Arne Slot Sadar Berpotensi Dipecat Liverpool

- Nasib Liverpool ditentukan tiket Liga Champions
- Pola Juergen Klopp bukan jaminan keamanan posisi Slot
- Liverpool menurun meski sudah gelontorkan banyak uang untuk pemain bintang
Jakarta, IDN Times - Liverpool masih kesulitan dalam menemukan stabilitas di musim ini. Kondisi yang lambat teratasi itu membuat pelatih Arne Slot, terancam dipecat dari kursi pelatih di Anfield.
Musim kedua Slot memang terasa begitu kontras. Pada musim debutnya, dia sukses mempersembahkan gelar Premier League. Namun, performa Liverpool justru menurun drastis pada musim ini, hingga mengembuskan teror pemecatan.
1. Nasib ditentukan tiket Liga Champions?
Kekalahan dari Manchester City pada akhir pekan lalu membuat Liverpool terlempar ke peringkat enam dan tertinggal 17 poin dari Arsenal selaku pemuncak klasemen. Persaingan memperebutkan tiket Liga Champions juga makin ketat.
Liverpool terpaut enam angka dari Manchester United yang berada di peringkat keempat, dengan torehan 45 poin. Sumber dalam klub menyebutkan, manajemen telah meminta Slot fokus ke dalam perebutan tiket Liga Champions. Mereka berharap Slot menyiapkan tim lebih baik untuk bersaing di Piala FA dan Liga Champions. Ada permintaan agar Slot bisa membawa Liverpool juara di salah satu kompetisi tersebut, sambil berharap bisa lolos ke Liga Champions musim depan.
2. Pola Juergen Klopp bukan jadi jaminan
Pola seperti ini sebenarnya pernah dialami Juergen Klopp, akibat finis di peringkat kelima pada musim 2022/23. Tapi, saat itu Klopp dipertahankan karena berbagai alasan, termasuk proses transisi pembangunan klub dan warisannya. Namun, Slot tidak yakin itu menjadi jaminan posisinya aman.
"Itu pertanyaan yang sulit untuk dijawab karena saya tidak bisa menentukan masa depan. Satu-satunya hal yang saya tahu adalah hal ini pernah terjadi sebelumnya, dan tidak memengaruhi masa depan manajer tersebut. Tapi, tentu saja itu tidak menjamin apa pun," kata Slot dikutip Daily Mirror.
3. Liverpool justru menurun meski sudah gelontorkan banyak uang
Posisi Slot kian terjepit karena manajemen telah menggelontorkan sekitar 483 juta euro, setara Rp9,6 triliun. Sederet pemain bintang didatangkan, di antaranya Alexander Isak, Florian Wirtz, Hugo Ekitike, Milos Kerkez, Govanni Leoni, hingga Jeremie Frimpong.
Kedatangan mereka ternyata tak membuat Liverpool kian garang. Mereka justru dihantui inkonsistensi, dengan baru meraih 11 kemenangan, enam imbang, dan menelan delapan kekalahan di Premier League.
Namun, performa Mohamed Salah dan kolega di Liga Champions cukup kontras, dengan finis di posisi ketiga pada fase liga. Mereka berada di jalur yang tepat untuk memperebutkan Si Kuping Besar.
"Di beberapa klub, mereka juga melihat kemajuan yang dicapai para pemain, kemajuan yang dicapai tim, dan terkadang keadaan diperhitungkan," ujar Slot.


















