Comscore Tracker

5 Pemain Ini Gagal Meraih Ballon d'Or Meski Menangi Treble Winners

Raih tiga gelar sekaligus, tapi tetap tak dapat Ballon d'Or

Ballon d'Or adalah penghargaan individual untuk pemain yang dinilai menampilkan performa terbaik dalam satu tahun. Umumnya, performa luar biasa seorang pemain akan berbanding lurus dengan kesuksesan klubnya. Sangat wajar jika pemenang Ballon d'Or adalah pemain yang bisa membawa klubnya meraih gelar juara di tahun tersebut.

Apalagi jika seorang pemain bisa memenangi treble winners alias tiga trofi sekaligus. Namun, hal itu ternyata tak jadi jaminan. Buktinya, ada beberapa pemain yang tetap gagal memenangi Ballon d'Or meski berhasil membawa klubnya meraih treble.

Inilah 5 pemain yang gagal menangi Ballon d'Or meski antarkan klub masing-masing meraih treble winners.

1. Ronald Koeman (1988)

5 Pemain Ini Gagal Meraih Ballon d'Or Meski Menangi Treble Winnerspotret Ronald Koeman (twitter.com/olympia_vintage)

Pada musim 1987/88, PSV Eindhoven berhasil menampilkan performa luar biasa hingga meraih tiga gelar sekaligus. Mereka sukses menjuarai Eredivisie, Piala KNVB, serta Liga Champions. Alhasil, ada pemain PSV yang menjadi nominasi peraih Ballon d'Or 1988, yaitu Ronald Koeman.

Koeman memang pantas masuk nominasi karena ia berjasa besar dalam kesukesan PSV dengan torehan 26 gol serta 15 assist dalam 46 laga di semua ajang. Namun, ternyata Koeman hanya finis di posisi kelima pemilihan Ballon d'Or di tahun tersebut. Ia kalah dari trio Belanda yang main di AC Milan, yaitu Marco van Basten, Ruud Gullit, dan Frank Rijkaard.

Sebabnya adalah, pada tahun 1988 diselenggarakan Piala Eropa. Kala itu timnas Belanda berhasil jadi juara berkat andil vital ketiga pemain tersebut. Koeman sendiri sebenarnya juga turut berjasa dalam kesuksesan timnas Belanda. Tapi nyatanya trio ikonik timnas Belanda itu dinilai sedikit lebih baik dibandingkan Ronald Koeman.

2. David Beckham (1999)

5 Pemain Ini Gagal Meraih Ballon d'Or Meski Menangi Treble Winnerspotret David Beckham (manutd.com)

Sementara nasib David Beckham sedikit lebih baik dibanding Koeman. Setidaknya, keberhasilan meraih treble winners membuat Beckham meraih posisi runner-up Ballon d'Or. Meski begitu, intinya Beckham tetap gagal jadi pemenang meski ia berhasil membawa Manchester United meraih treble winners 1998/99.

Beckham sebenarnya tampil hebat di sepanjang musim tersebut setelah tampil 55 kali di semua ajang dan mencetak 9 gol serta 17 assist. Namun, pada akhirnya ia kalah suara dari Rivaldo saat pemilihan. Meski pemain asal Brasil itu hanya meraih trofi LaLiga 1998/99 bersama Barcelona, tapi ia dianggap lebih layak jadi peraih Ballon d'Or.

Baca Juga: 5 Kandidat Terbaik Ballon d’Or 2021 Berdasarkan Performa Saat Ini

3. Wesley Sneijder (2010)

5 Pemain Ini Gagal Meraih Ballon d'Or Meski Menangi Treble Winnerspotret Wesley Sneijder (sempreinter.com)

Beralih ke tahun 2010, giliran Inter Milan yang sukses unjuk gigi dengan memenangi treble winners. Di bawah asuhan Jose Mourinho, Inter sukses jadi klub Italia pertama yang memenangi treble. Salah satu pemain yang paling berjasa bagi Nerazzurri saat itu adalah Wesley Sneijder.

Sneijder mencatatkan 41 penampilan di semua ajang di musim 2009/10, dengan catatan 8 gol dan 15 assist. Selain bersama klub, Sneijder juga sukses membawa timnas Belanda melaju ke final Piala Dunia meski akhirnya gagal jadi juara.

Sayangnya, Sneijder pun gagal memenangi Ballon d'Or 2010 meski namanya disebut-sebut paling layak meraihnya. Pemenang di tahun tersebut adalah Lionel Messi yang meraih trofi LaLiga 2009/10, disusul oleh dua rekannya di Barca, Andres Iniesta dan Xavi Hernandez. Sementara Sneijder hanya menempati posisi keempat saat pemilihan.

4. Franck Ribery (2013)

5 Pemain Ini Gagal Meraih Ballon d'Or Meski Menangi Treble Winnerspotret Franck Ribery (uefa.com)

Berikutnya ada nama Franck Ribery, winger Prancis yang sukses membawa Bayern Munchen memenangi treble winners 2012/13. Seperti Sneijder pada 2010, Ribery pun jadi unggulan peraih Ballon d'Or berkat pencapaian tersebut. Namun, Ribery juga gagal memenangkan penghargaan paling bergengsi ini.

Kali ini giliran Cristiano Ronaldo yang dinilai lebih layak jadi pemain terbaik. Padahal, Ronaldo sebenarnya tak memenangi trofi sama sekali sepanjang tahun 2013. Belakangan, Ribery bahkan menyatakan bahwa dirinya merasa "dirampok". Ribery merasa lebih layak jadi pemenang Ballon d'Or kala itu dibandingkan Cristiano Ronaldo.

5. Robert Lewandowski (2020)

5 Pemain Ini Gagal Meraih Ballon d'Or Meski Menangi Treble Winnerspotret Robert Lewandowski (twitter.com/championsleague)

Terakhir ada nama Robert Lewandowski yang gagal jadi pemenang Ballon d'Or tahun lalu meski sudah membawa Bayern Munchen meraih treble 2019/20. Bahkan, tak sekadar treble, Munchen berhasil meraih 6 gelar sekaligus di musim tersebut. Lewandowski jelas punya andil besar dengan koleksi 55 gol dan 10 assist dalam 47 laga di semua kompetisi musim tersebut.

Uniknya, Lewandowski gagal memenangi Ballon d'Or bukan karena kalah bersaing dari pemain lain, tapi karena Ballon d'or 2020 batal diadakan akibat pandemik COVID-19. Tahun ini, Lewandowski kembali masuk nominasi Ballon d'Or. Namanya kali ini semakin diunggulkan untuk menebus kekecewaan tahun lalu.

Itulah lima pemain yang pernah gagal meraih Ballon d'Or meskipun sudah berhasil membawa klubnya memenangi treble winners. Menurutmu, apakah mereka memang seharusnya memenangi Ballon d'Or di tahun-tahun tersebut?

Baca Juga: 5 Alasan Robert Lewandowski Layak Menjadi Pemenang Ballon d'Or 2021

Peter Eduard Photo Verified Writer Peter Eduard

Be weird, because being normal is so boring

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Kidung Swara Mardika

Berita Terkini Lainnya