Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Pemain FK Bodo/Glimt 2025/2026 yang Pernah Bermain di Liga Top Eropa

4 Pemain FK Bodo/Glimt 2025/2026 yang Pernah Bermain di Liga Top Eropa
ilustrasi sepak bola (pixabay.com/planet_fox)
Intinya Sih
  • FK Bodo/Glimt jadi sorotan di Liga Champions 2025/2026 setelah menumbangkan Manchester City, Atletico Madrid, dan Inter Milan meski minim pengalaman di kompetisi Eropa.
  • Empat pemain mereka pernah tampil di liga top Eropa: Fredrik Bjorkan (Bundesliga), Haitam Aleesami (Serie A & Ligue 1), Jens Petter Hauge (Serie A & Bundesliga), dan Patrick Berg (Ligue 1).
  • Berkat kemenangan agregat 3-1 atas Inter Milan pada leg pertama playoff, Bodo/Glimt berpeluang besar melaju ke babak 16 besar Liga Champions musim ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

FK Bodo/Glimt menjadi salah satu klub yang paling disorot di Liga Champions Eropa 2025/2026. Klub asal Norwegia ini dianggap sebagai tim kuda hitam karena mampu mempermalukan sejumlah klub besar. Manchester City dan Atletico Madrid dikalahkan pada league phase. Sedangkan, Inter Milan dikalahkan pada leg pertama playoff.

Padahal, FK Bodo/Glimt terhitung minim pengalaman di kompetisi Eropa. Bahkan, mereka memiliki pemain yang kurang mentereng secara popularitas. Hanya ada empat pemain Bodo/Glimt 2025/2026 yang pernah bermain di liga top Eropa.

1. Fredrik Bjorkan hanya tampil dalam sepuluh laga di Bundesliga

Fredrik Bjorkan menjadi pemain utama FK Bodo/Glimt untuk posisi bek kiri pada 2025/2026. Per 22 Februari 2026, ia telah mencatat 7 penampilan dengan mencetak 2 assist di Liga Champions 2025/2026. Itu menjadi bukti kehebatannya.

Bjorkan memang lebih lama membela Bodo/Glimt. Namun, pria berusia 27 tahun itu pernah bermain untuk tim lain, salah satunya Hertha Berlin yang ia bela selama setengah musim. Sayangnya, ia hanya tampil dalam 10 laga dengan perincian 357 menit pada paruh kedua 2021/2022.

2. Haitam Aleesami pernah bermain di Serie A dan Ligue 1

Haitam Aleesami baru bergabung dengan FK Bodo/Glimt pada Maret 2025. Jauh sebelum itu, ia pernah bermain di beberapa kompetisi di banyak negaranya. Ia juga pernah mencicipi liga top Eropa, tepatnya di Serie A Italia pada 2016/2017 dan Ligue 1 Prancis pada 2019/2020.

Pada 2016/2017, ia tampil untuk Palermo dengan mencatat 31 laga, 1 gol, dan 3 assist sebagai seorang bek. Sayangnya, Palermo terdegradasi dan Aleesami terpaksa bermain di Serie B Italia pada 2 musim (2017–2019) berikutnya. Setelah berseragam Palermo, ia pindah ke Amien SC untuk memainkan 22 laga, 1 gol, dan 1 assist di Ligue 1 2019/2020.

3. Jens Petter Hauge kurang menarik perhatian kala tampil bersama AC Milan dan Eintracht Frankfurt

Jens Petter Hauge memang besar bersama FK Bodo/Glimt. Winger berkebangsaan Norwegia ini lahir dari akademi Bodo/Glimt dan meroket pada 2018–2020 di tim utama. Hal tersebut membuat AC Milan kepincut dan memilih untuk mendatangkannya pada musim panas 2020.

Sayangnya, Hauge gagal bersinar di AC Milan. Ia hanya mencatat 18 laga dengan torehan 2 gol di Serie A 2020/2021. Pada musim panas 2021, ia dilepas ke Eintracht Frankfurt. Bersama Die Adler, ia pun kurang menarik perhatian karena hanya mencatat 2 gol dan 2 assist dari 26 laga dengan menit bermain yang minim di Bundesliga 2021/2022.

Akan tetapi, nasib berbeda terjadi saat Hauge membela Bodo/Glimt. Ia tampil bersinar dan menjadi tumpuan utama di tim ini. Bahkan, di Liga Champions 2025/2026, ia telah mencetak 5 gol dari 9 laga per 22 Februari 2026.

4. Patrick Berg hanya bertahan selama setengah musim di RC Lens

Patrick Berg merupakan kapten FK Bodo/Glimt di Liga Champions 2025/2026. Gelandang asal Norwegia ini sangat lama membela Bodo/Glimt, tepatnya pada 2014–sekarang. Namun, pada paruh kedua 2021/2022, ia sempat pindah tim dan bermain di liga top Eropa.

Saat itu, ia bermain untuk RC Lens selama setengah musim. Akan tetapi, ia meredup dengan hanya mencatat 17 laga. Ia pun memilih untuk kembali ke Bodo/Glimt.

FK Bodo/Glimt memiliki kesempatan yang lebih besar untuk terus membuat kejutan di Liga Champions 2025/2026. Sebab, per 22 Februari 2026, mereka telah unggul dengan agregat 3-1 dari Inter Milan berkat kemenangan pada leg pertama playoff Liga Champions 2025/2026. Jika mereka mampu tampil baik pada leg kedua, maka tim asal Norwegia ini akan lolos ke 16 besar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More