Bagas Maulana Geser ke Ganda Campuran, Cocok Gak?

- PBSI memindahkan Bagas Maulana dari ganda putra ke ganda campuran dan memasangkannya dengan Indah Cahaya Sari Jamil untuk debut di Pontianak International Challenge 2026.
- Pelatih Antonius Budi Ariantho menilai teknik menyerang, postur, dan power Bagas cocok sebagai pemain belakang, peran dominan pemain putra dalam ganda campuran.
- Perpindahan ini juga berawal dari keinginan Bagas mencoba tantangan baru; PBSI memberi kesempatan dengan harapan pengalaman ganda putranya mendukung prestasi di sektor baru.
Jakarta, IDN Times - PBSI memutuskan untuk memindahkan Bagas Maulana dari ganda putra ke campuran. Bagas juga langsung mendapat pasangan, yakni Indah Cahaya Sari Jamil.
Juara All England 2022 itu akan memulai babak baru dalam kariernya dan menjalani debut pada Pontianak International Challenge 2026 mendatang. Hal ini pun langsung menjadi sorotan penggemar bulu tangkis dan mempertanyakan apakah Bagas cocok untuk bermain di sektor ganda campuran dengan main bareng Indah.
1. Dianggap cocok jadi pemain belakang

Pelatih ganda putra PBSI, Antonius Budi Ariantho, menegaskan perpindahan Bagas bukan keputusan yang diambil tanpa pertimbangan. Menurut Anton, karakter permainan Bagas justru sesuai dengan kebutuhan ganda campuran.
Selain faktor teknik, Anton juga melihat postur tubuh dan kekuatan pukulan Bagas menjadi nilai tambah untuk bermain dengan solid di bagian belakang sektor ganda campuran. Peran itu juga tak asing buat Bagas, karena selama main di ganda putra selalu menjadi pemain belakang saat berpasangan dengan Leo Rolly Carnando, Muhammad Putra Erwiansyah, maupun Muhammad Shohibul Fikri.
"Kalau dari Bagas itu kan istilahnya secara teknik memang pemain belakang ya, serangan, ya. Sedangkan mix cenderung cowoknya di belakang terus, ya kan? Lebih dominan 70 persen di belakang. Jadi, sebetulnya cocok sama Bagas, dengan posturnya, dengan power-nya, ya enggak ada salahnya dicoba," kata Anton ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Selasa (4/8/2026).
2. Berharap Bagas bisa berprestasi

Anton berharap Bagas bisa jadi lebih berprestasi di sektor ganda campuran. Secara kemampuan, Anton tak meragukan Bagas. Pengalaman Bagas di ganda putra, diyakini Anton, bisa menjadi modal baik untuk Bagas.
"Ya, mudah-mudahan bisa berprestasi," kata Anton.
3. Bagas juga sambut positif

Bagas, dijelaskan Anton, yang meminta sendiri untuk pindah ke sektor ganda campuran. Setelah berdiskusi dengan tim pelatih, Bagas mengaku ingin mencoba tantangan baru dan PBSI pun memberikan kesempatan untuk mewujudkannya.
"Ya ngobrol juga sih, tapi dia memang, mau coba di sektor ganda campuran. Dari Bagas tidak ada masalah. Ya, lihat nanti saja coba, enggak bisa memprediksi sekarang, ya kan. Tapi ya kasih kesempatan lah," kata Anton.



















