Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pengakuan Como, Belum Satu Level dengan Inter Milan
ilustrasi pertandingan Como 1907 (commons.wikimedia.org/Vale93b)
  • Como kalah 2-3 dari Inter Milan di semifinal Coppa Italia 2025/26 setelah sempat unggul dua gol, menandai kekalahan comeback kedua mereka dari tim yang sama.
  • Cesc Fabregas mengakui Como masih tertinggal dalam hal pengalaman dan mental dibanding Inter yang berstatus finalis Liga Champions serta kandidat juara Serie A.
  • Meski gagal menang dalam empat laga terakhir, Fabregas menegaskan Como akan terus berbenah dan berusaha mendekati level permainan klub besar seperti Inter.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Tim bola Como kalah sama Inter Milan. Awalnya Como menang dua gol, tapi Inter bisa balas tiga gol dan menang. Pelatih Como namanya Cesc Fabregas bilang timnya belum sekuat Inter karena pemain Inter lebih berpengalaman. Sekarang Como belum menang di empat pertandingan, tapi mereka mau terus berusaha supaya bisa jadi lebih baik lagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meskipun Como gagal menyingkirkan Inter Milan, pertandingan ini menunjukkan perkembangan dan semangat juang tim yang luar biasa. Mereka mampu unggul dua gol lebih dulu atas finalis Liga Champions, bukti bahwa kualitas permainan terus meningkat. Pengakuan Fabregas tentang perbedaan level justru mencerminkan sikap realistis dan tekad untuk terus berbenah menuju kemajuan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Manajer Como, Cesc Fabregas, akhirnya mengakui sesuatu. Dia sadar, timnya ternyata belum satu level dengan Inter Milan, usai kekalahan di leg kedua semifinal Coppa Italia 2025/26.

Dalam laga yang dihelat di Giuseppe Meazza, Rabu (22/4/2026) dini hari WIB itu, Inter menang 3-2 atas Como. Selain menegaskan kemenangan, hasil ini juga menegaskan beda level Como dan Inter.

1. Como tak mampu tahan comeback Inter

Di laga ini, Como sebenarnya mampu unggul lebih dulu ketimbang Inter. Sampai menit 60, mereka mencatatkan keunggulan 2-0 via gol-gol dari Martin Baturina dan Lucas Da Cunha.

Namun, saat laga tersisa 20 menit, Como tak kuasa menahan gelombang comeback Inter. Dua gol Hakan Calhanoglu, plus satu gol penentu dari Petar Sucic, bikin Como berbalik kalah 2-3.

Ini jadi kali kedua Como kena comeback saat bersua Inter. Sebelumnya, pada laga Serie A 2025/26 yang dihelat 13 April 2026, mereka juga balik kalah 3-4 setelah sempat unggul dua gol.

2. Fabregas akui Como kalah dari segi pengalaman dan mental

Dilansir Football Italia, Fabregas mengakui Como kalah dari segi pengalaman dan mental dari Inter. Bagaimana tidak, Inter berstatus finalis Liga Champions musim lalu, plus mereka juga kandidat kuat juara Serie A musim ini.

"Inter finalis Liga Champions musim lalu, mereka tim yang biasa jadi juara. Kami juga menghadapi tim yang diisi para pemain yang sudah main bersama selama enam sampai tujuh tahun. Sulit mengalahkan mereka," kata Fabregas.

3. Como akan terus berbenah

Buntut dari hasil ini, Como pun resmi tak meraih satu kemenangan pun dalam empat laga terakhir mereka di semua ajang. Selain dua kali kalah dari Inter, mereka diimbangi Udinese serta kalah dari Sassuolo. Namun, Como pantang menyerah.

"Como harus terus berjalan usai hasil buruk ini, karena penting untuk melihat bakal ke mana kami setelah ini. Apakah kami selevel dengan Inter? Tidak, tapi kami sudah mendekati," kata Fabregas.

Editorial Team