Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Persebaya Tantang Persib di Final Presiden 2026 Usai Bekuk Arema
Selebrasi kemenangan Persebaya atas PSMS di Stadion Gelora Bung Tomo dalam Piala Presiden 2026. Instagram @officialpersebaya.
  • Persebaya Surabaya lolos ke final Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Arema FC 1-0 pada semifinal di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali.
  • Gol tunggal Yuran Fernandes pada menit 45+6, melalui sundulan dari sepak pojok Francisco Rivera, disahkan VAR setelah Arema sempat memiliki gol yang dianulir karena offside.
  • Arema gagal menyamakan skor meski terus menyerang, terutama setelah Diego Landis mendapat kartu merah menit 67; Persebaya akan menghadapi Persib Bandung di final.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Persebaya Surabaya lolos ke final Piala Presiden 2026. Kepastian itu didapat setelah membungkam Arema FC dengan skor tipis 1-0 di semifinal, pada Selasa (4/8/2026).

Berduel di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Arema sebenarnya tampil cukup atraktif sejak menit awal. Mereka mengadaptasi skema 4-3-3, dengan trio lini depan yang diisi Dalberto Luan Belo (Careca), Joel Vinicius, dan Gabriel Silva.

Pendekatan ofensif itu sempat membuahkan hasil saat laga memasuki menit 18. Namun, gol Arema dianulir oleh wasit karena salah satu pemain lebih dulu terjebak offside dalam proses terjadinya gol.

Setelah itu, Bajul Ijo (julukan Persebaya) justru mampu mengambil alih kendali permainan. Meski tempo pertandingan tidak terlalu tinggi, serangan-serangan yang dibangun tampil lebih efektif dalam membongkar pertahanan Arema

Usaha Persebaya akhirnya membuahkan hasil pada masa injury time, tepatnya menit 45+6. Yuran Fernandes sukses menanduk bola hasil sepak pojok yang dikirim Francisco Rivera dan menggetarkan jala Singo Edan.

Wasit sempat meninjau gol tersebut melalui VAR sebelum akhirnya mengesahkannya. Persebaya pun menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.

Di paruh kedua, Bajul Ijo tampak tampil lebih lepas. Mereka nyaris mengubah angka di papan skor lewat peluang emas yang didapat Miguel Pereira (54') dan Jefferson (59'). Namun, semua peluang itu mampu diantisipasi kiper Adi Satryo.

Permainan ofensif Arema dengan garis pertahanan tinggi rupanya berubah menjadi petaka pada menit 67. Berawal dari serangan balik, Pereira mendapat momentum satu lawan satu dengan Diego Landis untuk merangsek ke area kotak penalti Singo Edan.

Sebelum memberikan ancaman lebih jauh, Landis memilih menjatuhkan Pereira. Apes, insiden tersebut justru membuatnya diusir dari lapangan karena wasit menganggapnya sebagai sebuah dorongan.

Kedua tim melakukan rotasi setelah itu. Arema terus menggempur pertahanan Persebaya, namun sulit membongkar pertahanannya yang rapat. Hingga wasit meniup peluit panjang, mereka gagal menyamakan kedudukan.

Berkat kemenangan ini, Persebaya akan menantang Persib Bandung di partai puncak. Pangeran Biru lolos ke final setelah membekuk Persija Jakarta pada sore WIB ini.

Curated For You

Editorial Team

Related Article