Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

6 Pemain Top yang Tak Dibawa Timnas Maroko ke Piala Dunia 2026

6 Pemain Top yang Tak Dibawa Timnas Maroko ke Piala Dunia 2026
ilustrasi sepak bola (pixabay.com/planet_fox)
Intinya Sih
  • Pelatih baru Mohamed Ouahbi membawa 26 pemain ke Piala Dunia 2026 dengan strategi lebih menyerang dan fokus pada penguasaan bola, menggantikan pendekatan era Walid Regragui.
  • Enam pemain top seperti Hakim Ziyech, Youssef En Nesyri, dan Adam Masina tidak dibawa karena penurunan performa, cedera, atau tidak sesuai dengan skema taktik baru.
  • Ouahbi memilih regenerasi skuad dengan pemain muda seperti Bilal El Khannouss dan Ismael Saibari yang dinilai lebih cocok menjalankan filosofi permainan modern Maroko.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Setelah berhasil melaju sampai semifinal di Piala Dunia 2022, Timnas Maroko ingin kembali membuat gebrakan di Piala Dunia 2026. Dengan dipimpin oleh pelatih anyar, Mohamed Ouahbi, Maroko membawa 26 pemain terbaiknya ke Piala Dunia yang dilaksanakan di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Akan tetapi, persaingan ketat dan perubahan taktik membuat sejumlah pemain top tak masuk skuad Maroko pilihan Ouahbi. Mereka adalah pemain besar yang beberapa di antaranya merupakan tulang punggung Maroko di Piala Dunia 2022.

1. Hakim Ziyech mengalami penurunan performa signifikan

Hakim Ziyech merupakan otak dari permainan Timnas Maroko di Piala Dunia 2022. Namun, performanya menurun signifikan dalam 3 musim terakhir. Dalam kurun waktu tersebut, ia hanya mencatatkan 59 penampilan dan sudah bermain di klub Maroko, Wydad Casablanca. Hal itulah yang membuat Mohamed Ouahbi lebih memilih melakukan regenerasi di posisi gelandang serang. Di samping itu, kualitas Bilal El Khannouss dan Ismael Saibari sebagai gelandang serang sangat menonjol pada 2025/2026.

2. Youssef En Nesyri tak cocok dengan skema Mohamed Ouahbi

Mohamed Ouahbi ingin mengubah gaya bermain Maroko di Piala Dunia 2026. Pelatih berkebangsaan Belgia itu ingin tampil lebih menyerang dengan mengandalkan penguasaan bola. Oleh karena itu, ia tak membawa Youssef En Nesyri, sosok penyerang yang bermain lebih simpel dan jarang menjemput bola. Padahal, penyerang Al Ittihad itu merupakan salah satu tulang punggung Maroko di Piala Dunia 2026. Dengan tak membawa En Nesyri, Maroko praktis hanya membawa satu penyerang murni ke Piala Dunia 2026, yakni Ayoub El Kaabi.

3. Amine Adli sulit menggeser Soufiane Rahimi dan Abde Ezzalzouli

Amine Adli sangat kesulitan menembus skuad Maroko. Dalam setahun terakhir, ia hanya mencatatkan satu caps untuk negaranya. Padahal, pemain AFC Bournemouth ini merupakan pemain potensial yang memiliki kecepatan untuk menusuk pertahanan lawan. Namun, jika dibandingkan Soufiane Rahimi dan Abde Ezzalzouli, ia kalah dari sisi performa musim ini. Hal itulah yang menjadi pertimbangan Mohamed Ouahbi tak membawa Adli ke Piala Dunia 2026.

4. Musim yang buruk bagi Eliesse Ben Seghir

Eliesse Ben Seghir sempat dipanggil Timnas Maroko untuk Piala Afrika 2025. Namun, untuk Piala Dunia 2026, ia tak dibawa untuk memperkuat posisi winger kiri. Alasan utamanya karena performa yang buruk di level klub. Ia tak pernah mencetak gol maupun assist dari 17 laga (447 menit) bersama Bayer Leverkusen musim ini.

5. Hamza Igamane mengalami cedera ACL

Hamza Igamane semula diproyeksikan menjadi pelapis sekaligus pesaing Ayoub El Kaabi di lini depan Timnas Maroko untuk 2026 FIFA World Cup. Namun, penyerang muda LOSC Lille itu harus menepi akibat cedera ACL (anterior cruciate ligament) yang membuatnya absen lama. Per 1 Juni 2026, belum ada kepastian mengenai kapan ia dapat kembali merumput.

6. Adam Masina tak memiliki klub

Adam Masina menjadi pemain utama Maroko untuk posisi bek tengah di Piala Afrika 2025. Namun, bek berusia 32 tahun itu tak dibawa ke Piala Dunia 2026. Alasan utamanya karena ia tak memiliki klub setelah dilepas Torino pada bursa transfer musim dingin 2026. Kondisi tersebut mengurangi kebugarannya sehingga Mohamed Ouahbi ragu untuk membawanya.

Mohamed Ouahbi berupaya membawa pendekatan berbeda dibanding era kepelatihan Walid Regragui di Timnas Maroko. Oleh karena itu, ia lebih memilih pemain-pemain yang dinilai mampu menjalankan taktik dan filosofi permainan yang ingin diterapkannya. Selain enam nama yang telah dibahas, sejumlah pemain berpengalaman seperti Romain Saiss, Jawad El Yamiq, Sofiane Boufal, dan Ilias Akhomach pun tak dibawa ke Piala Dunia 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More