Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PSSI Cabut Larangan Suporter Tandang Musim Depan, Tapi Ada Syaratnya
Ribuan Bobotoh melakukan konvoi untuk merayakan kemenangan (Hetrick) Persib Bandung. Minggu(24/5)2026). (Dok. Humas Pemkot Bandung)
  • PSSI melalui Erick Thohir memberi izin kembali bagi suporter tandang musim depan, namun klub wajib bertanggung jawab penuh sesuai catatan dari FIFA.
  • Erick menegaskan izin ini bisa dicabut kapan saja jika terjadi pelanggaran, dan meminta semua pihak menjaga keamanan serta keselamatan suporter.
  • Larangan suporter tandang sebelumnya diberlakukan pasca Tragedi Kanjuruhan 2022, dan kini PSSI membuka peluang kehadiran mereka di laga tandang liga Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberi lampu hijau kepada I.League untuk menghilangkan larangan suporter tandang di musim depan. Namun, hal ini bukannya tanpa syarat.

"Liga (I.League) kemarin sudah presentasi ke PSSI. Ada kelenturan mengenai suporter tandang. Tetapi ada catatan. Tentu klub harus bertanggung jawab secara menyeluruh. Karena tidak mudah melobi FIFA," kata Erick di Jakarta.

1. Catatan FIFA kompleks soal suporter tandang

Polisi Siapkan Pengamanan Bobotoh di Sekitar Tamansari Banudng Saat Laga Terakhir Persib, dok Pemkot Bandung

Erick mengungkapkan, catatan dari FIFA terkait larangan suporter tandang begitu kompleks. Alhasil, meski lampu hijau sudah ada, pencabutan izin tersebut bisa dilakukan sewaktu-waktu.

"Saya sudah mengingatkan I.League, PSSI sudah berupaya, FIFA terbuka. Saya minta Liga dan klub bertanggung jawab atas keputusannya tadi kalau ini ada away dan sewaktu-waktu itu bisa dicabut kembali," kata Erick.

2. Berharap semua pihak bisa menjaga izin

Momen Jakmania dan Bonekmania duduk berdampingan saat Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya di SUGBK (IDN Times / Margith Juita Damanik)

Erick berharap, izin perihal suporter tandang bisa dijaga oleh semua pihak, termasuk suporter. Dia kembali menggemakan, semua suporter harus pulang ke rumah dengan selamat.

"Kita harus memastikan semua suporter bisa pulang ke rumah dengan selamat. Dan sangat sedih kalau kita lihat kasus kekerasan itu di Indonesia makin tinggi hari ini," ujar Erick.

3. Larangan suporter tandang ekses tragedi Kanjuruhan

Aksi Bonek Mania saat Laga Derby Jatim antara Persebaya Vs Arema FC di Stadion GBT. (Instagram/@officialpersebaya)

Larangan kehadiran suporter tandang diterapkan setelah adanya Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 yang merenggut sekitar 135 korban jiwa. Sejak itu, kompetisi di Indonesia tak mengizinkan kehadiran suporter tim tandang.

Dengan adanya izin dari PSSI, para suporter baik di Super League maupun Championship bisa menyaksikan tim kesayangan mereka lagi di kandang lawan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article