5 Penampilan Argentina di Semifinal Piala Dunia sebelum 2026

- Argentina enam kali mencapai semifinal Piala Dunia hingga 2026, menunjukkan konsistensi sebagai kekuatan besar sepak bola dunia.
- Dalam lima semifinal sebelumnya, Argentina selalu lolos ke final dengan kemenangan atas Amerika Serikat, Belgia, Italia, Belanda, dan Kroasia.
- La Albiceleste berharap mempertahankan rekor sempurna di semifinal dan menambah koleksi gelar juara dunia menjadi empat.
Tim Nasional Argentina akan tampil pada semifinal Piala Dunia untuk keenam kalinya pada 2026. Situasi ini kembali menegaskan status La Albiceleste sebagai raksasa sepak bola dunia. Terlebih, rapor mereka di lima semifinal sebelumnya begitu gemilang. Berikut detailnya.
1. Argentina membantai Amerika Serikat 6-1 pada 1930
Argentina tampil begitu dominan selama fase grup Piala Dunia 1930 hingga menempati peringkat teratas klasemen akhir grup 1, yang membuat mereka berhak melaju ke semifinal. Pada fase ini, performa apik mereka berlanjut dengan membantai Amerika Serikat 6-1. Carlos Peucelle dan Guillermo Stabile tampil gemilang dengan masing-masing mencetak dua gol, ditambah dengan gol-gol dari Luis Monti dan Alejandro Scopelli.
Namun, La Albiceleste akhirnya merasakan kekalahan 2-4 pada final dari Uruguay yang berhak mengangkat trofi juara. Pada partai puncak, Argentina sempat menunjukkan respons apik, membalas gol pertama Uruguay pada menit 12 dengan dua gol lewat aksi Carlos Peucelle (20’) dan Guillermo Stabile (37’). Namun, Uruguay tak mau menyerah begitu saja hingga membalas tiga gol sebelum laga berakhir.
2. Bersua Belgia pada 1986, Argentina menang 2-0 dan melaju ke final
Argentina kembali hadir pada semifinal pada 1986. Kali ini, mereka berhasil mengakhiri duel kontra Belgia dengan kemenangan 2-0. Diego Maradona menjadi bintang dengan mencetak semua gol La Albiceleste.
Di bawah kendali Carlos Bilardo sebagai pelatih, Argentina akhirnya meraih gelar juara dunia kedua pada edisi kali ini. Mereka berhasil mengalahkan Jerman dengan skor 3-2 pada final. Jorge Burruchaga menjadi bintang dengan mencetak gol kemenangan pada menit 84.
3. Argentina menyingkirkan tuan rumah pada 1990
Argentina melakoni duel sengit dengan Italia pada semifinal Piala Dunia 1990. La Albiceleste sempat tertinggal lebih dahulu oleh gol Salvatore Schillaci pada menit 17 sebelum Claudio Caniggia hadir sebagai pencetak gol penyama kedudukan pada menit 67 dan membuat skor 1-1 bertahan hingga penghujung babak tambahan waktu. Argentina akhirnya menghentikan langkah Gli Azzurri yang menjadi tuan rumah dengan unggul 4-3 dalam adu penalti.
Di partai puncak, Argentina harus berebut kemenangan dengan Jerman. Namun, kali ini mereka harus bertekuk lutut pada akhir laga lantaran kalah tipis 0-1. Satu-satunya gol pada laga di Olimpico dicetak Andreas Brehme pada menit 85.
4. Argentina menyingkirkan Belanda lewat adu penalti pada 2014
Argentina meraih kemenangan pada semifinal Piala Dunia 2014 dengan cara yang tak mudah. Selama waktu normal hingga akhir babak tambahan waktu, tak ada gol yang tercipta dalam laga menghadapi Belanda. Pada akhirnya, La Albiceleste menjadi tim layak tampil pada final dengan keunggulan 4-2 dalam adu penalti. Empat eksekutor Argentina berhasil mencetak gol, sementara ada 2 dari total 4 penendang Belanda yang gagal, yaitu Ron Vlaar dan Wesley Sneijder.
Namun, kejadian pada 1990 kembali terulang pada 2014. Argentina gagal menjadi juara dengan kalah tipis 0-1 menghadapi Jerman. Gol yang mengubur mimpi skuad besutan Alejandro Sabella hadir lewat aksi Mario Goetze pada menit 113.
5. Argentina menang telak 3-0 atas Kroasia pada 2022
Setelah hanya mencapai babak 16 besar pada 2018, Argentina kembali tampil pada semifinal edisi 2022. La Albiceleste berhasil melanjutkan tren positif pada fase ini dengan mengalahkan Kroasia 3-0. Selain satu gol dari Lionel Messi, kemenangan ini juga berkat brace Julian Alvarez yang bermain sebagai ujung tombak sejak menit pertama.
La Albiceleste yang ditangani Lionel Scaloni lantas menjalani duel ketat dengan Prancis pada final. Argentina mencetak tiga gol lewat Lionel Messi (2 gol) dan Angel Di Maria. Namun, Les Bleus juga berhasil menciptakan tiga gol yang seluruhnya dicetak Kylian Mbappe. Argentina lantas berhasil memenangi duel adu penalti dengan empat eksekutor berhasil menyelesaikan tugas. Di sisi lain, ada Kingsley Coman dan Aurelien Tchouameni yang menjadi penendang gagal dari total empat pemain Prancis.
Keberhasilan menembus semifinal Piala Dunia 2026 semakin menegaskan konsistensi Argentina sebagai salah satu kekuatan terbesar dalam sejarah sepak bola dunia. Menariknya, La Albiceleste belum pernah tersingkir pada fase semifinal dalam lima penampilan sebelumnya, sebuah catatan yang hanya dimiliki sedikit negara. Kini, mereka tentu berharap mampu mempertahankan tradisi positif tersebut sekaligus menjaga peluang untuk meraih gelar juara dunia keempat.


















