6 Penyerang Tengah Prancis di Serie A 2025/2026

Serie A Italia 2025/2026 kembali menjadi panggung unjuk gigi bagi para talenta terbaik dari Prancis. Kehadiran barisan penyerang tengah asal Negeri Menara Eiffel ini memberikan warna tersendiri dalam peta persaingan Serie A. Beberapa di antara mereka bahkan menjadi tumpuan utama dalam menjebol gawang lawan. Hingga 28 Februari 2026, berikut enam penyerang tengah Prancis di Serie A 2025/2026.
1. Marcus Thuram merupakan salah satu senjata Inter Milan dalam urusan mencetak gol
Marcus Thuram bergabung dengan Inter Milan pada musim panas 2023. Saat itu, ia didatangkan dengan status bebas transfer setelah kontraknya bersama Borussia Moenchengladbach berakhir. Tidak butuh waktu lama, dirinya langsung menjadi andalan di lini depan.
Thuram merupakan salah satu senjata Inter Milan dalam urusan mencetak gol. Sejauh ini, dirinya telah membela Nerazzurri dalam 128 pertandingan. Dari seluruh penampilan tersebut, pemain berusia 28 tahun ini berhasil membukukan 45 gol dan 28 assist.
2. Ange-Yoan Bonny harus bersaing secara ketat di lini depan Inter Milan
Inter Milan bukanlah klub Italia pertama yang diperkuat oleh Ange-Yoan Bonny. Sebelumnya, ia pernah membela Parma selama 4 musim. Untuk menebus Bonny dari Parma pada musim panas 2025, Nerazzurri harus mengeluarkan 20 juta euro atau Rp396 miliar.
Bonny menjadi opsi di posisi ujung tombak Inter Milan. Namun, dirinya harus bersaing secara ketat dengan striker lainnya, seperti Lautaro Martinez, Marcus Thuram, dan Pio Esposito. Selama berkostum Inter Milan, pemain berusia 22 tahun tersebut mencatatkan 7 gol dan 7 assist dari 34 penampilan di semua ajang.
3. Christopher Nkunku tidak selalu tampil sebagai starter bersama AC Milan
Setelah tidak mendapatkan tempat utama di skuad Chelsea, Christopher Nkunku memutuskan untuk hijrah ke Italia. Ia berlabuh ke AC Milan pada musim panas 2025. Pemain berusia 28 tahun tersebut diboyong dengan mahar 37 juta euro atau Rp733 miliar.
Bersama AC Milan, Nkunku tidak selalu tampil sebagai starter. Ia justru lebih sering diturunkan dari bangku cadangan. Hingga saat ini, Nkunku menorehkan 23 penampilan bersama Rossoneri dengan kontribusi 6 gol dan 2 assist.
4. Robinio Vaz tidak pernah tampil penuh bersama AS Roma
Robinio Vaz merupakan rekrutan anyar AS Roma pada jendela transfer Januari 2026. Vaz ditebus dari Olympique Marseille dengan biaya transfer 22 juta euro atau Rp436 miliar. Dirinya menyepakati kontrak berdurasi 4,5 musim yang berlaku hingga Juni 2030.
Sejauh ini, Vaz tidak pernah tampil penuh bersama AS Roma. Striker berusia 19 tahun tersebut memperkuat Rossoneri dalam empat laga. Sayangnya, Vaz masih belum memberikan kontribusi gol maupun assist.
5. Yael Trepy menjadi investasi jangka panjang bagi Cagliari
Cagliari merekrut Yael Trepy dari US Creteil pada Januari 2023. Namun, dirinya langsung dimasukkan ke tim kelompok umur. Pada paruh kedua 2025/2026, ia mendapatkan kesempatan untuk dipromosikan ke skuad utama.
Dengan usia yang baru menginjak 19 tahun, Trepy dapat menjadi investasi jangka panjang bagi Cagliari. Ia dipercaya untuk bermain dalam empat pertandingan Serie A 2025/2026. Trepy juga telah mencetak gol perdananya bersama Cagliari ke gawang Cremonese pada Januari 2026.
6. Nesta Elphege diharapkan dapat menambah daya gedor di lini serang Parma
Performa yang ditunjukkan Nesta Elphege bersama Grenoble Foot 38 mampu menarik perhatian Parma. Pada Januari 2026, Parma berhasil mendapatkan tanda tangan Elphege. Klub berjuluk Gialloblu tersebut harus mengeluarkan 2 juta euro atau Rp39 miliar.
Kehadiran Elphege diharapkan dapat menambah daya gedor di lini serang Parma. Pemain berusia 25 tahun tersebut baru tampil sebanyak satu kali. Ia melakoni debutnya saat menghadapi Juventus pada pekan ke-23 Serie A 2025/2026. Sayangnya, Parma harus mengakui keunggulan Juventus dengan skor telak 1-4.
Bermain di Italia bukanlah perkara mudah bagi seorang striker karena tim-tim Serie A dikenal memiliki pertahanan yang sangat rapat. Para pemain di atas tentu dituntut untuk tampil produktif. Menarik untuk menantikan kiprah mereka bersama tim masing-masing.

















