5 Pencapaian Inter Milan di Coppa Italia sebelum 2025/2026

- Inter Milan mencatat 2 trofi dalam 5 edisi terakhir Coppa Italia
- Kekalahan dari AC Milan dan Bologna menjadi catatan buruk bagi Inter Milan
- Inter Milan berhasil meraih gelar juara Coppa Italia pada 2022/2023 setelah mengalahkan Fiorentina
Inter Milan kembali melanjutkan kiprahnya di Coppa Italia pekan ini. Memasuki babak perempat final, I Nerazzurri menghadapi Torino pada Kamis (5/2/2026) dini hari WIB. Ajang domestik ini kembali menjadi salah satu target Inter Milan untuk menjaga peluang meraih gelar musim ini.
Kiprah I Nerazzurri di Coppa Italia terbilang cukup solid. Inter Milan kerap menjadikan kompetisi ini sebagai target kompetitif, tercermin dari raihan 2 trofi dalam 5 edisi terakhir. Berikut lima pencapaian terakhir Inter Milan di Coppa Italia sebelum 2025/2026.
1. Inter Milan tak berkutik di hadapan AC Milan pada semifinal 2024/2025
Kiprah Inter Milan di Coppa Italia 2024/2025 sebenarnya terbilang menjanjikan. Tampil apik sejak babak 16 besar hingga perempat final, armada Simone Inzaghi sukses mencatatkan clean sheet beruntun demi mengamankan tiket semifinal. Sayangnya, ambisi mereka untuk melaju ke partai puncak harus kandas di tangan rival sekota, AC Milan.
Melakoni laga dua leg pada April 2025, I Nerazzurri gagal memetik satu pun kemenangan atas Rossoneri. Setelah ditahan imbang 1-1 pada leg pertama, Lautaro Martinez dan kolega justru takluk dengan skor telak 0-3 di pertemuan kedua. Kalah agregat 1-4, Inter Milan pun terpaksa tersisih dari turnamen ini.
2. Bologna hadirkan mimpi buruk bagi Inter Milan di babak 16 besar pada 2023/2024
Kejutan besar terjadi pada babak 16 besar Coppa Italia 2023/2024 saat Inter Milan menjamu Bologna. Diunggulkan sebagai pemenang, I Nerazzurri justru harus tersingkir lebih awal secara tragis. Setelah bermain imbang tanpa gol sepanjang waktu normal, pasukan Simone Inzaghi dipaksa menyerah dengan skor 1-2 melalui babak extra time.
Dalam laga ini, Inzaghi melakukan sejumlah rotasi pemain dengan menurunkan kiper kelahiran Indonesia, Emil Audero, sebagai starter. Inter Milan sebenarnya memiliki peluang emas untuk memimpin pada menit 65, tetapi penalti Lautaro Martinez berhasil ditepis kiper Bologna, Federico Ravaglia. Skor kacamata pun bertahan hingga 90 menit berakhir.
Memasuki babak perpanjangan waktu, Carlos Augusto sempat membawa Inter Milan unggul pada menit 92 dan memberi harapan bagi publik Giuseppe Meazza. Namun, petaka datang pada 15 menit berikutnya setelah Bologna secara mengejutkan membalikkan keadaan lewat gol Sam Beukema pada menit 112, dan Dan Ndoye pada menit 116. Kekalahan ini menjadi catatan kelam bagi Inter Milan karena untuk pertama kalinya mereka gagal menembus perempat final sejak 2002/2003.
3. Bungkam Fiorentina, Inter Milan sukses pertahankan gelar juara pada 2022/2023
Berbanding terbalik dengan dua musim sebelumnya, Inter Milan berhasil merengkuh trofi Coppa Italia 2022/2023. Pencapaian manis tersebut dipastikan usai I Nerazzurri menaklukkan Fiorentina dengan skor tipis 2-1 dalam laga final yang digelar Kamis (25/5/2023) dini hari WIB. Lautaro Martinez tampil sebagai pahlawan dengan mencetak brace.
Sepanjang perjalanannya menuju tangga juara, Inter Milan tercatat mengemas 7 gol dari 5 pertandingan. Dari total laga tersebut, hanya Juventus yang mampu menahan imbang skuad asuhan Simone Inzaghi, tepatnya pada leg pertama babak semifinal. Selebihnya, lini pertahanan Inter Milan tampil solid dengan catatan dua kali clean sheet hingga akhirnya sukses mengangkat trofi di Stadio Olimpico.
4. Tundukkan Juventus di final, Inter Milan segel takhta juara Coppa Italia pada 2021/2022
Inter Milan memastikan diri sebagai juara Coppa Italia 2021/2022. Berlaga di Stadio Olimpico, I Nerazzurri berhasil membenamkan perlawanan sengit Juventus dengan skor 4-2 pada Kamis (12/5/2022) dini hari WIB. Empat gol kemenangan Inter Milan masing-masing dilesakkan oleh Nicolo Barella, Hakan Calhanoglu, serta brace dari Ivan Perisic.
Laga final ini berlangsung penuh drama. Inter Milan sempat unggul cepat melalui sepakan jarak jauh Barella pada awal babak pertama. Akan tetapi, Juventus sempat membalikkan kedudukan lewat dua gol cepat pada menit ke-50 dan 52. Beruntung, Hakan Calhanoglu menghidupkan asa juara setelah menyamakan skor lewat titik putih pada menit 80. Skor imbang 2-2 hingga akhir laga memaksa pertandingan berlanjut ke babak extra time.
Pada babak perpanjangan waktu, dominasi Inter Milan kian terlihat. Ivan Perisic tampil sebagai pembeda dengan mencetak dua gol tambahan, salah satunya melalui eksekusi penalti. Brace Perisic tersebut memastikan kemenangan 4-2 sekaligus mengantar I Nerazzurri mengunci gelar juara Coppa Italia musim itu.
5. Langkah Inter Milan dihentikan Juventus di babak semifinal 2020/2021
Mundur ke edisi 2020/2021, Juventus menjadi batu sandungan bagi Inter Milan di babak semifinal Coppa Italia. Dalam duel yang berlangsung Februari 2021 tersebut, I Nerazzurri harus merelakan tiket final setelah kalah agregat 1-2 dari Si Nyonya Tua. Kekalahan tipis 1-2 di Giuseppe Meazza pada leg pertama menjadi faktor penentu, mengingat Inter Milan hanya mampu bermain imbang tanpa gol pada leg kedua di Allianz Stadium.
Pada pertemuan pertama, brace Cristiano Ronaldo benar-benar menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Inter Milan. Padahal, Lautaro Martinez sempat memberikan harapan lewat gol cepatnya saat laga baru berjalan 9 menit. Juventus sendiri akhirnya keluar sebagai juara Coppa Italia musim tersebut setelah menumbangkan Atalanta di partai puncak.
Meski sempat terjatuh, secara keseluruhan kiprah Inter Milan di Coppa Italia dalam lima edisi terakhir tergolong mentereng dengan koleksi dua gelar juara. Walaupun kompetisi domestik ini sering dimanfaatkan untuk rotasi pemain, I Nerazzurri terbukti selalu tampil kompetitif. Menarik untuk dinantikan, mampukah Inter Milan mengatasi perlawanan Torino dan kembali melangkah jauh di Coppa Italia musim ini?


















