3 Perempat Finalis UEL dan UECL 2025/2026 yang Jeblok di Liga Domestik

- Nottingham Forest terancam degradasi di EPL 2025/2026 meski tampil impresif di Liga Europa dan siap menghadapi FC Porto pada babak perempat final.
- Fiorentina yang sempat terpuruk di Serie A kini berada di posisi 16, namun tetap melaju ke perempat final UECL untuk menantang Crystal Palace.
- Rayo Vallecano hanya unggul empat poin dari zona degradasi LaLiga, tetapi berhasil mencapai perempat final UECL setelah menyingkirkan Samsunspor.
UEFA Europa League (UEL) menghasilkan klimaks yang mengejutkan pada 2024/2025 lalu. Partai puncak turnamen tersebut mempertemukan Tottenham Hotspur dan Manchester United. Padahal, saat itu kedua tim sedang terpuruk di English Premier League (EPL). Gelar juara akhirnya direbut Tottenham, yang hanya finis di peringkat 17 EPL.
Hasil serupa berpeluang tersaji pada 2025/2026. Bahkan, cakupannya bukan hanya UEL tetapi juga UEFA Conference League alias UECL. Kedua kompetisi saat ini sudah memasuki babak perempat final. Dari total 16 tim yang masih melaju, 3 di antaranya justru sedang terpuruk di liga domestik masing-masing. Inilah ketiga tim tersebut.
1. Nottingham Forest terancam degradasi di EPL 2025/2026 tetapi berpeluang juara Liga Europa
Di UEL 2025/2026, ada satu tim perempat finalis yang sedang jeblok di liga domestik. Mereka adalah Nottingham Forest, klub yang musim lalu finis di peringkat tujuh EPL. Musim ini, performa Forest di EPL terjun bebas. Sejak memecat Pelatih Nuno Espirito Santo pada awal musim, mereka menelan rentetan hasil buruk hingga sempat masuk zona degradasi.
Meski sudah berganti pelatih tiga kali, posisi Forest masih belum aman. Per pekan 31, mereka berada di peringkat 16 klasemen dengan jarak hanya tiga poin dari zona merah. Forest juga sudah tersingkir dari Piala FA dan Piala Liga. Namun, mereka tampil cukup apik di UEL. Dari 36 peserta fase liga, Forest finis di peringkat 13 klasemen.
Pada babak playoff knockout, Forest sukses menyisihkan Fenerbahce. Mereka lalu melewati adangan FC Midtjylland pada babak 16 besar meski kalah duluan saat jadi tuan rumah. Memasuki perempat final, Forest bakal menghadapi raksasa Portugal, FC Porto. Mereka akan bermain tandang pada leg pertama lalu ganti menjamu FC Porto pada laga penentuan.
2. Fiorentina juga sedang menghuni peringkat 16 klasemen liga domestik, Serie A Italia
Sementara, 2 dari 8 perempat finalis UECL 2025/2026 adalah tim yang sedang kesulitan di liga domestik. Salah satunya Fiorentina, wakil Serie A Italia. Fiorentina mengawali kiprah di Serie A musim ini dengan buruk. Mereka bahkan baru meraih kemenangan pertama pada pekan 16. Tak heran jika La Viola sempat cukup lama menghuni zona degradasi.
Kini, Fiorentina berada di peringkat 16 klasemen alias sudah keluar dari zona merah. Namun, mereka hanya unggul dua angka dari Lecce yang menempati posisi 18. La Viola pun masih terancam, tetapi di saat yang sama masih berpeluang meraih trofi. Mereka sukses melaju ke perempat final UECL usai melewati Rakow Czestochowa pada babak 16 besar.
Pada babak perempat final, Fiorentina bakal bertemu wakil Inggris, Crystal Palace. Fiorentina punya keuntungan karena bakal menjadi tuan rumah pada leg kedua. Selain itu, La Viola lebih berpengalaman di UECL. Mereka selalu tampil di Liga Konferensi sejak 2022/2023 dan tak pernah gagal mencapai minimal babak semifinal.
3. Rayo Vallecano hanya berjarak empat angka dari zona degradasi LaLiga Spanyol 2025/2026
Rayo Vallecano juga mencapai perempat final UECL 2025/2026 meski sedang jeblok di LaLiga Spanyol. Hingga pekan 29 LaLiga musim ini, Vallecano berada di peringkat 14. Mereka hanya berjarak empat angka dari peringkat 18 alias batas zona degradasi. Sudah begitu, Vallecano juga nihil kemenangan dalam lima laga terakhir di LaLiga.
Kondisi berbeda dialami Vallecano di Liga Konferensi musim ini. Vallecano sebenarnya sudah lama absen di kompetisi Eropa, tepatnya sejak 2001. Namun, mereka tampil apik di UECL 2025/2026. Pada fase liga, Vallecano meraih 4 kemenangan dalam 6 laga. Mereka finis di peringkat lima klasemen hingga lolos langsung ke babak 16 besar.
Pada fase tersebut, Vallecano sukses menyisihkan Samsunspor. Kemenangan 3-1 pada leg pertama di Turki membuat langkah Vallecano pada laga kedua lebih ringan. Meski kalah 0-1 di Spanyol, Vallecano pun tetap lolos karena unggul agregat 3-2. Pada babak perempat final, Vallecano akan menghadapi wakil Yunani, AEK Athens.
Performa sebuah di liga domestik dan kancah Eropa memang tak selalu berbanding lurus. Tiga klub di atas terancam degradasi di liganya masing-masing pada 2025/2026, tetapi mampu melaju ke perempat final UEL dan UECL. Akan jadi cerita unik jika salah satu dari mereka turun kasta sekaligus meraih trofi Eropa pada musim yang sama.


















