pemain Cetak Brace pada Matchday 3 UEFA Nations League 2026/2027

8 min read
9 Pemain Cetak Brace pada Matchday 3 UEFA Nations League 2026/2027
ilustrasi bermain sepak bola (pexels.com/Omar Ramadan)
  • Sembilan pemain mencetak brace pada matchday ketiga UEFA Nations League 2026/2027, menandai rangkaian laga dengan produktivitas gol tinggi.
  • Inggris mencatat kemenangan terbesar dengan membantai Kroasia 7-0; Harry Kane dan Bukayo Saka masing-masing memborong dua gol.
  • Belgia, Montenegro, Irlandia Utara, Finlandia, Belarus, dan Islandia menang berkat brace pemainnya, sementara Irlandia ditahan Austria 2-2 meski Troy Parrott mencetak dua gol.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Matchday ketiga UEFA Nations League 2026/2027 menyajikan rangkaian laga-laga sengit yang diwarnai ketajaman dari para pesepak bola top Eropa. Bukan hanya membantu mengamankan poin bagi negaranya, sembilan pemain di bawah ini tampil impresif dan membukukan brace dalam satu laga. Berikut sembilan pemain yang mencetak brace pada matchday ketiga UEFA Nations League 2026/2027.

  1. 1. Kevin De Bruyne cetak brace untuk bawa Belgia mengalahkan Turki 3-0

    ​Gelandang veteran sekaligus kapten Timnas Belgia, Kevin De Bruyne, tampil luar biasa saat memimpin timnya meraih kemenangan telak 3-0 atas Turki pada matchday ketiga UEFA Nations League 2026/2027. De Bruyne membuka keunggulan The Red Devils pada menit ke-10 lewat tendangan kerasnya usai melakukan kombinasi umpan yang manis bersama Dodi Lukebakio. Pemain berusia 35 tahun tersebut kemudian melengkapi catatan brace miliknya pada menit ke-59 lewat gol spektakuler dari luar kotak penalti memanfaatkan kesalahan antisipasi barisan pertahanan Turki.

    Keunggulan dua gol di awal laga membuat skuad Belgia semakin nyaman mengendalikan tempo permainan serta meredam skema serangan balik Turki. Pesta kemenangan The Red Devils kemudian disempurnakan oleh gol ketiga yang dilesakkan Romelu Lukaku setelah memanfaatkan umpan akurat dari Charles De Ketelaere. Hingga peluit panjang dibunyikan, Turki gagal mencetak gol balasan sehingga Belgia sukses mengamankan poin penuh lewat kemenangan telak 3-0.

  2. 2. Brace Vasilije Adzic bawa Montenegro mengalahkan Latvia 2-1

    Gelandang muda berbakat, Vasilije Adzic, tampil sebagai pahlawan kemenangan Timnas Montenegro saat bertandang ke markas Latvia pada matchday ketiga UEFA Nations League 2026/2027. Pemain milik Juventus yang sedang dipinjamkan ke Sassuolo ini langsung membobol gawang tuan rumah ketika pertandingan baru berjalan tiga menit usai memanfaatkan umpan matang Risto Radunovic. Gol cepat tersebut membakar semangat Montenegro yang terus menekan pertahanan Latvia sepanjang babak pertama.

    Adzic kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak brace pada menit ke-56 lewat eksekusi kaki kanan yang meluncur deras ke sudut kiri atas gawang tanpa bisa dijangkau kiper lawan. Latvia sempat memperkecil kedudukan lewat gol yang dicetak oleh Markuss Strods pada menit ke-82. Namun, Montenegro berhasil mengamankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan. Dua gol dari Vasilije Adzic bukan hanya mengunci kemenangan Montenegro di laga tandang, tetapi juga mengukuhkan dirinya sebagai salah satu pilar muda paling potensial di ajang UEFA Nations League musim ini.

  3. 3. Troy Parrott cetak brace, Irlandia ditahan imbang Austria 2-2

    ​Penyerang andalan Republik Irlandia, Troy Parrott, tampil memukau saat menghadapi Austria pada matchday ketiga UEFA Nations League 2026/2027 di Aviva Stadium, Dublin. Striker berusia 24 tahun tersebut memborong dua gol sekaligus pada babak pertama untuk membawa tuan rumah unggul 2-0. Gol pertamanya tercipta pada menit ke-12 lewat aksi individu brilian melewati beberapa pemain belakang Austria, lalu melepaskan tembakan mendatar yang meluncur di antara dua kaki kiper Austria, Florian Wiegele. Ketajamannya kembali terbukti pada masa injury time ketika ia mengeksekusi hadiah penalti dengan sangat tenang setelah Ryan Manning dijatuhkan di dalam kotak terlarang.

    Walau sempat berada di atas angin berkat dua gol dari Troy Parrott, keunggulan Irlandia tidak bertahan hingga laga usai. Austria bangkit pada babak kedua dan mampu menyamakan kedudukan melalui gol Alexander Prass pada menit ke-71 serta eksekusi tendangan bebas Michael Gregoritsch pada menit ke-77. Pertandingan yang berjalan sengit ini akhirnya ditutup dengan skor imbang 2-2 hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil imbang tersebut membuat Irlandia harus puas mengamankan satu poin di kandang sendiri, meski performa gemilang Parrott tetap menjadi sorotan utama dalam laga ini.

  4. 4. Brace Ciaron Brown bawa Irlandia Utara libas Ukraina 3-0

    Performa luar biasa ditunjukkan oleh bek tangguh Timnas Irlandia Utara, Ciaron Brown, saat melakoni laga matchday ketiga UEFA Nations League 2026/2027 menghadapi Ukraina. Pemain berusia 28 tahun tersebut tampil sangat efektif dengan mencetak brace untuk mengantar timnya meraih kemenangan telak 3-0 di markas lawan. Brown langsung membuka keunggulan Irlandia Utara ketika pertandingan baru berjalan sembilan menit melalui sontekannya di dalam kotak penalti lawan. Dominasi tim tamu kian tak terbendung setelah Isaac Price menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-22.

    ​Memasuki babak kedua, Brown kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-61 setelah penjaga gawang Ukraina salah mengantisipasi arah datangnya bola hasil sundulan dari Brown. Ketangguhan Brown tidak hanya terlihat saat membantu lini penyerangan, tetapi juga saat mengawal lini pertahanan hingga timnya mengakhiri laga tanpa kebobolan. Hasil sempurna ini menjadi modal sangat penting bagi Irlandia Utara untuk terus menjaga asa untuk lolos ke babak selanjutnya.

  5. 5. Brace Harry Kane bantu Inggris bantai Kroasia 7-0

    Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, tampil luar biasa saat memimpin lini serang The Three Lions menghadapi Kroasia pada matchday ketiga UEFA Nations League 2026/2027. Penyerang Bayern Munchen tersebut memborong dua gol untuk bantu Inggris mengalahkan tuan rumah dengan skor telak 7-0. Kane membuka keunggulan Inggris lewat gol cepat pada menit ke-8 setelah menerima umpan terobosan dari Jude Bellingham untuk membawa The Three Lions unggul 1-0.

    ​Memasuki babak kedua, ketajaman Harry Kane kembali menjadi ancaman mematikan bagi lini belakang Kroasia melalui skema serangan balik yang sangat cepat dan rapi. Menerima umpan matang dari kombinasi permainan apik antara Jude Bellingham dan Elliot Anderson, Kane dengan tenang mencetak gol keduanya pada menit ke-53 sekaligus memperlebar keunggulan Inggris menjadi 5-0. Pasukan Thomas Tuchel mengakhiri laga dengan skor telak 7-0 lewat sumbangan gol dari Bukayo Saka (brace), Jude Bellingham, Anthony Gordon, dan Morgan Rogers. Hasil akhir 7-0 tanpa balas ini tidak hanya memastikan 3 poin penuh bagi Inggris, tetapi juga mengukir rekor kelam sebagai kekalahan kandang terbesar sepanjang sejarah tim nasional Kroasia.

  6. 6. Bukayo Saka menggila lewat brace dan aksi cemerlangnya di lini serang Inggris

    ​Selain Harry Kane, penyerang sayap andalan Arsenal, Bukayo Saka, juga tampil sangat fenomenal dengan turut menyumbangkan brace untuk Timnas Inggris. Pergerakan lincahnya di sisi kanan penyerangan berulang kali merepotkan barisan pertahanan Kroasia sepanjang pertandingan berlangsung. Saka mencetak gol pertamanya pada menit ke-45 usai memanfaatkan umpan matang dari Jude Bellingham untuk membawa Inggris unggul 4-0 di babak pertama.

    ​Pemain berusia 25 tahun ini kembali membobol gawang tuan rumah pada menit ke-68 untuk mengemas gol keduanya di laga tersebut. Tembakan terarah yang ia lepaskan tidak mampu dibendung oleh kiper Kroasia, sekaligus mengubah skor menjadi 6-0 sebelum Morgan Rogers mengunci kemenangan menjadi 7-0 pada menit ke-87. Performa gemilang yang ditunjukkan Saka mempertegas efektivitas lini depan Inggris yang tampil begitu tajam dan efektif pada matchday ketiga kompetisi antarnegara Eropa ini.

  7. 7. Leo Walta cetak brace lewat free kick bantu Finlandia tundukkan Albania 2-1

    ​Gelandang muda Timnas Finlandia, Leo Walta, tampil luar biasa saat menjadi pahlawan kemenangan timnya atas Albania pada matchday ketiga UEFA Nations League 2026/2027. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri di Helsinki Olympic Stadium, Finlandia sempat terkejut oleh gol cepat dari penyerang Albania, Rey Manaj, pada menit keempat. Situasi pertandingan mulai berbalik menguntungkan tuan rumah setelah kiper Albania, Etrit Berisha, mendapat kartu merah langsung pada menit ke-22 akibat pelanggaran keras. Memanfaatkan tendangan bebas dari pelanggaran tersebut, Walta mencetak gol pertamanya sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-26.

    ​Memasuki babak kedua, Finlandia terus tampil dominan dan mengurung lini pertahanan Albania untuk mencari gol kemenangan. Kerja keras tim tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-71 ketika Leo Walta kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mencetak brace dalam pertandingan ini. Lewat skema tendangan bebas, Walta melepaskan tembakan keras dan presisi yang membobol gawang Albania untuk membawa Finlandia balik memimpin 2-1. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan dan Finlandia berhasil mengamankan 3 poin krusial di kandang sendiri.

  8. 8. Artem Kontsevoy cetak brace, Belarus pesta gol 4-0 atas San Marino

    Penyerang sayap Timnas Belarus, Artem Kontsevoy, tampil luar biasa saat menghadapi San Marino pada matchday ketiga UEFA Nations League 2026/2027. Setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol pada babak pertama, Kontsevoy langsung memecah kebuntuan pada awal babak kedua lewat gol cepatnya di menit ke-46. Tembakan terukurnya dari dalam kotak penalti gagal diantisipasi kiper lawan dan membawa Belarus memimpin 1-0. Gol pembuka tersebut menjadi pemicu kebangkitan lini serang Belarus yang tampil semakin agresif mengurung pertahanan San Marino sepanjang sisa pertandingan.

    ​Dominasi Belarus semakin tak terbendung setelah Artem Shumanskiy memperbesar keunggulan pada menit ke-65 dan disusul gol Maks Ebong pada menit ke-68. Jelang berakhirnya waktu normal, Kontsevoy menyempurnakan penampilan impresifnya dengan mencetak gol keduanya pada menit ke-88 sekaligus mengunci brace dalam laga ini. Gol penutup tersebut memastikan kemenangan telak Belarus atas San Marino dengan skor akhir 4-0 di hadapan publiknya sendiri.

  9. 9. Orri Oskarsson cetak brace dan bawa Islandia menang 3-0 atas Bulgaria

    Penyerang sekaligus kapten Timnas Islandia, Orri Oskarsson, tampil menjadi bintang lapangan saat memimpin timnya melibas Bulgaria 3-0 pada matchday ketiga UEFA Nations League 2026/2027. Striker yang memperkuat Real Sociedad tersebut membuka keunggulan tim tuan rumah pada menit ke-37 setelah memanfaatkan umpan terobosan matang dari Hakon Haraldsson. Memasuki babak kedua, Oskarsson kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-60 lewat penyelesaian jarak dekat yang dingin usai menerima umpan matang dari Mikael Anderson.

    Tak hanya memborong dua gol, Oskarsson juga menyempurnakan performa luar biasanya dengan memberikan assist untuk gol ketiga Islandia yang dicetak Mikael Egill Ellertsson pada menit ke-90. Oskarsson sebenarnya bisa mencetak hattrick jika saja eksekusi penaltinya di menit ke-84 tidak berhasil ditepis oleh kiper Bulgaria, Daniel Naumov. Kemenangan meyakinkan 3-0 ini memastikan Islandia tetap tak terkalahkan dari 3 laga awal UEFA Nations League 2026/2027, sekaligus menjaga peluang mereka untuk lolos ke babak selanjutnya.

    Kehadiran para pencetak brace pada matchday ketiga ini membuktikan ketajaman lini depan serta ketatnya persaingan UEFA Nations League 2026/2027. Dari kesembilan nama di atas, aksi memukau dari pemain mana yang paling menjadi favoritmu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More