Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Profil 2 Tim Promosi Ligue 1 2026/2027 dan Apesnya Saint-Etienne
ilustrasi olahraga sepak bola (unsplash.com/Mustafa Fatemi)

Kasta tertinggi sepak bola Prancis, Ligue 1, menyambut dua tim promosi untuk musim 2026/2027. Mereka adalah Troyes dan Le Mans, sepasang klub yang sudah cukup lama absen dari persaingan level tertinggi. Sayangnya, Saint-Etienne (peringkat tiga Ligue 2 2025/2026) justru gagal di play-off. Bagaimana sepak terjang dua tim promosi dan nasib tragis Saint-Etienne? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

1. Troyes tak ragu mengandalkan para pemain muda di Ligue 1 2026/2027

ES Troyes AC kembali ke kasta tertinggi sebagai juara Ligue 2 2025/2026. Keberhasilan ini menandai kembalinya klub berjuluk ESTAC tersebut ke Ligue 1 setelah tiga tahun absen dari panggung utama sepak bola Prancis. Capaian Troyes kian lengkap sebab berstatus tim tersubur Ligue 2 musim lalu dengan raihan 60 gol.

Sebagai bagian dari jaringan City Football Group, Troyes mengandalkan kombinasi struktur pengelolaan klub modern yang memaksimalkan talenta belia. Dilansir Transfermarkt, rata-rata usia skuad Troyes saat ini adalah 25,5 tahun. Catatan tersebut menegaskan mereka tak ragu bersaing di level tertinggi mengandalkan para pemain muda.

Profil terkini per 14 Agustus 2026

  • Pelatih: Stephane Dumont

  • Stadion: Stade de l'Aube (20.400 orang)

  • Pemain andalan: Renaud Ripart, Antoine Mille, Adrien Monfray, Hilel Konate, Mouhamed Diop

  • Rekrutan baru: Patrick Beach, Iron Gomis, Fred Ondoa Onambele.

2. Sukses Le Mans promosi dua kali beruntun tak lepas dari peran investor kuat

Le Mans FC meraih tiket promosi menemani Troyes sebagai runner-up Ligue 2 2025/2026. Pencapaian luar biasa ini mengakhiri penantian panjang para suporternya. Klub berjuluk MUC 72 tersebut kembali ke Ligue 1 setelah 16 tahun berjuang di kasta bawah. Yang istimewa, mereka bahkan baru promosi ke Ligue 2 di akhir musim 2024/2025, setelah berkubang di Championnat National (divisi tiga).

Keberhasilan ini tak lepas dari peran konsorsium investor internasional berisi atlet top, seperti Thibaut Courtois dan Novak Djokovic yang memperkuat finansial serta branding klub. Di sisi lain, dana besar dikucurkan untuk modernisasi fasilitas latihan serta menerapkan teknologi untuk memantau performa pemain. Dengan itu semua, Le Mans siap membuktikan kepantasan mereka untuk meramaikan peta persaingan Ligue 1 musim ini.

Profil terkini per 14 Agustus 2026

  • Pelatih: Stephane Dumont

  • Stadion: Stade de l'Aube (20.400 orang)

  • Pemain andalan: Dame Gueye, Antoine Rabillard, Lucas Calodat, Samuel Yohou, Alexandre Lauray

  • Rekrutan baru: Yasser Larouci, Billal Brahimi, Louis Mafouta, Rayan Bamba, Daouda Traore.

3. Saint-Etienne terpaksa gigit jari karena kalah di final play-off promosi

Peringkat tiga Ligue 2 2025/2026, AS Saint-Etienne, harus menerima kenyataan pahit. Mereka gagal melangkah ke Ligue 1 di detik-detik akhir. Meski tampil impresif sepanjang musim reguler dengan menjadi tim tersubur kedua setelah Troyes, langkah kolektor 10 gelar juara Ligue 1 ini harus terhenti di final play-off promosi.

Mereka ditaklukkan Nice, peringkat 16 Ligue 1 2025/2026, dengan agregat telak 1-4. Kegagalan ini memaksa klub berjuluk Les Verts (Si Hijau) harus menunda ambisi kembali ke kasta teratas. Suporter Saint-Etienne harus bersabar dan menyaksikan tim kesayangannya kembali berijbaku di Ligue 2 musim ini.

Troyes dan Le Mans kini sedang bersiap-siap bertarung di Ligue 1 2026/2027 yang akan dimulai pada 21 Agustus 2026 mendatang. Sanggupkah dua klub tersebut memberi kejutan? Atau malah kembali terbenam di papan bawah? Patut ditunggu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorAtqo Sy

Related Article