Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tentang 25 Tembakan Persija yang Tak Berbuah Kemenangan Lawan PSIM

Tentang 25 Tembakan Persija yang Tak Berbuah Kemenangan Lawan PSIM
Persija lawan PSIM di Super League 2025/26. (Dok. Persija)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Persija Jakarta hanya bermain imbang 1-1 melawan PSIM Yogyakarta meski sempat tertinggal dan gagal memanfaatkan peluang penalti dari Maxwell.
  • Pelatih Mauricio Souza menyoroti 25 tembakan Persija yang hanya menghasilkan satu gol, sementara PSIM mampu mencetak satu gol dari tiga peluang.
  • Sousa menegaskan timnya perlu meningkatkan kreativitas dan ketajaman lini depan agar bisa membongkar pertahanan lawan dan meraih kemenangan di laga berikutnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Persija Jakarta meraih hasil negatif dalam laga pekan 25 Super League 2025/26. Jumpa PSIM Yogyakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Rabu (22/4/2026) malam WIB, mereka main imbang 1-1.

Di laga ini, Persija sempat mengejar usai tertinggal 0-1 dari PSIM. Bahkan, jika saja penalti Maxwell masuk, mereka bisa berbalik unggul. Banyak peluang yang mereka ciptakan, tetapi terbuang sia-sia.

1. Total 25 tembakan yang hanya jadi satu gol

Persija lawan PSIM di Super League 2025/26
Persija lawan PSIM di Super League 2025/26. (Dok. Persija)

Pelatih Persija, Mauricio Souza, menyebut timnya sukses melepaskan 25 tembakan di laga ini. Namun, dari 25 tembakan itu, hanya satu yang berbuah gol. Hal itu membuatnya heran.

"Di laga tadi, lawan (PSIM) hanya punya tiga peluang ke gawang dan dia bisa cetak satu gol. Sementara kita punya 25 kesempatan tembakan dan satu penalti yang gagal, hanya bisa cetak gol," kata Souza dalam sesi jumpa pers selepas laga.

2. Seharusnya Persija bisa menang

Persija lawan PSIM di Super League 2025/26
Persija lawan PSIM di Super League 2025/26. (Dok. Persija)

Dengan banyaknya peluang tersebut, Souza menilai harusnya Persija bisa meraih kemenangan atas PSIM. Namun, kegagalan memanfaatkan semua peluang yang ada membuat Persija hanya bisa main imbang.

"Persija itu 80 persen menguasai bola dan melepas tembakan 25 kali dan harusnya di pertandingan tadi menang kita, tapi kita tidak dapat sukses dalam kesempatan mencetak gol tadi," kata Souza.

3. Kreativitas yang harus Persija tingkatkan lagi

Persija lawan PSIM di Super League 2025/26
Persija lawan PSIM di Super League 2025/26. (Dok. Persija)

Souza mengungkapkan, ke depannya para pemain Persija harus lebih kreatif lagi, terutama dalam membongkar ketatnya pertahanan lawan. Tanpa kreativitas, gol-gol yang mereka butuhkan tak akan datang.

"Jadi satu motivasi bagi Persija usai lawan PSIM ini, kita harus punya ketajaman di lini depan untuk cetak gol dan kita harus lebih kreatif untuk mencetak gol dan kita juga harus menang di duel-duel untuk mencetak gol," kata Souza.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina
Follow Us

Related Articles

See More