3 Periode Pertama Liverpool Kalah 3 Laga Beruntun pada Era Arne Slot

- Liverpool menelan tiga kekalahan beruntun terbaru di bawah Arne Slot setelah tumbang dari Brighton, Manchester City, dan Paris Saint-Germain pada April 2026.
- Sebelumnya, The Reds juga mengalami tiga kekalahan beruntun pada November 2025 melawan Manchester City, Nottingham Forest, dan PSV Eindhoven dengan selisih gol besar.
- Tren serupa terjadi pada September–Oktober 2025 ketika Liverpool kalah empat kali berturut-turut dari Crystal Palace, Galatasaray, Chelsea, dan Manchester United di berbagai kompetisi.
Liverpool tidak berdaya ketika menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) pada leg pertama perempat final Liga Champions Eropa (UCL) 2025/2026, Rabu (8/4/2026). The Reds menyerah 0-2 di Parc des Princes. Ini merupakan kekalahan ketiga secara beruntun. Sejak dilatih Arne Slot pada awal 2024/2025, Liverpool kini sudah tiga kali mengalami situasi seperti itu.
1. Liverpool juga kalah dari Manchester City dan Brighton & Hove Albion sebelum dibekuk Paris Saint-Germain pada 8 April 2026
Liverpool beruntung hanya kalah 0-2 dari Paris Saint-Germain pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026, Rabu (8/4/2026). Sebab, mereka dikurung habis sepanjang laga. PSG menguasi bola hingga 74 persen dan melepaskan total 18 tembakan. Sebaliknya, Liverpool cuma bisa melakukan tiga percobaan. Desire Doue (11’) dan Khvicha Kvaratskhelia (65’) mencetak dua gol Les Parisiens.
Empat hari sebelumnya, Virgil van Dijk dan kolega dipermalukan Manchester City di Etihad Stadium pada perempat final Piala FA. Mereka sempat bisa menahan serangan tim tuan rumah sebelum akhirnya terberondong empat gol yang dicetak Erling Haaland (39’, 45+2’, 57’) dan Antoine Semenyo (50’). Makin ironis, Mohamed Salah gagal mengeksekusi hadiah penalti yang mereka dapat pada menit 64.
Tren buruk ini bermula pada 21 Maret 2026. Liverpool melawat ke AMEX Stadium untuk melakoni pekan ke-31 English Premier League (EPL) 2025/2026. Mereka kecolongan tandukan Danny Welbeck pada menit 14, tetapi bisa menyamakan kedudukan melalui Milos Kerkez pada menit 30. Welbeck lantas memulangkan Liverpool dengan tangan hampa. Striker gaek itu mengemas brace pada menit 56.
2. Liverpool kalah dari Manchester City, Nottingham Forest, dan PSV Eindhoven pada 9—26 November 2025
Sebelum 21 Maret—8 April 2026, Liverpool menelan tiga kekalahan beruntun pada 9—26 November 2025. Manchester City kembali tercatat dalam daftar. The Cityzens menang 3-0 di Etihad Stadium pada pekan kesebelas Premier League 2025/2026. Giorgi Mamardashvili sempat menggagalkan tendangan penalti Erling Haaland pada menit 13. Namun, kiper asal Georgia itu tidak bisa membendung tandukan striker Norwegia tersebut pada menit 29 dan sepakan Nico Gonzalez pada menit 45+3 serta Jeremy Doku pada menit 63.
Liverpool lantas dipermalukan Nottingham Forest di Anfield saat memainkan laga pekan ke-12 Premier League 2025/2026 (22/11/2025). Mereka kembali kalah dengan skor 0-3. Murillo membuka papan skor pada menit 33. Nicolo Savona menggandakan keunggulan Forest ketika babak kedua baru berjalan beberapa detik. Morgan Gibbs-White akhirnya menutup papan skor pada menit 78.
Liverpool akhirnya bisa mencetak gol 4 hari kemudian. Namun, mereka kebobolan empat kali. Liverpool dibantai PSV Eindhoven 1-4 di Anfield pada matchday kelima fase liga Liga Champions 2025/2026. Skor sebetulnya sempat imbang. Dominik Szoboszlai menyamakan kedudukan pada menit 16 setelah Ivan Perisic mencetak gol lewat tendangan penalti 10 menit sebelumnya. Namun, Liverpool lengah pada babak kedua hingga kecolongan tiga gol yang dicetak Guus Til (56’) dan Couhaib Driouech (73’, 90+1’).
3. Liverpool kalah empat kali beruntun pada 27 September—19 Oktober 2025
Liverpool kalah hingga empat kali beruntun pada 27 September—19 Oktober 2025. Mereka takluk 1-2 secara dramatis dari Crystal Palace pada pekan keenam Premier League 2025/2026. Sempat tertinggal akibat gol Ismaila Sarr pada menit 9, Liverpool tampak bakal mencuri poin berkat gol Federico Chiesa pada menit 87. Namun, Eddie Nketiah memupus asa tersebut pada menit 90+7.
Liverpool lantas menyerah 0-1 dari Galatasaray 3 hari berselang di Liga Champions. Victor Osimhen mencetak gol tunggal melalui tendangan penalti pada menit 16. Liverpool kemudian kalah 1-2 dari Chelsea di EPL pada 4 Oktober 2025. Mereka lagi-lagi kehilangan poin akibat gol menit akhir. Estevao berhasil memaksimalkan sebuah peluang pada menit 90+5.
Kompetisi kemudian terhenti karena jeda internasional. Namun, setelah dimulai lagi, Liverpool kembali kalah. Manchester United menekuk mereka 2-1 di Anfield dalam lanjutan EPL 2025/2026 pada 19 Oktober 2025. Harry Maguire mencetak gol kemenangan MU 4 menit sebelum waktu normal habis. Padahal, Cody Gakpo baru saja menyamakan kedudukan pada menit 78.
Tiga periode di atas terjadi pada 2025/2026. Performa mereka memang buruk pada musim kedua bersama Arne Slot ini. Padahal, pria asal Belanda itu bisa membawa Liverpool menjuarai EPL pada musim debutnya.

















