Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Pemain Termahal yang Dijual Liverpool ke Serie A per 25 Agustus 2026
ilustrasi Anfield Stadium (pexels.com/Tembela Bohle)
  • Inter Milan merekrut Curtis Jones dari Liverpool senilai 25 juta euro pada musim panas 2026, mengikat gelandang 25 tahun itu hingga Juni 2031.
  • Jones menjadi penjualan termahal Liverpool ke klub Serie A, setelah mencatatkan 22 gol dan 25 assist dalam 228 pertandingan bersama The Reds.
  • Mohamed Sissoko dijual ke Juventus seharga 11 juta euro pada 2008, sedangkan Luis Alberto pindah ke Lazio senilai 7,6 juta euro pada 2016.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Demi memperkuat sektor tengah, Inter Milan resmi memperkenalkan Curtis Jones ke Stadio Giuseppe Meazza pada musim panas 2026. Klub yang dilatih Cristian Chivu ini membayar 25 juta euro (sekitar Rp516,5 miliar) kepada Liverpool untuk mewujudkan transfer tersebut. Gelandang yang kini berusia 25 tahun ini kemudian masuk daftar tiga pemain The Reds termahal yang pernah dijual ke klub Serie A Italia per 24 Agustus 2026.

1. Inter Milan menebus Curtis Jones dari Liverpool seharga 25 juta euro pada musim panas 2026

Curtis Jones setuju menjemput kemungkinan lain dalam kariernya dengan meninggalkan Liverpool untuk membela Inter Milan pada musim panas 2026. Putra daerah asli Liverpool ini ditebus seharga 25 juta euro (sekitar Rp516,5 miliar) dan dianggap mempunyai prospek menjanjikan sehingga langsung diikat kontrak panjang 5 tahun yang rencananya berlaku sampai Juni 2031. Selain gelandang tengah, ia adalah sosok versatile yang dipernah diplot mengisi beberapa peran di sektor tengah, belakang, dan depan. Kehadirannya berpeluang memperkaya pilihan bagi Cristian Chivu guna meramu kekuatan I Nerazzurri.

Jones sendiri adalah hasil didikan akademi Liverpool yang dipromosikan ke skuad senior pada musim panas 2020. Pemain yang kini berusia 25 tahun ini perlahan memperkaya rotasi karena mempunyai fleksibilitas posisi. Dirinya lebih sering ditempatkan sebagai gelandang tengah. Dia aktif bergerak menawarkan opsi umpan bagi rekan dan dibekali ketenangan yang berguna membantu progresi bola.

Selain itu, Jones aktif terlibat pressing dan bisa menutup jalur umpan lawan ketika Liverpool kehilangan penguasaan bola. Dirinya turut berjuang mengawal The Reds meraih berbagai piala bergengsi. Pemain berkebangsaan Inggris ini tercatat mengemas 22 gol dan 25 assist dari total 228 pertandingan.

2. Mohamed Sissoko hengkang ke Juventus dengan biaya 11 juta euro pada musim dingin 2008

Dengan 12 juta euro (sekitar Rp248 miliar), Liverpool mendatangkan Mohamed Sissoko ke Anfield Stadium dari Valencia pada musim 2005. Pemain kelahiran Mont-Saint-Aignan ini menandatangani kontrak 4 tahun yang rencananya berlangsung sampai Juni 2009. Dirinya tercatat hanya berseragam The Reds ketika merasakan atmosfer persaingan sepak bola Inggris. Kehadirannya diproyeksikan untuk memperdalam kekuatan karena mempunyai fleksibilitas di sektor tengah.

Selain gelandang bertahan, Sissoko sendiri pernah ditempatkan oleh Rafael Benitez di posisi gelandang tengah atau gelandang serang tergantung kebutuhan taktik. Berkat stamina dan etos kerja tinggi, dirinya aktif terlibat pressing dan membantu mengantisipasi jalur umpan lawan. Selain itu, dia tidak ragu terlibat duel karena mempunyai kekuatan fisik.

Seiring berjalannya waktu, Sissoko kehilangan tempat karena kalah bersaing dengan Javier Mascherano dalam menjalankan tugas gelandang bertahan. Pemain berkebangsaan Mali ini ikut membawa Liverpool menjuarai FA Cup, UEFA Super Cup, serta FA Community Shield. Dirinya menorehkan 1 gol dan 2 assist dari total 87 pertandingan di berbagai kompetisi.

Sissoko lantas hengkang dari Liverpool demi melanjutkan petualangan bersama Juventus dengan biaya 11 juta euro (sekitar Rp227,3 miliar) pada musim dingin 2008. Dia mendapat kontrak 5 tahun yang rencananya berlaku sampai Januari 2013. Kehadirannya menambah rotasi posisi gelandang bertahan dan gelandang tengah. Dirinya mencatatkan 3 gol dan 5 assist dari total 100 pertandingan. Pada musim panas 2011, ia pergi ke Paris Saint-Germain (PSG).

3. Luis Alberto didatangkan Lazio seharga 7,6 juta euro pada musim panas 2016

Liverpool merogoh kocek 8 juta euro (sekitar Rp165,4 miliar) untuk memboyong Luis Alberto pada musim panas 2013. Pemain kelahiran San Jose del Valle ini menandatangani kontrak 4 tahun yang rencananya berlaku sampai Juni 2017. Dirinya untuk pertama kali mengambil kesempatan mengembangkan potensi di Inggris. Selain diplot sebagai gelandang serang, dia memiliki rekam jejak menempati beberapa posisi di sektor depan dan tengah.

Alberto sendiri ternyata tidak memperoleh kesempatan merumput secara reguler bersama Liverpool. Brendan Rodgers yang ketika itu menukangi Liverpool memilih Philippe Coutinho untuk menjalankan tugas gelandang serang utama ketimbang pemain berkebangsaan Spanyol tersebut. Sulit menembus skuad utama, dia pernah dipinjamkan kepada Malaga dan Deportivo A Coruna. Dirinya menghasilkan 1 assist dari total 12 pertandingan bersama The Reds di berbagai kompetisi.

Lazio kemudian memanfaatkan keadaan dengan mendatangkan Alberto seharga 7,6 juta euro (sekitar Rp157 miliar) pada musim panas 2016. Bersama klub ibu kota Italia ini, dirinya lebih sering ditempatkan sebagai gelandang tengah. Pemain yang kini berusia 33 tahun ini dibekali visi bermain dan kreativitas untuk membantu distribusi bola. Ia juga aktif bergerak agar menarik lawan keluar dari posisi sehingga tercipta celah serta dapat memperkaya opsi umpan bagi rekan.

Alberto juga pernah dirotasi ke gelandang serang, penyerang bayangan, serta penyerang sayap kiri tergantung kebutuhan taktik Lazio. Dirinya berkontribusi mengawal I Biancocelesti menjuarai Coppa Italia 2018/2019 dan Supercoppa Italiana sebanyak dua kali. Dia mentas dalam 307 pertandingan dengan mengemas 52 gol dan 79 assist di berbagai kompetisi. Setelah kurang lebih 8 tahun, ia hengkang ke Al-Duhail SC pada musim panas 2024.

Ketiga pemain di atas menghuni daftar penjualan termahal Liverpool kepada klub yang berkompetisi di Serie A. Jones diproyeksikan untuk memperdalam kekuatan area tengah Inter Milan. Sementara, Alberto sedang mengembangkan karier bersama Al-Wakrah dan Sissoko telah pensiun dari dunia sepak bola profesional sejak Januari 2020.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article