5 Pemain Melawan Mantan Klubnya di Fase Grup UCL 2022/2023

Undian fase grup UEFA Champions League (UCL) 2022/2023 resmi dilaksanakan pada Kamis malam (25/8/2022) WIB. Hasil undian melahirkan banyak kejutan. Salah satunya fakta para pemain bintang yang bakal berhadapan dengan mantan klubnya.
Setidaknya ada lima pemain melawan mantan klubnya di fase grup UCL 2022/2023. Hal ini membuat beberapa laga tersebut cukup emosional. Di sisi lain, duel akan sangat menguntungkan karena para pemain ini telah mengenal klub lawan.
1. Olivier Giroud

Musim perdana Olivier Giroud di AC Milan berjalan fantastis. Dia sukses memberikan scudetto 2021/2022 bagi Rossoneri setelah puasa gelar selama 11 tahun.
Transfer sang striker adalah yang terbaik pada musim itu. Pasalnya, dia hanya didatangkan dengan mahar 1 juta euro dari Chelsea. Namun, memberikan dampak signifikan.
Musim ini, Giroud bakal berhadapan dengan mantan klubnya di UCL. Pemain asal Prancis ini sempat berkostum The Blues selama 3 musim. Dia saat itu menjalani musim yang mengesankan. Meski diplot sebagai striker pelapis, dia berperan besar mempersembahkan gelar juara Liga Europa dan UCL.
Kini, mental juara dan pengalamannya akan sangat berharga bagi AC Milan. Dia bisa membantu klubnya untuk mengungguli Chelsea di Grup E yang juga diisi RB Salzburg dan Dynamo Zagreb.
2. Fikayo Tomori

Duel AC Milan dan Chelsea tidak hanya jadi ajang reuni Olivier Giroud, tetapi juga Fikayo Tomori. Bek 24 tahun itu merupakan produk akademi The Blues. Namun, sedikit sekali dia mendapatkan kesempatan bermain di tim utama.
Tomori hanya memainkan 24 laga selama berada di Stamford Bridge. Kondisi tersebut membuat dia menerima pinangan AC Milan pada Januari 2021.
Kepindahannya ini justru menjadi titik balik kariernya. Dia berkembang menjadi salah satu bek terbaik di Serie A. Duel kedua tim nantinya menjadi ajang pembuktian bagi Fikayo Tomori bahwa Chelsea salah telah membuangnya.
3. Angel Di Maria

Setelah masa suram di Manchester United, karier Angel Di Maria bangkit dari mati suri kala bergabung dengan Paris Saint-Germain. Winger Argentina ini menghabiskan 7 tahun kariernya di Paris dengan deretan prestasi luar biasa.
Dia telah memainkan 295 laga dengan torehan 93 gol dan 119 assist di sana. Namun, ceritanya di Paris telah usai pada musim panas 2022 ini.
Di Maria memutuskan hijrah ke Juventus secara gratis. Menariknya, dia akan langsung melawan mantan klubnya di fase grup UCL musim ini.
Juventus dan Paris Saint-Germain tergabung di Grup H bersama Benfica dan Maccabi Haifa. Duel dua tim raksasa ini tidak hanya akan menarik, tetapi juga emosional bagi Angel Di Maria.
4. Erling Haaland

Manchester City tergabung di Grup G yang cukup sulit. Pasalnya, grup ini diisi tim kuda hitam seperti Borussia Dortmund, Sevilla, dan Copenhagen.
Duel yang bakal mendapatkan sorotan pastinya saat Manchester City melawan Borussia Dortmund. Ini menjadi laga emosional bagi Erling Haaland, yang melawan mantan klubnya.
Pada musim panas ini, dia bergabung dengan The Cityzens usai ditebus dengan harga 60 juta euro atau Rp885 miliar. Sepanjang berkostum Dortmund, performa Haaland sendiri berkembang sangat pesat. Dia mengoleksi 86 gol dari 89 pertandingan selama 2 musim.
5. Robert Lewandowski

Grup neraka musim 2022/2023 tercipta di Grup C. Grup diisi Bayern Munich, Barcelona, Inter Milan, dan Viktoria Plezn. Akan ada banyak kisah menarik dari grup ini, salah satunya duel ulangan Bayern Munich dan Barcelona.
Satu hal yang akan menjadi sorotan adalah Robert Lewandowski. Dia harus melawan mantan klub yang membesarkan namanya.
Lewandowski mendapatkan segalanya di Bayern Munich. Namun, pada musim panas ini, dia hengkang ke Barcelona. Keputusan ini bahkan sempat membuat manajemen dan fans Die Bavarian kecewa.
Kekecewaan tersebut bakal menjadi api balas dendam Bayern Munich kala menghadapi Barcelona. Sementara itu, bagi Barcelona, Bayern Munich adalah mimpi buruk. Musim lalu, mereka kalah dengan skor 0-3 dua kali di fase grup.
Laga perdana fase grup UCL bakal digelar pada 6 September 2022. Gelaran kali ini berpotensi menimbulkan banyak sekali cerita menarik. Pemain melawan mantan klubnya di fase grup UCL 2022/2023 jadi duel yang dinanti.

















