Inter Milan memiliki lima pemain utama yang tidak pernah absen bermain di Liga Champions Eropa (UCL) 2025/2026. Mereka mendapat kepercayaan dari pelatih karena penampilan yang sangat baik dalam menjalankan perannya. Menariknya, mereka tersebar di banyak posisi, dari penjaga gawang hingga ujung tombak di baris depan. Sorotan unik lainnya adalah sebagian dari mereka sudah berusia tua dan ada yang berstatus rekrutan baru. Sayangnya, kontribusi kelima pemain itu tidak cukup membantu Il Nerazzurri melaju jauh dengan hanya mencapai playoff 16 besar.
5 Pemain Inter Milan Selalu Main di UCL 2025/2026, Ada Yann Sommer

1. Yann Sommer menjadi pilihan meskipun sudah berusia 37 tahun
Yann Sommer tidak tergeser dari posisinya sebagai kiper utama Inter Milan di UCL 2025/2026. Ia tampil cukup bagus dengan dapat mencatatkan 4 clean sheet dan 27 penyelamatan dari 10 pertandingan. Ini membuatnya tetap menjadi andalan, meski kemasukan hampir selusin gol.
Yann Sommer sudah bermain di tiga edisi UCL sebagai pemain Inter Milan. Prestasi terbaiknya saat mampu mengantarkan tim asal Milan, Italia itu bermain di final pada 2024/2025. Namun, ia gagal mempersembahkan gelar juara usai kalah dengan skor telak dari Paris Saint Germain.
2. Manuel Akanji memiliki kualitas yang baik dengan cepat beradaptasi
Manuel Akanji memainkan sepuluh pertandingan bersama Inter Milan di UCL 2025/2026. Ini capaian yang memuaskan karena statusnya sebagai pemain anyar. Padahal, ia sempat kurang mendapat kepercayaan yang terlihat dari sedikitnya jumlah menit bermain pada awal musim.
Manuel Akanji membuktikan bahwa dirinya tidak butuh waktu lama untuk menjadi andalan di Inter Milan. Sebelumnya, ia sepakat pindah ke Giuseppe Meazza pada 1 September 2025. Ia saat itu direkrut dari Manchester City sebagai bek pinjaman dan sudah resmi dipermanenkan.
3. Piotr Zielinski akhirnya menorehkan gol debut bersama Inter Milan
Piotr Zielinski adalah pilar penting dalam mengatur sirkulasi bola dan menjaga kedalaman lini tengah Inter Milan di UCL 2025/2026. Ia menempati posisi gelandang dengan selalu bermain, meski hanya mencetak satu gol. Ini dicatatkan saat menghadapi Atletico Madrid pada fase liga.
Gol ini menjadi yang pertama di UCL sejak memilih hengkang ke Inter Milan pada 1 Juli 2024. Ia saat itu digaet dari sesama klub Serie A Italia, Napoli, tanpa harus membayar sepeser pun. Pemain asal Polandia itu menjalin kesepakatan kontrak yang berdurasi selama empat musim.
4. Petar Sucic konsisten bermain sebagai gelandang tengah di UCL
Petar Sucic menjadi tandem Piotr Zielinski dalam menjalankan peran gelandang tengah Inter Milan di UCL 2025/2026. Posisi ini berhasil dipertahankan sejak awal musim hingga tersingkir dari UCL. Menariknya, ia saat itu juga pernah masuk ke lapangan sebagai pemain pengganti.
Ini merupakan penampilan cukup positif dalam menjalani musim debut bersama Inter Milan. Apalagi, ia mempersembahkan lima kemenangan yang diperoleh dari pertandingan tandang maupun kandang. Petar Sucic memiliki prospek menjanjikan sebagai gelandang yang tangguh.
5. Ange-Yoan Bonny aktif menyumbangkan assist untuk membantu rekan setim
Bonny aktif terlibat dalam terciptanya gol Inter Milan di UCL 2025/2026. Ia bermain produktif dengan dapat memberikan tiga assist untuk membantu rekan-rekannya merobek gawang tim lawan. Namun, hanya sebagian dari assist tersebut yang berkontribusi bagi kemenangan tim.
Ketiga assist ini dicetak saat Inter Milan melawan Union Saint-Gilloise, Atletico Madrid, dan FK Bodo/Glimt. Kendati belum membuka keran gol, ia sudah membuktikan kualitas yang dimiliki. Bonny masih mempunyai kesempatan untuk kembali bermain impresif pada 2026/2027 nanti.
Inter Milan memiliki lima pemain kunci yang tidak pernah absen di UCL 2025/2026. Namun, kontribusi mereka tidak mampu mengulang prestasi mencapai partai puncak seperti pada 2024/2025 lalu. Di sisi lain, mereka berhasil mempersembahkan dua trofi lokal persepakbolaan Italia pada 2025/2026.

















