5 Pengguna Nomor Punggung 2 Chelsea sebelum Marco Palestra

- Chelsea merekrut Marco Palestra dari Atalanta pada bursa musim panas 2026; bek kanan tersebut akan mengenakan nomor punggung 2.
- Pemakai nomor 2 terbaru, Axel Disasi, mencatatkan 61 penampilan, 5 gol, dan 2 assist sebelum dipinjamkan ke Aston Villa serta West Ham United.
- Antonio Ruediger dan Branislav Ivanovic menjadi pengguna nomor 2 paling menonjol, membantu Chelsea meraih Liga Champions; Ivanovic juga memenangkan tiga gelar Premier League.
Chelsea resmi mendatangkan Marco Palestra dari Atalanta pada bursa transfer musim panas 2026. Dirinya dipastikan akan mengenakan jersey bernomor punggung 2 bersama skuad The Blues. Dengan demikian, Palestra meneruskan jejak pendahulunya yang pernah memakai nomor tersebut di Stamford Bridge.
1. Axel Disasi kehilangan tempat di lini pertahanan Chelsea
Axel Disasi resmi berlabuh ke Stamford Bridge pada musim panas 2023. Chelsea harus merogoh kocek sebesar 45 juta euro atau Rp924 miliar untuk memboyongnya dari AS Monaco. Bek asal Prancis ini langsung mengenakan nomor punggung 2 bersama The Blues. Musim perdananya berjalan cukup solid. Disasi tampil reguler di lini belakang dan menjadi salah satu andalan Mauricio Pochettino saat itu.
Sayangnya, performa impresif Disasi tidak bertahan lama. Cedera dan persaingan ketat di lini pertahanan membuat menit bermainnya kian terbatas. Chelsea kemudian meminjamkan Disasi kepada Aston Villa dan West Ham United. Bersama Chelsea, pemain berusia 28 tahun tersebut mencatatkan 61 penampilan dengan menyumbang 5 gol dan 2 assist.
2. Antonio Ruediger membawa Chelsea menjuarai Liga Champions
Antonio Ruediger bergabung dengan Chelsea pada musim panas 2017. Ia ditebus dari AS Roma dengan banderol 35 juta euro atau Rp718 miliar. Selama membela Chelsea, Ruediger selalu memakai nomor punggung 2. Bek asal Jerman ini menjadi pilar di jantung pertahanan The Blues.
Puncak karier Ruediger bersama Chelsea terjadi pada 2021. Saat itu, ia berhasil mempersembahkan trofi Liga Champions Eropa. Pemain berusia 33 tahun tersebut memperkuat Chelsea dalam 203 pertandingan dengan kontribusi 12 gol dan 7 assist. Namun, kontraknya yang tidak diperpanjang membuat Ruediger hengkang secara gratis pada musim panas 2022. Ia memilih melanjutkan kariernya di Real Madrid setelah 5 musim mengabdi untuk Chelsea.
3. Branislav Ivanovic menghabiskan 9 musim di Stamford Bridge
Branislav Ivanovic didatangkan Chelsea dari Lokomotiv Moscow pada bursa transfer musim dingin 2008. Sejak kedatangannya, Ivanovic langsung memilih jersey dengan nomor punggung 2. Bek asal Serbia ini dikenal fleksibel karena memiliki kemampuan untuk bermain sebagai bek tengah maupun bek kanan.
Ivanovic menghabiskan 9 musim di Stamford Bridge. Ia membukukan 377 penampilan dengan mencetak 34 gol dan 34 assist. Dirinya turut berkontribusi mengantarkan The Blues meraih sejumlah gelar juara bergengsi, termasuk 1 trofi Liga Champions dan 3 trofi English Premier League (EPL). Ivanovic meninggalkan Chelsea pada Februari 2017 untuk bergabung dengan klub Rusia, Zenit Saint Petersburg.
4. Glen Johnson tergeser dari skuad Chelsea karena kedatangan Paulo Ferreira
Chelsea merekrut Glen Johnson dari West Ham United pada musim panas 2003. Untuk memboyongnya, The Blues mengeluarkan 8,3 juta euro atau Rp170 miliar. Saat itu, usia Johnson baru menginjak 18 tahun. Akan tetapi, ia langsung dipercaya untuk tampil reguler di sektor pertahanan dengan jersey bernomor punggung 2.
Ia turut membantu Chelsea menjuarai Premier League 2004/2005. Sayangnya, kedatangan Paulo Ferreira di bawah arahan Jose Mourinho membuat posisi Johnson semakin tergeser dari skuad utama. Ia sempat menjalani masa peminjaman bersama Portsmouth sebelum akhirnya dipermanenkan klub tersebut pada musim panas 2007. Selama berseragam Chelsea, Johnson menorehkan 71 penampilan dengan mengemas 4 gol dan 6 assist.
5. Christian Panucci bermain untuk Chelsea dengan status pinjaman
Christian Panucci sempat merasakan atmosfer Stamford Bridge dengan status pemain pinjaman dari Inter Milan pada 2000/2001. Kedatangan bek kanan asal Italia ini sebenarnya cukup mengejutkan mengingat reputasinya bersama tim-tim raksasa, seperti AC Milan, Real Madrid, dan Inter Milan. Sayangnya, nama besar tersebut tidak lantas menjadikannya sebagai pilihan utama di lini belakang The Blues.
Panucci hanya memperkuat Chelsea sepanjang paruh pertama 2000/2001. Pada periode tersebut, ia mengenakan nomor punggung 2. Panucci hanya tampil sebanyak 10 kali dengan gol torehan 1 gol. Dirinya tidak mampu menggeser posisi Mario Melchiot sebagai pilihan utama The Blues. Panucci akhirnya dipulangkan ke Inter Milan sebelum kembali dipinjamkan kepada AS Monaco pada Januari 2001.
Sebagian besar pengguna nomor punggung 2 di skuad Chelsea beroperasi di lini belakang. Hal ini sesuai dengan Marco Palestra yang berposisi sebagai bek kanan. Sebagai amunisi anyar, ia diharapkan mampu membuktikan kualitasnya dan menjadi andalan bagi The Blues.






















