Ramadan, Islam, dan Berkahnya yang Besar Bagi Manchester City

- Para pemain Muslim Manchester City seperti Omar Marmoush, Rayan Cherki, dan Rayan Ait Nouri menyambut Ramadan dengan antusias melalui video di akun resmi klub.
- Marmoush menilai Ramadan sebagai waktu untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan mempererat persatuan antara teman serta keluarga.
- Cherki dan Ait Nouri menekankan pentingnya memperkuat iman serta berperilaku baik selama Ramadan agar membawa kebahagiaan dan kedamaian.
Jakarta, IDN Times - Ramadan adalah bulan suci yang spesial bagi umat Islam. Ada ibadah shaum yang harus kita jalani, seiring kedatangannya. Kedatangan bulan mulia ini disambut antusias para pemain Muslim di Manchester City.
Dalam video yang diunggah akun Instagram resmi klub, beberapa nama seperti Omar Marmoush, Rayan Cherki, dan Rayan Ait Nouri menjelaskan pentingnya Ramadan. Mereka juga merasakan berkah dari bulan ini.
1. Momen mendekatkan diri kepada Tuhan
Marmoush mengungkapkan, Ramadan adalah waktu yang spesial karena jadi momen untuk mendekatkan diri secara lebih dengan Tuhan. Tidak cuma itu, Ramadan juga menghadirkan sebuah persatuan.
"Ramadan adalah waktu yang menyatukan kita dan mendekatkan kita kepada Tuhan. Bulan ini mempersatukan semua teman dan keluarga kita," ujar Marmoush.
2. Bulan untuk memperkuat iman sebagai Muslim
Sementara, Rayan Cherki menyebut Ramadan jadi momen untuk memperkuat iman sebagai Muslim. Banyak hal positif yang juga bisa dilakukan dan dijalankan selama Ramadan ini.
"Bulan ini memperkuat iman kita. Bulan ini adalah bulan berbagi, bulan perdamaian, dan aku pikir kita harus bertindak seperti yang kita lakukan selama Ramadan sepanjang hidup kita," kata Cherki.
3. Momen untuk berperilaku sebaik mungkin
Sementara, menurut Rayan Ait Nouri, Ramadan jadi momen yang tepat untuk berperilaku baik. Dengan begitu, Ramadan bisa dijalani dengan lebih bahagia, tanpa ada kekhawatiran apa pun.
"Selama Ramadan, kita berusaha berperilaku sebaik mungkin. aku menemukan kebahagiaan yang luar biasa dalam melakukannya; hal itu memungkinkan aku untuk lebih dekat kepada Tuhan aku, Pencipta aku," ujar Rayan.
Islam dan Manchester City memang berkaitan erat. Sepanjang sejarah klub, pemain-pemain kunci tim adalah seorang Muslim macam Yaya Toure, Samir Nasri, Edin Dzeko, Riyad Mahrez, dan Ilkay Gundogan.
Sampai sekarang, para pemain beragama Islam juga masih ada di tim, seperti Rayan Cherkii, Omar Marmoush, Abdukodir Khusanov, dan Rayan Ait Nouri. Tak heran suasana Ramadan di Manchester City begitu hidup.

















