Bepe Sebut The Jakmania Bukan Customer, Tapi Bagian dari Persija

- Direktur Olahraga Persija Bambang Pamungkas membantah kenaikan harga tiket sekitar 70 persen; harga yang beredar di media sosial merupakan tiket untuk penonton umum.
- Persija menyiapkan alokasi tiket khusus The Jakmania yang didistribusikan melalui pengurus pusat dan koordinator wilayah masing-masing.
- The Jakmania memboikot peluncuran tim musim 2026/27 setelah tidak ada kesepakatan dengan manajemen terkait harga tiket laga melawan Brisbane Roar.
Jakarta, IDN Times - Direktur Olahraga Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, memberi jawaban terkait harga tiket dalam sesi launching tim, Sabtu (29/8/2026) yang sempat dikomplain The Jakmania.
Sosok yang karib disebut Bepe itu menyebut, apa yang beredar soal harga tiket yang kelewat mahal itu tidak benar. Ternyata, ada alokasi tiket khusus bagi The Jakmania yang berbeda dengan penonton umum.
1. Tiket untuk The Jakmania ada di masing-masing Korwil

The Jakmania semangati Persija di Sawangan. (Dok. Istimewa) Bepe mengungkapkan, apa yang beredar di media sosial terkait harga tiket yang naik sekitar 70 persen, itu tidak benar. Yang ada di media sosial, termasuk di platform resmi Persija, adalah tiket untuk umum.
"Ada alokasi tiket khusus bagi pendukung setia kami, The Jakmania, yang akan didistribusikan melalui pengurus pusat The Jakmania dan koordinator wilayah masing-masing," ujar Bepe di Jakarta, Kamis (27/8/2026).
2. The Jakmania bukan customer Persija

The Jakmania semangati Persija di Sawangan. (Dok. Persija) Bepe juga menegaskan, The Jakmania bukanlah customer atau konsumen bagi Persija. Mereka adalah bagian dari perjalanan tim, serta memiliki ikatan batin dan sejarah panjang dengan tim.
"Kita tentu menganggap The Jakmania sebagai suporter kita yang sama-sama dari awal secara historis memiliki ikatan btin yang kuat untuk bertarung dan berjuang atas nama Jakarta," ujar Bepe.
3. The Jakmania melakukan boikot peluncuran tim

Koreografi suporter Persija, The Jakmania, dalam laga lawan PSIM. (IDN Times/Sandy Firdaus) Sebelumnya, The Jakmania, menyatakan sikap untuk memboikot peluncuran tim Macan Kemayoran untuk musim 2026/27 terkait kenaikan harga tiket pertandingan, sesuai pernyataan resmi mereka.
Pernyataan sikap tersebut menyusul The Jakmania dan manajemen tim yang tidak menemukan titik temu terkait dengan keputusan manajemen yang menaikkan harga tiket pertandingan Persija menghadapi Brisbane Roar sebesar Rp150 ribu untuk tribun bawah dan Rp130 ribu untuk tribun atas dibanding harga tahun sebelumnya.




















