7 Pemain Tottenham Hotspur 2025/2026 yang Pernah Terdegradasi

- Tottenham Hotspur terancam degradasi di musim 2025/2026 setelah tertahan di papan bawah klasemen Premier League usai 28 pertandingan.
- Tujuh pemain Spurs saat ini pernah mengalami degradasi bersama klub berbeda, termasuk Conor Gallagher, James Maddison, dan Pape Matar Sarr.
- Pengalaman pahit para pemain tersebut disebut bisa menjadi pelajaran penting untuk membantu Tottenham bertahan di kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Eksistensi Tottenham Hotspur di English Premier League tengah terancam pada 2025/2026. Mereka masih terjebak di papan bawah klasemen setelah melakoni 28 pertandingan pertama. Situasi tersebut membuat The Lilywhites berpotensi untuk turun kasta.
Kegagalan bertahan di kasta teratas Inggris pada musim ini akan menambah catatan buruk dalam karier tujuh pemain berikut. Sebab, mereka pernah mengalami degradasi bersama klub lainnya per 5 Maret 2026. Siapa saja pemain yang dimaksud?
1. Sebagai pemain pinjaman, Conor Gallagher tak mampu menyelamatkan West Bromwich Albion di Premier League 2020/2021
Conor Gallagher sempat dipinjamkan kepada West Bromwich Albion saat masih menjadi bagian dari Chelsea U-23 pada 2020/2021. Sebagai seorang penggawa muda, ia sejatinya menunjukkan performa ciamik di Premier League dengan torehan 2 gol dan 2 assist dalam 30 pertandingan. Sayangnya, kontribusi itu tak berdampak signifikan bagi West Bromwich yang harus menutup musim di peringkat 19 dan terdegradasi ke EFL Championship.
2. Pape Matar Sarr gagal membawa FC Metz bertahan di Ligue 1 pada musim terakhir
Pape Matar Sarr menutup kiprahnya bersama klub Eropa pertamanya, FC Metz, dengan pencapaian kurang apik pada 2021/2022. Dengan kontribusi 1 gol dan 3 assist darinya, FC Metz gagal bertahan di Ligue 1 Prancis setelah hanya mengumpulkan 31 poin. Mereka memiliki poin yang sama dengan Girondins Bordeaux yang finis di peringkat terbawah.
3. James Maddison direkrut Tottenham Hotspur setelah gagal membawa Leicester bertahan di Premier League
James Maddison memilih bergabung dengan Tottenham Hotspur pada musim panas 2023, tepat setelah gagal membawa Leicester City meraih hasil apik hingga terdegradasi dari Premier League. Gelandang asal Inggris itu sejatinya mampu menunjukkan performa menawan bagi The Foxes dengan torehan 10 gol dan 9 gol dalam 30 laga. Berkat kemampuan bermain di beberapa posisi berbeda dan jiwa kepemimpinan yang dimiliki, Maddison menjadi salah satu pemain yang paling diandalkan Leicester di Premier League 2022/2023.
4. Wilson Odobert tampil apik ketika Burnley terdegradasi dari Premier League 2023/2024
Wilson Odobert menjadi salah satu pemain muda yang paling diandalkan Burnley di Premier League 2023/2024. Winger asal Prancis diberi kesempatan bermain dalam 29 laga hingga mampu mengemas 3 gol dan 3 assist. Sayangnya, sumbangan gol dan assist-nya tak cukup untuk membawa Burnley kompetitif hingga menjadi salah satu tim yang harus turun kasta. Kualitas spesial yang dimiliki lantas membuat Odobert direkrut Tottenham Hotspur pada musim panas 2024.
5. Sebelum tampil apik, Dominic Solanke sempat terdegradasi dari Premier League 2019/2020 bersama Bournemouth
Dominic Solanke diboyong Tottenham Hotspur pada musim panas 2024 usai menunjukkan penampilan konsisten bersama Bournemouth. Namun, ia memulai kiprahnya bersama The Cherries dengan tidak mudah. Pada musim penuh pertamanya (2019/2020), ia dan rekan setimnya harus merasakan turun kasta setelah finis di peringkat 19 Premier League. Pada musim itu, Solanke hanya menyumbang 3 gol dan 1 assist dari 32 laga.
6. Pedro Porro langsung merasakan degradasi pada musim pertama di liga top Eropa
Pedro Porro untuk pertama kalinya tampil di liga top Eropa dan langsung merasakan hal pahit pada 2018/2019. Ia yang saat itu belum genap berusia 20 tahun tak mampu berbuat banyak bagi Girona yang akhirnya terdegradasi dari LaLiga Spanyol setelah mengumpulkan 37 poin, terpaut 4 poin dari Celta Vigo yang tepat di atas zona degradasi. Sepanjang musim itu, Porro memainkan 32 laga dengan kontribusi 4 assist.
7. Saat dibela Guglielmo Vicario, Perugia turun kasta dari Serie B pada 2019/2020
Guglielmo Vicario merasakan kerasnya persaingan sepak bola di Italia sebelum untuk pertama kalinya berkarier di luar negeri saat direkrut Tottenham Hotspur pada musim panas 2023. Salah satu pengalaman penting dalam kariernya ialah saat gagal membawa Perugia bertahan di Serie B pada 2019/2020. Ia yang saat itu bermain sebagai pinjaman dari Cagliari diberi kesempatan bermain dalam 35 laga pada musim reguler. Kehadirannya di bawah mistar gawang juga tak mampu membawa Perugia tampil maksimal pada fase play-off degradasi.
Ancaman degradasi yang kini membayangi Tottenham Hotspur jelas bukan situasi asing bagi tujuh pemain di atas. Mereka pernah merasakan pahitnya turun kasta bersama klub berbeda, pengalaman yang bisa menjadi pelajaran berharga sekaligus motivasi tambahan dalam menghadapi tekanan pada sisa musim 2025/2026. Kini, tantangannya adalah membuktikan bahwa pengalaman tersebut mampu membantu Spurs bangkit dan bertahan di kasta tertinggi sepak bola Inggris.


















