Persija Umumkan Jamu Persib di SUGBK, Penantian Panjang Berakhir

- Persija Jakarta akan menjamu Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Sabtu, 12 September 2026.
- Kepastian penggunaan SUGBK mengakhiri tujuh tahun Persija tidak menjamu Persib di teritori aslinya.
- Panpel menyiapkan 60 ribu tiket untuk pemilik KTP DKI Jakarta dan meminta The Jakmania menjaga ketertiban.
Jakarta, IDN Times - Teka-teki stadion yang akan digunakan Persija Jakarta saat menjamu Persib Bandung akhirnya terjawab. Persija tetap akan menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), pada Sabtu (12/9/2026).
Rencana Persija menggunakan SUGBK sempat menemui tanda tanya. Mereka sudah mengantongi izin pengelola SUGBK, namun izin Polda Metro Jaya sempat belum mendapatkan kejelasan hingga Senin (7/9/2026).
1. Akhiri penantian panjang

The Jakmania semangati Persija di Sawangan. (Dok. Persija) Kepastian ini sekaligus mengakhiri penantian Persija, yang sudah tujuh tahun tidak menjamu Persib di teritori aslinya. Mereka lebih sering terlempar ke Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, dan stadion di luar Jakarta lainnya.
Pada musim lalu, Persija bahkan harus menumpang di stadion Borneo FC. Mereka gagal menggelarnya di SUGBK, lantaran tidak mendapat izin dari pihak kepolisian dengan dalih keamanan.
2. Jual 60 ribu tiket

Persija lawan Borneo FC di Super League 2026/27. (Dok. Persija) Panitia Pelaksana (Panpel) Persija tengah memaksimalkan persiapan. Karena menghadapi laga penting nan sarat gengsi, mereka ingin menghadirkan atmosfer yang meneror.
Panpel berencana menjual 60 ribu tiket. Namun, tiket hanya bisa dibeli oleh pemilik KTP DKI Jakarta. Itu merupakan mitigasi, mengingat laga ini masih belum diperbolehkan untuk dihadiri suporter tim tamu.
"Pembelian tiket harus seluruhnya harus dari warga Jakarta dan ber-KTP Jakarta. Rencananya kami akan lepas 60.000 (tiket)," kata Ketua Panpel Persija, Albin Laurent kepada awak media di Jakarta, Senin (7/9/2026).
3. Minta The Jakmania tertib

Potret Jakmania mendukung Persija di JIS saat melawan Persita, Minggu (19/1/2025). (Dok. Persija). Karena pertandingan ini masuk level risiko tinggi, Albin meminta kerja sama suporter untuk menjaga ketertiban. Semua ini demi menjaga nama baik Persija dan The Jakmania itu sendiri.
"Ya jangan bikin ricuh, jangan bawa flare, petasan, power bank, dan semua larangan nanti akan kami sampaikan di rilis di persyaratan dan ketentuan pembelian tiket. Harus dalam kondisi tidak ricuh, tidak ada keributan atau apapun terlepas dari friksi yang sekarang sedang terjadi," ujar Albin.




















