Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Pemain Swedia yang Membela Juventus sebelum Emil Holm

ilustrasi sepak bola
ilustrasi sepak bola (unsplash.com/piensaenpixel)
Intinya sih...
  • Zlatan Ibrahimovic berkarier di Juventus selama 2 musim dengan 16 gol dan 12 assist
  • Albin Ekdal hanya tampil empat kali karena persaingan ketat di lini tengah
  • Olof Mellberg mampu menjadi andalan di barisan pertahanan Juventus dengan dua gol dalam 38 pertandingan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Juventus menambah amunisi di sektor pertahanan untuk mengarungi sisa musim 2025/2026. Emil Holm merapat ke Turin dengan status pinjaman dari Bologna. Bek berusia 25 tahun ini didatangkan untuk memperkuat sisi kanan pertahanan hingga akhir musim. 

Dalam sejarahnya, Juventus terbilang jarang diperkuat pemain dari Swedia. Sejak awal 2000-an, tak banyak pemain dari Negeri Skandinavia tersebut berkarier di Allianz Stadium. Meski begitu, terdapat beberapa nama yang memperkuat Si Nyonya Tua. Terdapat lima pemain Swedia yang membela Juventus sebelum Emil Holm. Seperti apa performanya?

1. Zlatan Ibrahimovic pertama kali berkarier di Italia bersama Juventus

Zlatan Ibrahimovic merupakan salah satu nama besar di sepak bola Eropa. Ia kini sudah pensiun, tetapi karier gemilangnya tercatat di banyak klub. Salah satunya adalah Juventus yang menjadi klub Italia pertama dalam kariernya. Kala itu, performa moncernya bersama Ajax Amsterdam membuat Juventus kepincut sehingga memboyongnya ke Turin. 

Tercatat, Ibrahimovic berseragam Juventus hanya singkat selama 2 musim pada 2004–2006. Pada musim debutnya, ia tampil mengesankan dengan mengemas 16 gol dan 12 assist dari 45 laga di lintas kompetisi. Sayangnya, musim keduanya berbeda karena perubahan gaya bermain pelatih. Ini membuat produktivitas golnya menurun. Ia kemudian dijual kepada Inter Milan pada musim panas 2006.

2. Albin Ekdal minim beraksi karena ketatnya persaingan lini tengah Juventus

Pada musim panas 2008, Albin Ekdal menjajal karier baru di Italia dengan bergabung bersama Juventus. Ia memutuskan untuk meninggalkan klub masa kecilnya, IF Brommapojkarna. Kontrak berdurasi 4 tahun membuatnya bertahan di Turin hingga musim panas 2012. 

Sayangnya, musim debutnya berjalan tidak sesuai harapan dengan hanya tampil empat kali. Ketatnya persaingan membuat Ekdal kesulitan unjuk gigi. Ini membuatnya dipinjamkan kepada beberapa klub, seperti AC Siena dan Bologna. Ia lalu dilego kepada Cagliari pada 2011.

3. Olof Mellberg mampu diandalkan di barisan pertahanan meski hanya semusim di Turin

Olof Mellberg pernah memperkuat Juventus pada musim 2008/2009. Kala itu, ia berlabuh ke Italia secara bebas transfer setelah kontraknya berakhir bersama Aston Villa. Kendati datang cuma-cuma, performa yang diberikannya konsisten sehingga diandalkan. 

Tercatat, Mellberg mampu menjadi tembok kokoh pertahanan tim dalam 38 pertandingan di berbagai ajang. Ia juga mampu menyumbang dua gol untuk Juventus. Meski bermain apik, Juventus memilih untuk menjualnya kepada Olympiacos pada musim panas 2009.

4. Dejan Kulusevski bermain reguler berkat sosoknya yang serbabisa di lini serangan

Dejan Kulusevski membela Juventus pada 2020–2022. Mulanya, ia dibeli dari Atalanta pada musim dingin 2020. Saat itu, ia menjalani masa peminjaman di Parma pada 2019/2020. Setelah dibeli, ia kembali dipinjamkan kepada Parma hingga akhir musim. Selama di Parma, ia diandalkan dalam 39 laga dengan 10 gol dan 9 assist.

Performa gemilang saat dipinjamkan tersebut membuat Kulusevski mendapatkan tempat utama. Selama 2 musim di Turin, ia menjelma sebagai gelandang kreatif. Ia mampu menghasilkan 9 gol dan 10 assist dari 74 penampilan di lintas kompetisi. Pemain berusia 25 tahun ini mempersembahkan gelar juara berupa Coppa Italia dan Supercoppa Italiana.

5. Jonas Rouhi kini dipinjamkan Juventus kepada Carrarese hingga akhir musim 2025/2026

Jonas Rouhi merupakan jebolan akademi Juventus yang bisa menembus tim utama. Debutnya bersama tim utama Juventus terjadi pada 26 Agustus 2024. Saat itu, ia tampil sebagai pemain pengganti ketika Juventus berhadapan dengan Hellas Verona di Serie A Italia. 

Pada 2024/2025, Rouhi total mencatatkan enam penampilan di semua ajang. Berposisi sebagai bek kiri, ia cukup kesulitan bermain reguler. Namun, ini bisa dimaklumi mengingat usianya masih 22 tahun. Demi menambah pengalamannya, Juventus memutuskan untuk meminjamkannya kepada Carrarese. Ia akan berada di sana hingga akhir musim 2025/2026. 

Dari para pemain di atas, tidak banyak yang bertahan lama. Meski demikian, beberapa di antaranya mampu menjadi andalan ketika memperkuat Juventus. Kini, Emil Holm bakal membuktikan kualitasnya sebagai bek kanan berpengaman. Jika mampu konsisten, potensinya untuk dipermanenkan pada akhir musim terbuka lebar. Patut ditunggu kiprahnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More

Drama 5 Gol, Timnas U-17 Kalah Lagi dari China

11 Feb 2026, 20:48 WIBSport