Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
12 Pencetak Gol dan Asis di UEFA Super Cup sebelum Desire Doue
ilustrasi bola (unsplash.com/jaaack)
  • Desire Doue mencetak gol dan asis saat Paris Saint-Germain menang 2-1 atas Aston Villa di UEFA Super Cup 2026.
  • Sebelum Doue, 12 pemain pernah mencatat gol dan asis di ajang ini, termasuk Johan Cruyff, Rob Rensenbrink, Alessandro Del Piero, Lionel Messi, dan Radamel Falcao.
  • Luis Suarez menjadi pemain terakhir sebelum Doue yang membukukan gol dan asis, saat Barcelona menang 5-4 atas Sevilla melalui babak tambahan pada 2015.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Desire Doue mencetak gol dan asis saat Paris Saint-Germain mengalahkan Aston Villa 2-1 di UEFA Super Cup 2026. Meski impresif, Doue bukan pemain pertama yang membuat dua kontribusi tersebut di ajang yang mulai berlangsung pada 1973 ini. Sebelum dirinya, ada 12 orang lain yang lebih dulu melakukannya.

1. Johan Cruyff mencetak gol dan asis dalam dua leg UEFA Super Cup 1973

Ajax Amsterdam menjuarai UEFA Super Cup perdana. Mereka mengalahkan Rangers dengan agregat 6-3. Sang kapten, Johan Cruyff, mencetak gol dan asis dalam dua pertandingan tersebut. Pad leg pertama, Cruyff mengkreasi gol pembuka dan menciptakan gol kedua. Pada leg kedua, ia juga membuat asis untuk gol pertama, tetapi mencatatkan namanya di papan skor untuk gol ketiga.

2. Piet Keizer dan Gerrie Muhren sama-sama mencetak gol dan asis untuk Ajax di UEFA Super Cup 1974

Ajax Amsterdam mempertahankan gelar juara UEFA Super Cup pada 1974. Mereka membantai AC Milan. Ajax sebetulnya kalah 0-1 pada leg pertama. Namun, mereka menang telak 6-0 pada leg kedua. Piet Keizer dan Gerrie Muhren sama-sama menyumbang gol dan asis untuk Ajax. Keizer memberikan umpan kepada Jan Mulder pada menit 26 yang menghasilkan gol pembuka. Ia kemudian menggandakan keunggulan 9 menit berselang setelah menyelesaikan umpan dari Muhren. Sementara itu, Muhren membuat gol kelima Ajax melalui tendangan penalti pada menit 84.

3. Rob Rensenbrink dan Arie Haan saling memberi asis di UEFA Super Cup 1976

Anderlecht menaklukkan Bayern Muenchen dengan agregat 5-3 di UEFA Super Cup 1976. Mereka menang 4-1 pada leg kedua. Rob Rensenbrink menjadi bintang utama dengan 2 gol dan 2 asis. Salah satu gol Rensenbrink tercipta dari asis Arie Haan. Menariknya, salah satu asisnya juga membantu Haan mengantongi gol.

4. Rob Rensenbrink kembali mencetak gol dan asis di UEFA Super Cup 1978

Setelah 1976, Rob Rensenbrink kembali mencetak gol dan asis di UEFA Super Cup pada 1978. Ia melakukannya pada leg pertama. Rensenbrink membantu Anderlecht mengalahkan Liverpool 3-1. Mereka pun menjadi juara lagi karena hanya kalah 1-2 pada leg kedua.

5. Gordon Cowans menyumbang gol dan asis dalam kemenangan Aston Villa di UEFA Super Cup 1982

Aston Villa kalah 0-1 dari Barcelona pada leg pertama UEFA Super Cup 1982. Namun, mereka menang 3-1 pada leg kedua via babak tambahan. Gary Shaw menyamakan agregat pada menit 80. Gordon Cowans lantas membuat Villa membalikkan keadaan usai menuntaskan rebound dari hasil tendangan penaltinya yang ditahan Javier Urruti pada menit 100. Cowans kemudian mengkreasi gol pemungkas Villa pada menit 104. Ia melepaskan tendangan bebas yang berhasil ditanduk Ken McNaught.

6. Daniele Massaro membawa AC Milan menang 2-0 atas Arsenal pada 1994

AC Milan mengalahkan Arsenal 2-0 di UEFA Super Cup 1994. Milan mencetak sepasang golnya pada leg kedua. Daniele Massaro terlibat dalam seluruhnya. Ia memberikan umpan terobosan yang diselesaikan Zvonimir Boban pada menit 41. Massaro lantas menanduk sepak pojok Dejan Savicevic pada menit 61.

7. Alessandro Del Piero mencetak 2 gol dan 1 asis pada leg kedua UEFA Super Cup 1996

Juventus mempermalukan Paris Saint-Germain dengan agregat 9-2 di UEFA Super Cup 1996. Mereka menang 3-1 pada leg kedua. Alessandro Del Piero mencetak 2 gol dan 1 asis dalam laga tersebut. Ia membuat dua gol pertama pada menit 36 dan 70. Del Piero lantas melepaskan umpan yang berhasil ditanduk Christian Vieri pada menit 90+3.

8. Michael Owen mencetak gol dan asis di UEFA Super Cup 2001

Liverpool menaklukkan Bayern Muenchen 3-2 di UEFA Super Cup 2001. John Arne Riise mencetak gol pembuka pada menit 23 setelah menyontek crossing dari Michael Owen di tiang jauh. Emile Heskey menggandakan keunggulan pada menit 45. Owen lantas mencatatkan sendiri namanya di papan skor beberapa detik setelah babak kedua dimulai. Ia menyelesaikan umpan panjang dari Jamie Carragher.

9. Djibril Cisse membuat brace dan satu asis di UEFA Super Cup 2005

Setelah Michael Owen pada 2001, pemain selanjutnya yang mencetak gol dan asis di UEFA Super Cup juga merupakan personel Liverpool. Djibril Cisse membuat 2 gol dan 1 asis yang membawa The Reds menang comeback 3-1 atas CSKA Moscow pada edisi 2005. Striker asal Prancis itu menyamakan kedudukan pada menit 103. Cisse lantas membalikkan keadaan pada menit 103. Ia akhirnya mengkreasi gol penutup yang dibuat Luis Garcia pada menit 109.

10. Barcelona mengalahkan FC Porto di UEFA Super Cup 2011 berkat gol dan asis Lionel Messi

Barcelona membekuk FC Porto 2-0 di UEFA Super Cup 2011. Lionel Messi mencetak gol pembuka pada menit 39. Ia mendapat backpass keliru dari pemain Porto. Messi pun dengan mudah melewati kiper mereka, Helton, sebelum menaruh bola ke gawang yang kosong. Messi lantas melepaskan umpan cip cerdik kepada Cesc Fabregas pada menit 88 yang menghasilkan gol kedua.

11. Radamel Falcao mengukir hattrick dan satu asis di UEFA Super Cup 2012

Radamel Falcao menjadi momok Chelsea di UEFA Super Cup 2012. Striker asal Kolombia tersebut mencetak hattrick ke gawang mereka pada menit 6, 19, dan 45. Tidak hanya itu, Falcao juga menciptakan asis untuk Miranda pada menit 60 yang membuat Atletico Madrid menang 4-1.

12. Gol dan asis Luis Suarez membantu Barcelona menang comeback atas Sevilla di UEFA SUper Cup 2015

Sebelum Desire Doue pada 2026, pemain terakhir yang mencetak gol dan asis di UEFA Super Cup adalah Luis Suarez pada 2015. Striker asal Uruguay tersebut membantu Barcelona menang comeback 5-4 atas Sevilla via babak tambahan. Suarez mengkreasi gol ketiga yang dicetak Rafinha pada menit 44. Ia lantas membuat gol Barca selanjutnya pada menit 52.

Dilihat dari namanya, 12 sosok di atas adalah pemain yang istimewa. Ini jelas sebuah kebanggaan bagi Desire Doue yang baru saja mengikuti jejak mereka. Lantas, siapa orang selanjutnya yang bisa melakukan hal serupa?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article