5 Pembelian Termahal Tottenham dari Klub EPL per 29 Agustus 2026

- Tottenham agresif belanja dari sesama klub EPL pada 2026, dengan Sandro Tonali dari Newcastle seharga 108 juta euro sebagai rekor transfer klub.
- Mateus Fernandes dari West Ham senilai 99 juta euro dan Savinho dari Manchester City seharga 87,7 juta euro memperkuat opsi lini tengah serta sayap.
- Dominic Solanke dan Mohammed Kudus melengkapi lima besar pembelian termahal; Solanke mencetak 22 gol untuk Tottenham, sementara Kudus terkendala cedera paha.
Tottenham Hotspur menjadi salah satu klub paling agresif di bursa transfer musim panas 2026. Manajemen The Lilywhites tak ragu merogoh kocek demi membajak pemain-pemain bintang dari liga-liga top Eropa, termasuk dari sesama klub English Premier League (EPL). Kebijakan tersebut turut mengubah daftar pembelian termahal yang pernah dilakukan Tottenham per 29 Agustus 2026 pukul 5:00 WIB.
1. Sandro Tonali didatangkan dari Newcastle United dengan biaya 108 juta euro
Lini tengah Tottenham Hotspur mendapat suntikan amunisi berkelas setelah mendaratkan Sandro Tonali dari Newcastle United pada bursa transfer 2026. Gelandang asal Italia ini dibeli dengan biaya transfer mencapai 108 juta euro (sekitar Rp1,8 triliun). Kepindahan ini membuat ia memecahkan rekor pembelian sebagai pemain termahal sepanjang sejarah klub.
Selama membela Newcastle United, Tonali berhasil mengemas 10 gol dan 10 assist dari 110 penampilan. Namun, kariernya di St James Park sempat ternoda akibat sanksi larangan bertanding. Ia tersandung kasus judi yang turut menghentikan momentum berkembangnya.
Mencoba membuka lembaran baru di Tottenham, Tonali diproyeksikan sebagai jenderal lapangan tengah yang mampu menjaga kedalaman dan distribusi bola. Sayangnya, Tonali mengalami laga debut yang cukup pahit di laga pembuka Premier League 2026/2027. Ia dinilai belum sepenuhnya menyatu dengan ritme permainan tim saat Tottenham ditekuk Brentford. Pendukung berharap ia mampu memberikan kontribusi signifikan di laga-laga berikutnya.
2. Mateus Fernandes didatangkan dari West Ham United dengan biaya transfer mencapai 99 juta euro
Selain Sandro Tonali, manajemen Tottenham Hotspur juga berhasil mendatangkan Mateus Fernandes dari West Ham United untuk menambah kedalaman di lini tengah. Gelandang berbakat asal Portugal ini dibeli dengan biaya transfer mencapai 99 juta euro (sekitar Rp1,7 triliun).
Selama 1 musim membela West Ham United, Fernandes berhasil mencetak 4 gol dan 4 assist dari 38 penampilan di semua kompetisi. Walaupun tampil cukup impresif, ia gagal membawa West Ham United keluar dari zona degradasi. Timnya mesti turun kasta pada 2026/2027.
Manajemen Tottenham langsung mengikat Fernandes dengan kontrak berdurasi 5 tahun sebagai investasi jangka panjang di lini tengah tim. Keseimbangan dalam bertahan dan menyerang menjadi nilai plus utama dari pemain berusia 22 tahun ini. Namun, saat diberi kesempatan tampil pada laga pembuka melawan Brentford, Fernandes tampak sedikit kewalahan menghadapi intensitas fisik lawan di lini tengah, sehingga belum mampu mencatatkan gol maupun assist dalam laga resminya bersama Tottenham.
3. Savinho diboyong dari Manchester City dengan biaya mencapai 87,7 juta euro
Savinho resmi berlabuh ke London Utara. Ini setelah Tottenham Hotspur menebusnya dari Manchester City pada Agustus 2026. Biaya transfernya mencapai 87,7 juta euro (sekitar Rp1,5 triliun).
Sebelum bergabung dengan Tottenham, winger muda asal Brasil ini berhasil mencatatkan 84 penampilan dengan torehan 7 gol dan 16 assist di semua kompetisi. Namun, kepindahannya ke Etihad Stadium diwarnai tantangan berat. Ia harus berjuang keras menembus persaingan ketat di lini depan The Citizens.
Kepindahannya ke Tottenham dipandang sebagai momen krusial untuk bisa mendapatkan menit bermain secara konsisten di Premier League. Pemain berusia 22 tahun ini terkenal memiliki kelincahan dalam mengolah bola, akselerasi yang eksplosif di sisi sayap, serta umpan silang yang akurat. Manajemen dan publik Tottenham Hotspur Stadium menaruh harapan tinggi agar potensi luar biasanya dapat berkembang maksimal di bawah arahan Roberto De Zerbi. Kehadiran Savinho diharapkan sanggup memberikan variasi serangan sekaligus menjelma sebagai motor penggerak baru di lini depan The Lilywhites.
4. Dominic Solanke diboyong dari AFC Bournemouth seharga 64,3 juta euro
Tottenham Hotspur harus merogoh kocek sangat dalam hingga 64,3 juta euro (sekitar Rp1,1 triliun) untuk mengamankan tanda tangan Dominic Solanke dari AFC Bournemouth pada bursa transfer musim panas 2024. Perekrutan ini menjadikan penyerang berkebangsaan Inggris tersebut salah satu pembelian termahal sepanjang sejarah klub di posisi ujung tombak. Manajemen The Lilywhites memagari Solanke dengan durasi kontrak jangka panjang selama 6 tahun guna menjadi tumpuan utama di lini depan The Lilywhites.
Selama membela Tottenham, Solanke berhasil mengukir pencapaian yang impresif sebagai mesin gol utama. Ia menorehkan 22 gol dan 8 assist dari 66 penampilan di semua kompetisi. Ia dipuji karena kerja kerasnya dalam melakukan pressing dan penempatan posisi yang cerdik di lini depan. Namun, tantangan terbesar Solanke di Tottenham adalah konsistensi di laga-laga besar serta masalah kebugaran yang sesekali mengganggunya. Pada laga perdana EPL 2026/2027 melawan Brentford, Solanke gagal mencatatkan namanya di papan skor akibat minimnya suplai bola matang.
5. Mohammed Kudus didatangkan dari West Ham United senilai 63,8 juta euro
Tottenham Hotspur sukses merampungkan kepindahan bintang asal Ghana, Mohammed Kudus. Ia datang dari sesama klub London, West Ham United, pada bursa transfer musim panas 2025. Manajemen The Lilywhites harus mengeluarkan dana sebesar 63,8 juta euro (sekitar Rp1,1 triliun) untuk mengamankan jasanya dengan durasi kontrak 6 tahun.
Di klub lamanya, pencapaian Kudus terbilang sangat mentereng lewat aksi dribel memukau serta torehan 19 gol dan 13 assist dari 80 penampilan di semua kompetisi. Berkat performanya tersebut, ia diharapkan dapat menambah daya ledak serta kreativitas di lini serang Tottenham. Apalagi ia bisa bermain sebagai winger maupun gelandang serang.
Namun, perjalanan karier Kudus bersama Tottenham dibayangi kegagalan akibat cedera yang sering menimpanya. Nasib buruk menghampiri penyerang berusia 26 tahun tersebut saat cedera paha parah melawan Sunderland pada Januari 2026. Cedera menjadi komplikasi dan kambuh saat masa pemulihan, sehingga memupuskan harapannya untuk membela Timnas Ghana di Piala Dunia 2026. Sebelum menepi dalam waktu yang lama, Kudus sempat mencatatkan beberapa penampilan pada 2025/2026 dengan torehan 3 gol dan 6 assist, tetapi belum mampu menunjukkan konsistensi penuh di skuad utama The Lilywhites.
Pengeluaran besar Tottenham Hotspur untuk mendatangkan lima bintang dari klub Premier League di atas menunjukkan ambisi tinggi klub untuk bersaing di papan atas. Walaupun langkah mereka pada 2026/2027 ternoda kekalahan dari Brentford pada pekan pertama, adaptasi dan kekompakan para rekrutan termahal ini diyakini segera membaik. Publik Tottenham Hotspur Stadium kini menantikan pembuktian kualitas dari para pemain mahal mereka untuk bisa membawa The Lilywhites bangkit dan meraih prestasi.



















