Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ironi Timnas Indonesia: Percaya Bisa Tekuk Vietnam, Malah Hilang Arah

Ironi Timnas Indonesia: Percaya Bisa Tekuk Vietnam, Malah Hilang Arah
Timnas Indonesia lawan Vietnam di Piala AFF 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)
Intinya Sih
  • Timnas Indonesia kalah 0-3 dari Vietnam di Stadion Pakansari pada Grup A ASEAN Championship 2026, meski sebelumnya optimistis meraih kemenangan di kandang.
  • Jordi Amat menyebut skuad sudah berusaha mencari solusi dan tampil lebih baik pada babak kedua, tetapi pertahanan kembali dihukum gol Nguyen Xuan Son menit ke-71.
  • Kekalahan ini membuat Indonesia wajib menang saat melawat ke Singapura demi semifinal, sementara Singapura cukup meraih hasil imbang untuk lolos.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Timnas Indonesia dibantai Vietnam dengan skor 0-3 di Stadion Pakansari dalam lanjutan Grup A ASEAN Championship (Piala AFF) 2026, Senin (3/8/2026). Kekalahan itu meninggalkan sebuah ironi.

Sebab, Pasukan Garuda sebelumnya sangat optimistis bisa mengalahkan Vietnam, apalagi tampil di depan publik sendiri. Alih-alih meraih tiga poin, mereka justru kehilangan arah di atas lapangan.

1. Sudah berusaha, tapi gagal temukan solusi

-
Bek Timnas Indonesia, Jordi Amat, setelah menghadapi Vietnam di Stadion Pakansari, Senin (3/8/2026). (IDN Times/Tino).

Rasa optimisme yang sebelumnya membara itu diutarakan oleh bek Timnas, Jordi Amat. Dia menegaskan rekan-rekannya telah memberikan segalanya, namun tak menemukan solusi untuk membalikkan keadaan.

"Kecewa. Kami percaya bisa menang, tapi itu tidak berhasil. Kami sudah mencoba, tapi tidak menemukan jalannya," kata Jordi selepas laga.

2. Babak kedua tampil lebih baik, namun belum cukup

Timnas Indonesia lawan Vietnam di Piala AFF 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)
Timnas Indonesia lawan Vietnam di Piala AFF 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Jordi menilai tim besutan John Herdman memiliki harapan ketika tampil lebih baik di babak kedua. Sayang, lini belakang Timnas yang rapuh kembali dihukum oleh aksi Nguyen Xuan Son pada menit 71.

"Saya pikir di babak kedua kami bermain sedikit lebih baik, tapi itu tidak cukup," ujar Jordi.

Pemain yang pernah merumput di LaLiga dan Premier League itu mengajak rekan-rekannya untuk memetik pelajaran berharga dalam laga ini. Kesalahan serupa tak boleh terulang kala melawat ke markas Singapura dalam laga pamungkas, Jumat (7/8/2026).

"Sekarang, kami harus belajar dari hari ini, dan masih punya satu pertandingan lagi. Semuanya ada di tangan kami. Jadi, kami akan pergi ke Singapura untuk berjuang demi kemenangan. Harus menang," ujar bintang Persija Jakarta tersebut.

3. Timnas harus kalahkan Singapura

Timnas Indonesia lawan Vietnam di Piala AFF 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)
Timnas Indonesia lawan Vietnam di Piala AFF 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Kekalahan dari Vietnam memaksa Timnas untuk melewati jalur terjal demi lolos ke semifinal. Mereka wajib meraih kemenangan di markas Singapura, yang tampil solid sepanjang turnamen.

Sementara, Singapura yang belum tersentuh kekalahan dan berada di peringkat dua klasemen hanya butuh hasil imbang untuk ke semifinal. Dengan begitu, tuan rumah diprediksi akan cenderung bermain bertahan, yang harus direspons Timnas dengan permainan tajam.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More