Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Penyerang Pantai Gading di Serie A 2025/2026, Ada Jeremie Boga

ilustrasi sepak bola
ilustrasi sepak bola (unsplash.com/darrenng0213)
Intinya sih...
  • Junior Ajayi hanya mencatatkan empat penampilan bersama Hellas Verona.
  • Konan N’Dri bermain dalam 29 pertandingan dengan kontribusi 2 gol bersama US Lecce.
  • Vakoun Bayo baru membukukan 13 penampilan bagi Udinese dengan mengemas 1 assist.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Nama Jeremie Boga menjadi perbincangan hangat setelah dipastikan meramaikan persaingan lini depan di Serie A Italia 2025/2026. Pemain satu ini akan bermain untuk klub raksasa Italia, Juventus. Namun, Boga bukan satu-satunya wakil Pantai Gading yang patut diwaspadai oleh para bek lawan musim ini. Hingga 15 Februari 2026, berikut lima penyerang Pantai Gading yang berkiprah di Serie A 2025/2026.

1. Junior Ajayi mendapatkan banyak kesempatan bermain bersama Hellas Verona

Junior Ajayi didatangkan Hellas Verona pada musim panas 2023. Awalnya, ia berstatus sebagai pemain pinjaman dari Sassuolo. Pada musim panas 2024, Hellas Verona memutuskan untuk mempermanenkan pemain berusia 21 tahun tersebut.

Ajayi harus bekerja keras untuk mendapatkan tempat di lini depan. Sejauh ini, dirinya belum mendapatkan banyak kesempatan bermain. Bersama skuad utama Hellas Verona, Ajayi baru mencatatkan empat penampilan di semua ajang.

2. Konan N’Dri berperan sebagai pemain pelapis di lini depan US Lecce

Konan N’Dri merupakan pemain berkebangsaan Pantai Gading yang berposisi sebagai penyerang sayap kanan. Ia bergabung dengan US Lecce pada jendela transfer musim dingin 2025. Untuk menebus N’Dri dari OH Leuven, Lecce mengeluarkan 1,5 juta euro atau Rp29 miliar.

N’Dri lebih sering berperan sebagai pemain pelapis di lini depan Lecce. Pemain berusia 25 tahun tersebut kerap dimasukkan pada babak kedua untuk memberikan penyegaran. Hingga saat ini, ia bermain dalam 29 pertandingan di semua ajang dengan kontribusi 2 gol.

3. Vakoun Bayo kalah bersaing dengan Keinan Davis sebagai ujung tombak Udinese

Udinese menebus Vakoun Bayo dari Watford pada musim panas 2024. Namun, dirinya tidak langsung bergabung ke skuad Udinese. Pemain berusia 29 tahun tersebut baru menjalani musim perdananya bersama Zebrette pada 2025/2026.

Bayo tidak menjadi pilihan utama di posisi ujung tombak Udinese. Dirinya harus kalah bersaing dengan Keinan Davis. Sampai kini, Bayo baru membukukan 13 penampilan bagi Udinese dengan mengemas 1 assist.

4. Maxwel Cornet tidak maksimal bersama Genoa karena cedera

Maxwel Cornet tidak mendapatkan tempat utama di skuad West Ham United. Ia lebih sering menghabiskan waktu dengan dipinjamkan kepada klub lain. Pada paruh kedua 2024/2025, Cornet menjalani masa peminjaman bersama Genoa. Klub berjuluk I Rossoblu tersebut memutuskan untuk memperpanjang masa peminjamannya hingga Juni 2026.

Cornet memiliki kemampuan untuk ditempatkan di berbagai posisi di lini depan. Sayangnya, kiprah pemain berusia 29 tahun tersebut bersama Genoa terganggu karena cedera. Dirinya telah melewatkan banyak pertandingan untuk melakukan pemulihan. Sejauh ini, Cornet baru menorehkan 14 penampilan dengan mencetak 2 gol dan 1 assist.

5. Jeremie Boga didatangkan Juventus dengan status pinjaman dari OGC Nice

Jeremie Boga bergabung dengan Juventus pada bursa transfer musim dingin 2026. Ia berstatus sebagai pemain pinjaman dari OGC Nice. Dirinya akan membela Nyonya Tua hingga Juni 2026 nanti. Juventus bukanlah klub Italia pertama yang diperkuat oleh Boga. Sebelumnya, ia pernah bermain untuk Sassuolo dan Atalanta.

Posisi utama Boga adalah penyerang sayap kiri. Namun, pemain berusia 29 tahun tersebut juga dapat dimainkan sebagai second striker dan gelandang serang saat dibutuhkan. Boga telah bermain untuk Juventus dalam tiga pertandingan. Ia turut berkontribusi mencetak satu assist untuk gol yang dicetak Pierre Kalulu ke gawang Lazio pada pekan ke-24 Serie A 2025/2026.

Kehadiran para penyerang Pantai Gading ini membuktikan bahwa Serie A tetap menjadi destinasi favorit bagi talenta berbakat dari Afrika. Persaingan ketat di kasta tertinggi sepak bola Italia tersebut tentu akan menguji kualitas mereka. Siapa di antara mereka yang akan membawa klubnya terbang tinggi pada akhir 2025/2026? Patut untuk kita nantikan!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More

3 Bek Swedia yang Berkiprah di Serie A 2025/2026, Ada Emil Holm

17 Feb 2026, 07:34 WIBSport