5 Kemenangan Pertama Fiorentina di Serie A pada 2026

- Fiorentina sempat terpuruk di dasar klasemen Serie A 2025/2026, namun mulai bangkit setelah pergantian tahun dan kini menempati posisi ke-16, dua tingkat di atas zona degradasi.
- Lima kemenangan penting diraih La Viola pada 2026 melawan Cremonese, Bologna, Como, Pisa, dan kembali Cremonese, dengan performa gemilang dari Moise Kean sebagai pencetak gol utama.
- Kemenangan beruntun ini membuat Fiorentina menjauh empat poin dari zona degradasi dan membuka peluang besar untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Italia musim ini.
Fiorentina cukup lama menghuni zona degradasi Serie A Italia 2025/2026. La Viola bahkan sempat terpuruk di dasar klasemen selama total 6 pekan, termasuk saat menutup 2025. Namun, Fiorentina perlahan mulai bangkit dan meninggalkan zona merah setelah pergantian tahun.
Per 19 Maret, Fiorentina sudah melakoni 12 laga Serie A pada 2026. Hasilnya terbilang lumayan, yaitu 5 kali menang, 4 kali seri, dan hanya 3 kali kalah. La Viola pun kini sudah naik ke peringkat 16, alias dua tingkat di atas zona degradasi. Inilah lima kemenangan pertama Fiorentina di Serie A pada 2026.
1. Fiorentina mengawali 2026 dengan kemenangan 1-0 atas Cremonese
Fiorentina meraih kemenangan pertama di Serie A 2025/2026 pada pekan 16, alias saat 2025 hampir berakhir. Mereka lalu menutup tahun dengan kekalahan dari Parma. Namun, Fiorentina menang lagi pada awal 2026. Menjamu Cremonese pada pekan 18 Serie A, La Viola unggul tipis 1-0.
Laga itu sebenarnya hampir berakhir imbang. Hingga memasuki injury time babak kedua, skor masih 0-0. Kebuntuan itu baru pecah pada menit 92. Diawali kemelut di mulut gawang Cremonese, Moise Kean yang masuk sebagai pengganti mencetak gol memanfaatkan bola muntah. Kemenangan itu mengangkat posisi Fiorentina dari peringkat 20 ke 18.
2. Fiorentina menang di kandang Bologna pada pekan 21
Pada pekan 19 dan 20, Fiorentina sukses menahan imbang Lazio dan AC Milan. La Viola kemudian bertandang ke markas Bologna pada pekan 21. Sebagai penghuni papan tengah klasemen, Bologna lebih diunggulkan. Mereka pun memang tampil lebih dominan dan membuat lebih banyak tembakan.
Meski demikian, Fiorentina ternyata mampu mencuri tiga angka. Mereka unggul dua gol pada babak pertama berkat aksi Rolando Mandragora dan Roberto Piccoli. Bologna baru bisa membalas pada menit 88, tetapi kehabisan waktu untuk mencari gol kedua. Menang 2-1, Fiorentina akhirnya meninggalkan zona degradasi dan naik ke peringkat 17.
3. Fiorentina mengejutkan Como dengan kemenangan 2-1
Setelah mengalahkan Bologna, Fiorentina masuk zona degradasi lagi karena gagal menang dalam tiga laga berikutnya. La Viola baru menang lagi pada pekan 25 di kandang Como. Como adalah tim kuda hitam di Serie A musim ini. Mereka saat itu bertengger di peringkat enam klasemen alias zona Eropa.
Hebatnya, Fiorentina mampu mengejutkan Como. Sepakan Nicolo Fagioli dan gol penalti Moise Kean sempat membawa Fiorentina unggul 2-0. Gol bunuh diri Fabiano Parisi lalu membuat Como memperkecil ketertinggalan. Namun, setelah itu Fiorentina bertahan dengan baik hingga mampu mempertahankan kemenangan 2-1 hingga akhir.
4. Fiorentina menang 1-0 atas sesama penghuni zona degradasi, Pisa
Berikutnya, Fiorentina memenangi laga pekan 26. La Viola saat itu menjamu sesama penghuni zona degradasi, Pisa. Baru 13 menit laga berjalan, tuan rumah sudah unggul berkat aksi Moise Kean. Striker 26 tahun itu mendapat bola liar di kotak penalti dan tanpa kesulitan membobol gawang Pisa.
Bagi Kean, itu adalah gol ketiganya di Serie A dalam tiga partai beruntun. Kean pun menjadi top skor sementara Fiorentina pada 2025/2026 dengan sembilan gol di semua ajang. Setelah gol tersebut, Fiorentina terus mendominasi Pisa. Meski tak mendapatkan gol lagi, La Viola tetap menang 1-0 dan naik ke peringkat 16 klasemen.
5. Fiorentina menang lagi atas Cremonese saat ganti menjadi tamu
Kemenangan terbaru Fiorentina di Serie A 2025/2026 diraih pada pekan 29. La Viola bertamu ke markas Cremonese, tim yang sudah mereka kalahkan pada pekan 18. Hasilnya, Fiorentina menang dengan skor lebih telak, 4-1.
Gol-gol Fiorentina dicetak empat pemain berbeda. Fabiano Parisi dan Roberto Piccoli membawa tim tamu unggul 2-0 pada babak pertama. Dodo dan Albert Gudmundsson lalu memperbesar kemenangan timnya. Hasil laga itu tak mengubah posisi Fiorentina di peringkat 16. Namun, mereka kini sudah unggul empat angka dari zona degradasi.
Fiorentina adalah salah satu klub Italia dengan sejarah dan reputasi yang mumpuni. Maka, akan sangat disayangkan jika mereka terdegradasi dari Serie A pada 2025/2026. Setelah meraih lima kemenangan pertama di Serie A pada 2026, mampukah La Viola terus konsisten demi tetap bertahan di kasta teratas?

















