3 Pembelian Termahal West Ham dari Serie A per 9 Januari 2026

- West Ham United memperkuat lini depan dengan merekrut Taty Castellanos seharga 29 juta euro dari Lazio.
- Gianluca Scamacca dibeli dengan harga 38,6 juta euro dan berjuang dengan cedera lutut, sementara Felipe Anderson dibeli seharga 38 juta euro dan sempat menjadi penyerang sayap kiri utama.
- Castellanos langsung menjadi starter saat debutnya, sementara Scamacca bermain untuk Atalanta dan Anderson untuk SE Palmeiras.
West Ham United tidak membuang kesempatan memperkokoh sektor depan dengan mendatangkan dua pemain baru pada musim dingin 2026 per 9 Januari 2026. Salah satu nama yang resmi diperkenalkan ke London Stadium adalah Taty Castellanos. Dia direkrut seharga 29 juta euro (sekitar Rp567,4 miliar) dari Lazio. Kehadirannya menambah daftar pemain termahal yang pernah dibeli The Hammers dari Serie A Italia. Termasuk dirinya, terdapat tiga pemain kasta tertinggi Liga Italia yang ditebus dengan biaya mahal. Mereka ternyata bertugas sebagai penyerang dalam skema taktik.
1. Gianluca Scamacca (38,6 juta euro) lebih sering absen karena cedera lutut
Gianluca Scamacca bisa menyuguhkan performa menjanjikan ketika masih berseragam US Sassuolo. Sebab, penyerang asal Italia tersebut cerdik melakukan penempatan posisi serta didukung dengan naluri mencetak gol. Dengan tinggi 195 cm, dirinya juga diandalkan dalam melakukan duel udara. West Ham United kemudian rela membayar 38,6 juta euro (sekitar Rp756 miliar) demi merekrutnya pada musim panas 2022. Kehadirannya saat itu diplot untuk meningkatkan daya gedor lini depan The Hammers.
Scamacca langsung diplot menjadi penyerang tengah utama West Ham United. Namun, kinerjanya tidak bisa berjalan optimal lantaran membutuhkan adaptasi. Dia juga sempat berkutat dengan cedera lutut sehingga harus absen panjang. Meski begitu, pemain yang kini berusia 27 tahun ini ikut membawa The Hammers untuk pertama kali menjuarai UEFA Conference League 2022/2023. Dirinya menciptakan 8 gol dari 27 pertandingan di berbagai ajang. Hanya singkat, ia sepakat pulang ke Italia demi berseragam Atalanta pada musim panas 2023.
2. Felipe Anderson (38 juta euro) sempat menjadi penyerang sayap kiri utama
Setelah mengembangkan karier bersama Lazio kurang lebih selama 5 tahun, Felipe Anderson setuju memulai tantangan baru dengan pergi ke Inggris untuk membela West Ham United pada musim panas 2018. Demi merealisasikan transfer ini, The Hammers membayar tebusan 38 juta euro (sekitar Rp745,2 miliar) kepada I Biancocelesti. Berkat biaya fantastis ini, dia ketika itu menjadi rekrutan termahal klub asal London Timur tersebut.
Anderson cepat melakukan adaptasi sehingga langsung menempati posisi penyerang sayap kiri utama. Pemain kelahiran Brasilia tersebut mampu bergerak lincah karena didukung dengan kecepatan serta keterampilan menggiring bola yang solid. Selain itu, ia mempunyai visi bermain dan kreativitas untuk membuat peluang berbahaya. Dirinya juga menunjukkan fleksibilitas posisi sehingga menambah opsi rotasi di area depan dan tengah The Hammers.
Seiring berjalannya waktu, Anderson tergusur dari skuad utama West Ham United. Selain itu, kinerjanya juga terhambat cedera punggung. Penyerang sayap bertinggi 175 cm ini bahkan sempat dipinjamkan ke FC Porto agar tetap mendapat jam terbang. Dirinya menorehkan 12 gol dan 14 assist dari 73 pertandingan bersama The Hammers. Dia lantas setuju kembali memperkuat Lazio pada musim panas 2021.
3. Taty Castellanos (29 juta euro) langsung menjadi penyerang inti ketika debut
West Ham United membayar Lazio 29 juta euro (sekitar Rp568,7 miliar) untuk mendatangkan Taty Castellanos pada musim dingin 2026. Dia diplot mengisi peran Niclas Fuellkrung yang sedang menjalani masa peminjaman bersama AC Milan. Pemain asal Argentina ini langsung dipilih oleh Nuno Espirito Santo sebagai penyerang tengah inti ketika debut melawan Nottingham Forest pada pekan ke-21 English Premier League (EPL) 2025/2026.
Castellanos tercatat sempat membela Lazio setelah ditebus 18,6 juta euro (sekitar Rp364,7 miliar) dari New York City pada musim panas 2023. Dia ternyata membutuhkan waktu adaptasi sehingga sering memulai pertandingan sebagai penyerang pengganti. Seiring waktu, dirinya mulai menjadi pilihan utama di posisi ujung tombak klub ibu kota Italia tersebut.
Castellanos sendiri memiliki penempatan posisi yang baik sehingga memudahkan rekan untuk mengirimkan umpan serta ditambah naluri mencetak gol. Pemain kelahiran Mendoza ini juga dibekali dengan visi bermain dan bisa memberikan tekanan terhadap bek lawan karena etos kerja tinggi. Dirinya menyumbang 22 gol dan 16 assist dari total 98 pertandingan di berbagai ajang bersama I Biancocelesti.
Ketiga pemain di atas dibeli West Ham United dengan harga mahal dari Serie A. Castellanos didatangkan pada musim dingin 2026 dan langsung menjadi starter saat debut. Sementara, Scamacca sedang memperkuat Atalanta dan Anderson berkarier bersama SE Palmeiras.

















