Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Prediksi Liverpool vs Arsenal pada Paruh Pertama EPL 2026/2027

6 min read
Prediksi Liverpool vs Arsenal pada Paruh Pertama EPL 2026/2027
potret logo Liverpool (pexels.com/jaralol)
  • Liverpool menghadapi Arsenal di Anfield pada pekan kesembilan Premier League 2026/2027, membawa lima kemenangan beruntun dan rekor 13 laga kandang liga tanpa kalah dari Arsenal.
  • Arsenal mengoleksi tujuh kemenangan dari delapan laga liga dan pertahanan terbaik, tetapi lini serang mandek; Havertz serta Gyokeres belum mencetak gol liga sejak awal September.
  • Kedua tim dibayangi cedera pemain kunci, termasuk Saka di Arsenal dan Wirtz di Liverpool; duel diperkirakan ketat dengan pertahanan solid serta ketajaman Isak menjadi faktor tuan rumah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Anfield menjadi panggung big match pekan ke-9 English Premier League (EPL) 2026/2027 saat Liverpool menjamu Arsenal, Minggu (1/11/2026) malam WIB. Duel ini mempertemukan The Reds yang tengah membangun momentum di bawah Pelatih Andoni Iraola dengan sang juara bertahan. Kedua tim membawa catatan miring jelang kick-off, Arsenal kalah di Carabao Cup melawan tim dari kasta keempat, sedangkan Liverpool baru menemukan ritme permainan.

Pertemuan historis kedua tim turut membumbui duel ini, mengingat Arsenal belum pernah menang di Anfield dalam 13 kunjungan beruntun di Premier League sejak 2012. Di sisi lain, badai cedera menghantam kedua kubu, yang membuat pelatih kedua tim harus putar otak mengatur strategi. Dari kondisi skuad, rekam jejak terkini, hingga pertarungan taktik lini tengah, berikut ulasan lengkap sebelum laga dimulai.

  1. 1. Usai dihantam Manchester City, Liverpool mampu bangkit dengan hasil laga yang menjanjikan

    Performa Liverpool sempat tercoreng kekalahan 0-3 dari Manchester City di Anfield pada pekan ke-7 Premier League. Pertandingan jadi tak menguntungkan bagi The Reds usai Ryan Gravenberch menerima kartu merah kontroversial. Namun, mereka segera bangkit dengan meraih lima kemenangan beruntun di semua kompetisi. Tren positif berlanjut ketika Liverpool memastikan tiket perempat final Carabao Cup 2026/2027 usai menundukkan Chelsea lewat adu penalti setelah imbang 1-1 pada waktu normal.

    Dikutip Opta Analyst, catatan apik Andoni Iraola tergambar jelas sepanjang 2026, ketika ia cuma menelan 2 kekalahan dari 27 laga Premier League. Pencapaian itu menjadikannya pelatih dengan persentase kekalahan terendah dalam 1 tahun kalender sejak era Juergen Klopp pada 2019. Di lini depan, ketajaman Alexander Isak turut jadi kunci kebangkitan Liverpool, tercermin dari 6 gol dalam 6 laga terakhir sekaligus mencatatkan rasio 1gol tiap 95 menit.

    Di lini belakang, Liverpool mencatatkan 4 clean sheet dari 6 laga Premier League terakhir, jumlah terbanyak di liga sejak awal September 2026. Virgil van Dijk dan Ronald Araujo menjadi tembok kokoh, dengan Araujo mencatat 10 dari 15 sapuan tim saat melawan Chelsea, sekaligus membuat publik Anfield kagum lewat duel agresifnya. Liverpool menjadi 1 dari 2 tim Premier League musim ini yang belum kebobolan gol nonpenalti dari bola mati, bersama Brentford.

    Sayangnya, Iraola harus meracik ulang taktiknya guna menyiasati sejumlah pemain absen atau diragukan tampil, mulai dari Dominik Szoboszlai yang punya masalah hamstring meski disebut bakal kembali, hingga Florian Wirtz yang cedera pergelangan kaki saat melawan Brighton. Jeremie Frimpong, Victor Munoz, dan Hugo Ekitike melengkapi daftar pemain absen, sementara Conor Bradley, Giovanni Leoni, dan Vitezlav Jaros masih bermasalah dengan lutut. Dalam situasi darurat ini, Trey Nyoni berpeluang kembali dipercaya mengisi lini tengah usai tampil impresif dengan 85 sentuhan saat melawan Chelsea.

  2. 2. Performa Arsenal di Premier League masih apik, meski lini depan masih belum produktif

    Performa Arsenal di Premier League pada 2026/2027 nyaris sempurna, dengan 7 kemenangan dari 8 laga dan hanya menelan satu kekalahan 0-3 dari Brighton & Hove Albion. Tim besutan Pelatih Mikel Arteta melanjutkan tren positif itu dengan mengalahkan Leeds United, Nottingham Forest, dan Everton. Namun, momentum itu terganggu oleh kekalahan memalukan dari Fleetwood Town, klub divisi empat liga Inggris, lewat adu penalti di Carabao Cup pekan ini.

    Di balik catatan positif liga, Arsenal menyimpan persoalan di lini depan, mengingat Kai Havertz dan Viktor Gyokeres belum mencetak gol liga sejak awal September 2026. Ironisnya, para bek Arsenal mencetak lebih banyak gol dibanding duo penyerang itu di semua ajang musim ini. Gyokeres tak mampu melepaskan satu pun tembakan dalam delapan laga awal Premier League, sementara Havertz gagal menciptakan gol dari tujuh tembakan tercipta saat melawan Fleetwood.

    Kabar baiknya, lini pertahanan Arsenal tetap terbaik di Premier League, dengan 5 clean sheet terbanyak bersama dan expected goals conceded (xGC) terendah sebesar 6,2. Lini tengah Arsenal pun impresif, dengan Declan Rice dan Martin Odegaard mencatat masing-masing 91 dan 90 line-breaking passes ke sepertiga akhir lapangan, jauh melampaui pemain lain di liga. Bruno Guimaraes turut memberi warna positif usai mencetak gol penentu kemenangan saat melawan Sunderland dan Leeds United dari bangku cadangan.

    Namun, skuad The Gunners jelang bertamu ke Anfield juga diliputi masalah cedera, dengan Bukayo Saka dipastikan absen beberapa minggu akibat cedera paha saat imbang 2-2 melawan Bayern Munich di Liga Champions Eropa. William Saliba masih berjuang dengan cedera punggung tanpa kepastian waktu pulih, sementara Riccardo Calafiori diragukan tampil karena masalah pinggul. Status Rice sendiri simpang siur, mengingat sejumlah sumber berbeda pendapat soal keparahan cedera hamstring yang membuatnya ditarik keluar saat melawan Everton.

  3. 3. Laga bakal berjalan ketat dengan Liverpool lebih unggul berkat catatan historis di kandang

    Rekor pertemuan kedua tim menunjukkan betapa ketatnya rivalitas ini, dengan Liverpool hanya menang 1 kali dari 8 laga Premier League terakhir melawan Arsenal lewat tendangan bebas spektakuler Dominik Szoboszlai pada 2025/2026. Di sisi lain, Arsenal belum pernah menang di Anfield dalam 13 kunjungan liga beruntun sejak kemenangan 2-0 pada 2012/2013, yang menjadi rasio kemenangan tandang terburuk The Gunners di antara kandang lawan yang disambangi minimal 10 kali. Musim lalu, Liverpool menjadi satu-satunya tim yang mampu meredam serangan Arsenal tanpa kebobolan di kedua pertemuan, unggul 1-0 di Anfield dan imbang tanpa gol di Emirates Stadium.

    Secara statistik, laga ini berpotensi menjadi pertarungan dua lini pertahanan terbaik di Premier League, mengingat Liverpool dan Arsenal tercatat sebagai dua tim dengan expected goals on target (xGOT)  kebobolan terendah musim ini. Kondisi itu membuat peluang berbahaya diperkirakan sulit tercipta, apalagi lini depan Arsenal tengah seret gol, sementara serangan Liverpool bertumpu pada ketajaman Alexander Isak. Duel lini tengah pun layak dinantikan, antara Declan Rice-Martin Odegaard yang sedang on-fire melawan Alexis Mac Allister-Ryan Gravenberch yang didukung peran Florian Wirtz sebagai gelandang serang.

    Absennya Bukayo Saka turut mengurangi daya ledak serangan Arsenal yang sudah minim variasi gol, sedangkan Liverpool lebih siap menutup lubang lini tengah lewat kehadiran Trey Nyoni. Mempertimbangkan keunggulan historis di Anfield, performa impresif Isak, serta solidnya pertahanan Liverpool, peluang menang tipis tampak berpihak pada tuan rumah meski Arsenal tetap berbahaya lewat set piece dan kedalaman lini tengahnya. Bukan tidak mungkin laga ini berakhir imbang, mengingat kedua tim disiplin dalam bertahan dan rekor minim gol mewarnai pertemuan terakhir mereka.

    Apa pun hasilnya, duel di Anfield ini memberi gambaran jelas soal kesiapan kedua tim menatap sisa musim, sebelum Arsenal menjamu Hull City dan Liverpool bertandang ke Crystal Palace pekan berikutnya. Satu hal pasti, duel antara juara bertahan dan tim yang tengah menemukan bentuk terbaiknya ini layak dinantikan para penggemar sepak bola.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More