Pramono Pastikan Jakarta Siap Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

- Pramono Anung memastikan Jakarta siap menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 dengan dukungan penuh dari Pemprov DKI Jakarta.
- Dukungan Jakarta mencakup penyelenggaraan, keamanan, kenyamanan peserta, dan optimalisasi akses transportasi sesuai kebutuhan PSSI.
- Turnamen perdana ini diikuti 14 tim nasional dan berlangsung di Indonesia serta Hong Kong, China.
Jakarta, IDN Times – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan Jakarta siap menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan akan memberikan dukungan penuh untuk menyukseskan turnamen sepak bola antarnegara Asia Tenggara tersebut.
Hal itu disampaikan Pramono dalam kegiatan Roll to Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Family Parade di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (13/9/2026).
Menurut Pramono, Jakarta tengah dipersiapkan sebagai kota yang ramah dan memiliki kemampuan menjadi destinasi olahraga. Karena itu, Jakarta siap mendukung penyelenggaraan berbagai kompetisi olahraga, termasuk ajang internasional.
"Jakarta siap untuk menjadi tuan rumah yang baik, dan seperti yang berulang kali saya sampaikan, Jakarta merupakan kota yang kita persiapkan menjadi ramah terhadap olahraga, destinasi olahraga," kata Pramono.
Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta siap membantu PSSI dalam penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026. Ia berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung lancar.
1. Jakarta siapkan transportasi dan kenyamanan peserta

Bendera negara peserta FIFA ASEAN Cup 2026 di CFD Jakarta. (IDN Times/Marcheilla Ariesta) Pramono menilai penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 memiliki arti penting bagi Jakarta. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta akan memberikan dukungan sesuai kebutuhan penyelenggara.
"Secara jujur, saya mengatakan acara-acara seperti FIFA ASEAN Cup ini sangat berarti bagi Jakarta. Kami akan memberikan support sepenuhnya untuk itu, dan mudah-mudahan lancar, yang paling penting Indonesia juara nantinya," ujar Pramono.
Dia memastikan kesiapan Jakarta akan disesuaikan dengan kebutuhan yang diajukan PSSI. Salah satu perhatian Pemprov DKI adalah memastikan peserta yang bertanding di Jakarta merasa aman dan nyaman.
"Pokoknya seperti yang diminta oleh PSSI kami persiapkan. Jadi, yang paling penting adalah siapa pun nanti yang akan tanding di Jakarta itu merasa aman, nyaman, semuanya," kata Pramono.
Selain aspek keamanan dan kenyamanan, Pemprov DKI juga menyiapkan dukungan transportasi bagi penyelenggaraan turnamen. Pramono mengatakan akses transportasi di Jakarta akan dioptimalkan untuk mendukung gelaran tersebut.
"Transportasinya juga akan kita buat sepenuhnya dan juga kalau memang diperlukan untuk bantuan yang lain, kami siap untuk memberikan support untuk itu," ujar Pramono.
2. FIFA ASEAN Cup 2026 diikuti 14 negara

Piala FIFA ASEAN Cup 2026. (IDN Times/Marcheilla Ariesta) Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut mengapresiasi kesiapan Jakarta menjadi salah satu tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Dia berharap Indonesia dapat menjalankan peran sebagai tuan rumah dengan baik sekaligus meraih prestasi terbaik di lapangan.
"Alhamdulillah, terima kasih atas FIFA, Bapak Presiden, dan Pak Gubernur Pramono. Bagaimana kita sudah mendapat kesempatan lagi. Setelah sebelumnya Kejuaraan Dunia FIFA U-17 kita sebagai tuan rumah, sekarang FIFA ASEAN Cup yang akan bergulir 25 September sampai 5 Oktober,” ujar Erick.
"Jadi mudah-mudahan, event ini merupakan event yang besar buat FIFA. Kita harus jadi tuan rumah yang baik, dan mudah-mudahan timnya juga prestasinya terbaik," lanjutnya.
FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan edisi perdana turnamen sepak bola yang mempertemukan negara-negara Asia Tenggara dan kawasan sekitarnya. Kompetisi tersebut akan berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober 2026 di Bandung dan Jakarta, Indonesia, serta Hong Kong, China.
Sebanyak 14 tim nasional ambil bagian dalam turnamen tersebut. Peserta terdiri dari 11 negara anggota ASEAN dan tiga tim tamu.
Kompetisi dibagi ke dalam dua divisi. Divisi 1 berlangsung di Indonesia dan diikuti Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, Bangladesh, serta Pakistan.
Sementara itu, Divisi 2 digelar di Hong Kong, China. Tuan rumah sekaligus peserta tamu tersebut akan bersaing dengan Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Myanmar, dan Timor-Leste.
Tim yang finis di posisi teratas masing-masing grup akan melaju ke tahap final untuk memperebutkan trofi. Sementara tim yang berada di posisi kedua akan bertanding dalam perebutan tempat ketiga di Indonesia.
3. Infantino klaim ASEAN Cup 2026 jadi ajang kompetitif kawasan

Penandatanganan kerja sama antara FIFA dengan ASEAN yang meluncurkan FIFA ASEAN Cup (Dokumentasi FIFA) Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyambut penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026. Menurutnya, turnamen perdana tersebut memberikan kesempatan bagi pemain untuk membela negara masing-masing dalam kompetisi regional dengan level persaingan yang tinggi.
"FIFA ASEAN Cup 2026 diadakan untuk memberikan peluang kompetitif yang bermakna di dalam, memberi kesempatan bagi pemain untuk mewakili negaranya dalam persaingan regional tingkat tinggi," ujar Infantino.
Infantino juga menilai turnamen tersebut dapat memperkuat hubungan sepak bola antarnegara di kawasan Asia Tenggara. Selain kompetisi, ajang tersebut diharapkan memberikan pengalaman internasional bagi para pemain dan penggemar.
"Turnamen ini akan meningkatkan hubungan sepak bola di Asia Tenggara serta memberikan momen fantastis tak terlupakan melalui aksi internasional bagi fans di seluruh kawasan," kata Infantino.
Besarnya peserta juga menunjukkan cakupan FIFA ASEAN Cup 2026. Jika populasi ke-14 negara peserta digabungkan, jumlahnya mencapai lebih dari dua miliar orang.
Dengan Jakarta dan Bandung menjadi lokasi pertandingan Divisi 1, penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 sekaligus menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan kesiapan sebagai tuan rumah kompetisi sepak bola internasional. Pemprov DKI Jakarta memastikan dukungan akan diberikan dari sisi penyelenggaraan, keamanan, kenyamanan, hingga transportasi.




















