Sebenarnya, FIGC sudah mencoba meyakinkan Guardiola dalam sebuah pertemuan di Barcelona. Mereka bahkan siap menggelontorkan gaji besar dan memecahkan rekor sendiri demi mendapatkan jasa Guardiola.
Saat itu, FIGC bahkan diwakili langsung oleh Paolo Maldini dan Leonardo. Keduanya menawarkan kontrak berdurasi tiga tahun. Selain itu, Maldini dan Leonardo mempresentasikan proyek bernama Azzuro Project, yang membuat Guardiola menjadi figur sentral.
Proses itu akan melibatkan penataan ulang tim nasional, dengan melibatkan seluruh level dari junior ke senior. Dalam momen itu, Guardiola benar-benar mendengarkan presentasi dari Maldini dan Leonardo, namun pada akhirnya menolak.