Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Pemain Inggris yang Berseragam Inter Milan sebelum John Stones

3 Pemain Inggris yang Berseragam Inter Milan sebelum John Stones
ilustrasi logo Inter Milan (unsplash.com/gozstudio)
Intinya Sih
  • John Stones bergabung dengan Inter Milan selama dua tahun setelah satu dekade di Manchester City, menjadi pemain Inggris keempat dalam sejarah klub.
  • Gerry Hitchens mencetak 20 gol dalam 44 laga untuk Inter pada 1961–1963 dan berhak atas medali Serie A, meski pindah ke Torino.
  • Paul Ince membukukan 13 gol dari 73 laga tanpa trofi, sedangkan Ashley Young membantu Inter meraih Scudetto 2020/2021 selama 1,5 tahun di Italia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

John Stones memulai babak baru dalam karier sepak bolanya di Italia. Bek berusia 32 tahun ini bergabung dengan Inter Milan dengan kontrak berdurasi 2 tahun. Pemain internasional Inggris ini meninggalkan Manchester City setelah pengabdian selama sedekade. Dalam sejarahnya, tidak banyak pemain Inggris yang memperkuat Inter Milan. Sebelum John Stones, hanya ada tiga nama yang pernah berkarier di Giuseppe Meazza. Seperti apa kiprahnya?

1. Gerry Hitchens tampil produktif meski hanya semusim berseragam Inter Milan

Gerry Hitchens merupakan pemain Inggris pertama yang memperkuat Inter Milan. Masa baktinya hanya singkat selama setahun, yakni pada 1961–1962 silam. Kala itu, ia menjajal tantangan baru di Italia dengan meninggalkan Aston Villa yang telah dibelanya 4 tahun. 

Kendati Inter Milan menjadi klub Italia pertamanya, Hitchens bisa beradaptasi dengan cepat. Ia  tak butuh waktu lama menunjukkan tajinya sebagai striker haus gol. Pada 1961/1962, ia moncer dengan sukses mengemas 18 gol dari 38 penampilan di berbagai ajang. Sayangnya, kontribusi tajamnya ini belum membuahkan trofi kepada Inter Milan pada musim tersebut.

Hitchens sejatinya masih membela Inter Milan pada awal musim 1962/1963. Namun, Torino datang untuk menebusnya dari Inter Milan sebelum pasar transfer musim panas 1963 ditutup. Ia telah membuat 2 gol dari 6 pertandingan bersama Inter Milan. Setelah itu, ia meninggalkan Giuseppe Meazza untuk berlabuh ke Turin. Kendati begitu, Hitchens tetap berhak atas medali juara Serie A bersama Inter Milan sebab sudah tampil pada awal musim 1962/1963.   

2. Selama 2 tahun di Inter Milan, Paul Ince dipercaya sebagai jenderal lapangan tengah

Paul Ince memperkuat Inter Milan pada 1995–1997. Kala itu, ia meninggalkan Manchester United untuk memulai karier baru di Italia. Meski terbilang sebentar, kiprahnya di Giuseppe Meazza impresif dengan dipercaya menjadi jenderal lapangan tengah Inter Milan. 

Selama 2 musim, Ince memainkan 73 pertandingan di berbagai kompetisi. Dari jumlah penampilan tersebut, gelandang kelahiran London ini tampil produktif dengan membukukan 13 gol dan 4 assist. Meski dibilang sukses, ia belum mampu menghadirkan trofi juara. 

Terlepas dari hal tersebut, Ince berhasil menjawab tantangan bermain di Italia. Sebab, Inter Milan menjadi satu-satunya klub Italia yang pernah dibela dalam kariernya. Setelah itu, ia kembali ke Inggris dengan memperkuat sejumlah klub sebelum akhirnya pensiun pada 2007.

3. Ashley Young sukses membawa Inter Milan kompetitif kendati hanya singkat

Sama seperti Paul Ince, Inter Milan menjadi satu-satunya klub Italia yang pernnah diperkuat Ashley Young. Kariernya hanya 1,5 tahun di Giuseppe Meazza pada 2020–2021. Kala itu, Inter Milan membutuhkan pemain berpengalaman sehingga membelinya dari Aston Villa. Kendati dominan bermain di pos bek kanan, Young justru bermain sebagai gelandang sayap.

Sejatinya, kedatangan Young cukup diragukan mengingat usianya kala itu sudah 35 tahun. Namun, ia menunjukkan kualitasnya belum menurun meski tak lagi muda. Pada paruh kedua 2019/2020, ia langsung menyegel sisi kiri permainan. Agresivitasnya sebagai gelandang sayap diperlihat melalui kontribusi 4 gol dan 5 assist dari 25 penampilan di berbagai ajang.

Musim penuhnya pada 2020/2021, Young sukses membawa Inter Milan buka puasa gelar. Setelah absen juara liga selama 11 tahun, kontribusinya membantu I Nerazzurri meraih Scudetto. Sepanjang musim tersebut, ia menjadi andalan di sisi kiri permainan. Secara total selama 1,5 tahun, Young mencatatkan 59 penampilan dengan sumbangsih 5 gol dan 9 assist.

Menilik rekam jejak pemain Inggris di Inter Milan, mereka selalu diandalkan. Kendati tidak semuanya menghadirkan trofi, kontribusi yang diberikan mampu membawa tim kompetitif. John Stones membawa pengalaman matangnya ke Giuseppe Meazza. Dengan kualitasnya sebagai bek tangguh, patut ditunggu kontribusinya bersama Inter Milan pada musim baru nanti. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More