Marcus Rashford kembali ke Manchester United pada musim panas 2026. Setelah menjalani masa peminjaman yang sukses di Barcelona pada 2025/2026, pemain 28 tahun ini siap berkontribusi di bawah kendali Michael Carrick pada 2026/2027. Menyusul peminjamannya dalam beberapa musim terakhir, nomor 10 yang biasa dikenakannya bersama Setan Merah dipakai pemain lain. Kini, ia akan menjalani musim dengan nomor 9. Sebelum dirinya, ada lima pengguna nomor tersebut. Seperti apa kiprahnya?
5 Pengguna Nomor Punggung 9 Man United sebelum Marcus Rashford

1. Rasmus Hojlund tidak memenuhi ekspektasi meski dibeli mahal Manchester United
Rasmus Hojlund hanya memperkuat Manchester United selama 2 musim pada 2023~2025. Musim perdananya, ia memakai nomor 11 dan berganti 9 ketika musim kedua. Sayangnya, striker asal Denmark ini tidak sesuai harapan. Padahal, ia ditebus mahal dari Atalanta dengan harga 72 juta pound sterling atau sekitar Rp1,72 triliun.
Dengan label mahal tersebut, Manchester United mengharapkan produktivitasnya tinggi. Namun, Hojlund gagal memenuhi ekspektasi tersebut. Ia hanya mampu mencetak 26 gol dan 6 assist meskii diandalkan dalam 95 pertandingan. Akhirnya, ia dipinjamkan kepada Napoli pada 2025/2026. Pada musim panas 2026, Manchester United melepasnya permanen setelah ditebus Napoli senilai 38 juta pound sterling atau Rp912 miliar.
2. Anthony Martial mengalami performa pasang surut selama 99 tahun di Old Trafford
Anthony Martial datang ke Manchester United sebagai wonderkid pada musim panas 2015. Ia langsung memilih nomor punggung 9 pada musim debutnya. Meski begitu, ia sempat pindah ke nomor 11 pada 2016–2019. Ia kembali memakai nomor 9 pada 2019–2024. Dalam karier panjangnya selama 9 tahun tersebut, pemain asal Prancis ini mampu diandalkan.
Kendati begitu, Martial tidak selalu tampil konsisten. Pada musim-musim awalnya, ia tak tergantikan berkat kelincahan dan klinisnya penyelesaian akhir. Namun, faktor cedera membuatnya terpinggirkan. Ia juga sempat dipinjamkan kepada Sevilla untuk mengembalikan ritme bermainnya. Sayangnya, ia tak bisa kembali ke performa terbaiknya. Alhasil, Martial meninggalkan Old Trafford pada 2024 dengan 90 gol dan 54 assist dari 317 penampilan.
3. Romelu Lukaku diandalkan di lini serangan Manchester United selama 2 musim
Romelu Lukaku menjalani masa singkat di Manchester United pada 2017–2019. Kala itu, ia dibeli dari Everton senilai 75 juta pound sterling atau sekitar Rp1,80 triliun. Harga mahal ini dibayarkan setelah torehan 87 gol dan 27 assist dari 166 laga selama 4 tahun. Pemain internasional Belgia ini memilih untuk mengenakan nomor punggung 9.
Kariernya di Manchester United terbilang apik melalui 42 gol dan 12 assist dar 96 pertandingan. Sayangnya, angka statistik tersebut tidak sesuai dengan harapan Manchester United. Dengan harga mahalnya, Lukaku dianggap kurang tajam di lini serangan Manchester United. Faktor pergantian pelatih juga membuatnya merasa tidak dilibatkan dalam rencana utama permainan. Lukaku akhirnya dilepas Manchester United ke Inter Milan pada musim panas 2019.
4. Zlatan Ibrahimovic produktif meski tak lagi muda ketika membela Manchester United
Zlatan Ibrahimovic datang ke Manchester United secara bebas transfer pada musim panas 2017. Sosoknya yang berpengalaman membuatnya diandalkan di lini serangan. Pada musim perdananya, ia memakai nomor 9 sebelum akhirnya berganti setahun setelahnya. Kariernya di Old Trafford hanya sebentar selama 1,5 musim hingga Maret 2018.
Kendati demikian, Ibrahimovic mampu membawa Manchester United berjaya. Kontribusinya menghadirkan trofi Liga Europa, Piala FA, dan Community Shield. Striker asal Swedia ini berhasil membukukan 23 gol dan 10 assist dari 52 laga. Catatan ini terbilang produktif mengingat usianya kala itu sudah berada di atas 35 tahun. Ibrahimovic menunjukkan peran krusialnya sebagai striker matang sarat pengalaman meski tak selalu tampil.
5. Radamel Falcao hanya semusim memperkuat Manchester United
Radamel Falcao pernah membela Manchester United pada 2014/2015. Kala itu, ia direkrut sebagai pemain pinjaman setelah performa mengesankan bersama AS Monaco. Meski begitu, kedatangannya cukup menuai perdebatan sebab sang pemain mengalami cedera lutut. Namun, Manchester United tetap memercayai kualitasnya sebagai penyerang.
Manchester United memberinya nomor punggung 9. Sayangnya, Falcao tak mampu memenuhi ekspektasi. Kendati diandalkan dalam 29 laga, ia hanya membuat 4 gol dan 5 assist. Jika dibandingkan sebelum cederanya pada awal musim 2013/2014, ia bisa menghasilkan 11 gol dan 4 assist dari 19 penampilan bersama AS Monaco. Dengan performa yang drop tersebut, Manchester United tidak memermanenkannya pada musim panas 2015.
Dari sederet pemain di atas, seluruhnya mampu diandalkan. Namun, tidak semuanya bisa tampil produktif seperti yang diharapkan Manchester United. Kini, Marcus Rashford punya identitas baru dengan nomor punggung 9. Menarik dinantikan kiprahnya pada 2026/2027.
Curated For You
- 4 Pemain Andalan Liverpool yang Hengkang pada Musim Panas 202603 Sep 2026, 17:34 WIB
- 5 Pemain Paling Sering Bermain Bersama Lionel Messi di Argentina03 Sep 2026, 16:34 WIB
- 6 Pemain yang Dipinjam Como 1907 pada Musim Panas 202603 Sep 2026, 15:34 WIB