5 Pertemuan Terakhir Bosnia vs Italia, Gli Azzurri Unggul Dominan!

- Italia dan Bosnia-Herzegovina akan bentrok di final playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Bilino Polje, Zenica, laga hidup-mati bagi kedua tim.
- Dalam lima pertemuan terakhir, Italia unggul dominan dengan empat kemenangan dan satu hasil imbang, menunjukkan superioritas mereka atas Bosnia-Herzegovina.
- Laga ini menjadi kesempatan terakhir Italia untuk mengakhiri kutukan absen dua edisi Piala Dunia, sementara Bosnia berambisi mencetak sejarah di hadapan publik sendiri.
Ketegangan sepak bola Eropa bakal kembali memanas saat Timnas Italia bersua Bosnia-Herzegovina dalam laga hidup-mati bagi kedua tim. Kedua tim akan dipertemukan dalam partai final Playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Bilino Polje, Zenica, Rabu (1/4/2026) pukul 01:45 WIB. Bagi Italia, laga ini bukan sekadar pertandingan biasa, tetapi upaya terakhir untuk mengakhiri kutukan setelah absen di dua edisi Piala Dunia sebelumnya.
Di sisi lain, Bosnia-Herzegovina yang tampil di hadapan pendukung sendiri memiliki motivasi besar untuk menciptakan sejarah baru dan menumbangkan sang juara dunia empat kali tersebut. Melihat sejarah pertemuan kedua negara, Italia memang jauh lebih diunggulkan dengan catatan kemenangan yang dominan. Namun, atmosfer panas di markas Bosnia-Herzegovina seringkali menjadi batu sandungan bagi tim-tim besar Eropa. Menjelang duel penentuan tiket menuju turnamen paling bergengsi di dunia ini, berikut adalah lima pertemuan terakhir mereka sebagai gambaran kekuatan dari kedua tim.
1. Davide Frattesi menjadi pahlawan kemenangan tipis Italia di Empoli
Pertemuan paling baru antara kedua negara terjadi dalam laga persahabatan yang digelar Juni 2024, tepat sebelum Euro dimulai. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Carlo Castellani, Italia berhasil memetik kemenangan tipis dengan skor 1-0. Gol tunggal kemenangan Gli Azzurri dicetak oleh Davide Frattesi melalui tendangan voli yang indah setelah memanfaatkan umpan silang akurat dari Federico Chiesa.
Meski bertajuk laga uji coba, pertandingan ini menunjukkan betapa sulitnya Italia membongkar pertahanan disiplin Bosnia-Herzegovina yang digalang oleh pemain-pemain berpengalaman. Bosnia sendiri beberapa kali memberikan ancaman lewat serangan balik cepat. Meski begitu, ketangguhan lini belakang Italia tetap terjaga hingga peluit panjang dibunyikan.
2. Dominasi Gli Azzurri di Sarajevo melalui gol Belotti dan Berardi
Mundur ke ajang UEFA Nations League 2020/2021, Italia menunjukkan kelasnya saat bertandang ke markas Bosnia-Herzegovina di Stadion Grbavica, Sarajevo. Dalam laga yang berlangsung tanpa penonton karena pandemik tersebut, Italia berhasil menang meyakinkan dengan skor 2-0. Andrea Belotti membuka keunggulan lewat sontekan kaki kanan. Kemudian, Domenico Berardi menggandakan skor melalui tendangan voli akrobatik di babak kedua. Kemenangan ini sangat krusial buat Italia karena memastikan langkah Italia menuju babak semifinal Nations League kala itu. Bosnia yang mengandalkan Miralem Pjanic di lini tengah tampak kesulitan mengembangkan permainan akibat tekanan tinggi yang diterapkan oleh anak asuh Roberto Mancini.
3. Hasil imbang yang mengejutkan di Florence, Italia
Masih dalam rangkaian UEFA Nations League di tahun yang sama, Italia sempat ditahan imbang oleh Bosnia-Herzegovina dengan skor 1-1 saat bermain di Stadion Artemio Franchi, Florence. Pertandingan ini menjadi pengingat bahwa Bosnia-Herzegovina bukanlah tim yang bisa dipandang sebelah mata meski bermain sebagai tamu. Edin Dzeko sempat mengejutkan publik tuan rumah setelah berhasil mencetak gol pembuka yang memanfaatkan kemelut di depan gawang Gianluigi Donnarumma pada menit ke-57.
Italia baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-67 melalui gol Stefano Sensi hasil tendangannya yang sempat berbelok setelah mengenai pemain bertahan lawan. Hasil imbang ini sempat memutus tren kemenangan beruntun Italia, sekaligus membuktikan bahwa organisasi permainan dari Bosnia-Herzegovina mampu meredam kreativitas lini tengah Gli Azzurri kala itu.
4. Pesta gol Italia atas Bosnia di Zenica
Salah satu penampilan terbaik Italia di tanah Bosnia terjadi pada kualifikasi Euro 2020 yang berlangsung di Stadion Bilino Polje, Zenica, tempat yang sama dengan laga final playoff esok. Italia tampil sangat dominan dan berhasil menghancurkan tuan rumah dengan skor telak 3-0. Tiga gol kemenangan Italia masing-masing dicetak oleh Francesco Acerbi di menit ke-21, Lorenzo Insigne di menit ke-37, dan Andrea Belotti di menit ke-53.
Kemenangan besar Italia atas Bosnia-Herzegovina ini sangat spesial karena Italia tampil begitu cair dengan penguasaan bola yang dominan hingga membuat pendukung tuan rumah terdiam. Keberhasilan mencetak banyak gol di Zenica menjadi modal psikologis penting bagi skuad Italia saat ini. Kenangan tersebut juga menjadi rekam jejak manis Italia di stadion yang dikenal angker tersebut.
5. Kebangkitan dramatis Gli Azzurri di Turin lewat gol penentu Marco Verratti
Italia harus bersusah payah untuk meraih kemenangan 2-1 atas Bosnia-Herzegovina pada pertemuan pertama di fase grup kualifikasi Euro 2020 yang digelar di Turin, Italia. Laga ini sempat berjalan sangat menegangkan bagi pendukung tuan rumah setelah tim tamu berhasil mencetak gol terlebih dahulu lewat gol Edin Dzeko yang membawa tim tamu unggul terlebih dahulu di babak pertama.
Namun, Italia menunjukkan mentalitas juaranya di babak kedua melalui gol indah Lorenzo Insigne yang melepaskan tendangan voli dari luar kotak penalti. Kemenangan akhirnya dipastikan oleh Marco Verratti lewat tendangan terukur di menit-menit akhir pertandingan. Laga ini menjadi bukti nyata bahwa Bosnia-Herzegovina memiliki kemampuan untuk memimpin terlebih dahulu dan memaksa Italia harus bekerja ekstra keras hingga detik terakhir demi mengamankan poin penuh.
Laga playoff kali ini akan menyajikan pertandingan yang sangat menarik bagi kedua tim untuk memperebutkan satu tempat di panggung tertinggi sepak bola dunia. Menarik untuk dinantikan apakah Gli Azzurri mampu menjaga tradisi kemenangan mereka dan kembali ke panggung dunia setelah dua kali absen, atau justru Zmajevi (Sang Naga) yang akan menciptakan kejutan besar dan terbang menuju Piala Dunia 2026.
















