Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta di Balik Kemenangan Argentina atas Mesir di Piala Dunia 2026

5 Fakta di Balik Kemenangan Argentina atas Mesir di Piala Dunia 2026
Kapten Argentina, Lionel Messi, merayakan gol ke gawang Mesir dalam babak 16 besar Piala Dunia 2026 (AFP / Thomas Coex)
Intinya Sih
  • Kemenangan Argentina 3-2 atas Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 dipenuhi kontroversi keputusan wasit Francois Letexier.

  • Salah satu kontroversi muncul saat gol Mostafa Zico dianulir lewat VAR, dan gol kemenangan Enzo Fernandez disahkan tanpa pengecekan ulang.

  • Selain itu, ada juga hujan kartu kuning serta gestur ‘X’ pelatih Hossam Hassan yang menandakan dugaan rasisme di akhir laga.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Drama panas tersaji dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Argentina vs Mesir. Pertandingan yang berlangsung di Atlanta Stadium itu berlangsung sengit sejak menit pertama dengan kedua tim yang saling melancarkan serangan demi mengamankan tiket ke perempat final.

Terlepas dari itu, duel keduanya juga diliputi sejumlah perdebatan. Sebagian penggemar menyebut adanya beberapa keputusan dari wasit Francois Letexier yang dinilai kurang tepat.

Pada akhirnya, Argentina berhasil mengamankan kemenangan tipis 3-2 atas Mesir sekaligus memastikan langkah ke babak berikutnya. Berikut ini sejumlah fakta di balik kemenangan Argentina atas Mesir di Piala Dunia 2026.

Table of Content

1. Argentina menang comeback

1. Argentina menang comeback

Sebagai juara bertahan Piala Dunia, Argentina awalnya diprediksi bakal mengalahkan Mesir dengan mudah. Namun, hal tersebut tidak terbukti. Tim Tango justru harus berjuang keras hingga menit terakhir untuk memastikan kemenangan.

Pada babak pertama, Argentina tertinggal 0-1 setelah gol dari Mesir yang dicetak Yasser Ibrahim. Beberapa menit berlalu, Argentina sebenarnya punya peluang menyamakan skor lewat titik putih. Namun, penalti dari Lionel Messi berhasil digagalkan kiper Mesir.

Masuk paruh kedua, Argentina berusaha mencari gol penyeimbang. Namun, mereka kecolongan lagi di menit ke-67 lewat gol dari Zico. Tim Tango tak menyerah dan berhasil memperkecil skor lewat tandukan Cristian Romero di menit ke-79.

Tak lama berselang, gol penyeimbang datang dari Messi di menit ke-83. Puncaknya, Argentina bisa comeback di masa injury time lewat gol Enzo Fernandez. Argentina pun lolos ke perempat final Piala Dunia 2026, sementara Mesir terpaksa gugur.

2. Jadi perhatian warganet di media sosial

Kemenangan Argentina atas Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 turut menjadi perhatian para warganet di media sosial. Sebagian kubu yang pro memberi pujian untuk tim Tango yang punya mental baja karena bisa membalikkan keadaan dari skor 0-2 menjadi 2-3.

Namun, ada pula sebagian kubu kontra yang menyebut laga itu dipenuhi sejumlah kontroversi dari wasit yang memimpin, yakni Francois Letexier. Mereka menilai sejumlah keputusan Letexier terasa kurang tepat, termasuk pada momen-momen krusial selama berlangsungnya pertandingan.

3. Direspons kecawa oleh pemain dan pelatih Mesir

Drama masih berlanjut bahkan setelah pertandingan selesai. Usai laga, para pemain dan ofisial Mesir mengungkap kekecewaan terhadap keputusan wasit selama pertandingan melawan Argentina.

Melansir Sky Sports, pelatih Mesir Hossam Hassan menyebut bahwa timnya diperlakukan tidak adil oleh wasit. Menurutnya, ada banyak hal yang perlu dipertanyakan, baik itu di dalam maupun luar lapangan soal pertandingan tadi.

"Wasit itu tidak adil, Tuhan sudah cukup bagiku dan Dialah yang mengatur segala urusan dengan sebaik-baiknya. Dia menyia-nyiakan usaha kami. Piala ini ditujukan untuk Argentina." ucap Hossam dalam konferensi pers, dikutip Rabu (08/07/2026).

Senada, penyerang andalan Mesir, Zico, juga menyebut adanya ketidakadilan dalam pertandingan tersebut. Saat ditanya alasannya menangis seusai pertandingan, ia menyebut faktor tersingkirnya Mesir dari Piala Dunia atau keputusan wasit yang dihadapi.

"Keduanya. Kami diperlakukan tidak adil oleh wasit hari ini, dan semua orang melihat itu. Saya tidak akan membicarakan hal seperti ini." jelas Zico.

4. Viral gestur X dari pelatih Mesir

Pelatih Mesir, Hossam Hassan, memang beberapa kali terlihat panas selama pertandingan melawan Argentina. Dalam satu momen, ia tertangkap kamera menunjukan gestur khusus seperti simbol "X" dengan tangannya. Ternyata, simbol itu bukan sekadar tanda biasa.

Melansir The Mirror, makna di balik simbol "X" yang diakui secara universal oleh FIFA adalah untuk melaporkan pelecehan rasis. Jadi, ketika seorang pemain, pelatih, atau ofisial tim menyilangkan tangan mereka untuk membentuk huruf X, itu berfungsi sebagai sinyal kepada wasit bahwa telah terjadi suatu bentuk rasisme.

Sayangnya, gestur itu tak ditanggapi wasit Francois Letexier. Ia justru diberi hadiah kartu kuning dan pertandingan pun tetap berlanjut. Setelah laga selesai, Hossam Hassan masih mengungkap kekecewaannya lewat konferensi pers di depan media.

5. Argentina bertemu Swiss di perempat final

Setelah kemenangannya atas Mesir, Argentina akan melawan Swiss di babak perempat final Piala Dunia 2026. Laga ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 12 Juli 2026 pukul 08.00 WIB.

Lolos ke perempat final, artinya peluang Argentina untuk mempertahankan gelar semakin besar. Mereka hanya butuh beberapa kemenangan lagi untuk menjadi kampiun Piala Dunia 2026. Namun, usaha mereka tidak akan mudah mengingat masih adanya sejumlah tim kuat, seperti Inggris, Norwegia, Spanyol, dan Prancis.

Itulah tadi sejumlah fakta kemenangan Argentina atas Mesir di Piala Dunia 2026. Bagaimana menurutmu?

Selain ulasan ini, cek juga informasi Piala Dunia lainnya di laman Soccertime IDN Times!

FAQ fakta kemenangan Argentina atas Mesir di Piala Dunia 2026

Apa saja kontroversi kemenangan Argentina atas Mesir di Piala Dunia 2026?

Ada banyak hal yang menjadi kontroversi di laga Argentina vs Mesir dan banyak diperdebatkan di media sosial. Di antaranya termasuk dianulirnya gol Zico, polemik gol Enzo Fernandez hingga gestur X dari pelatih Mesir.

Kenapa Mesir merasa dirugikan saat kalah dari Argentina di Piala Dunia 2026?

Mesir merasa dirugikan oleh sejumlah keputusan kontroversial dari wasit selama pertandingan melawan Argentina.

Siapa pelatih Mesir?

Pelatih Mesir di Piala Dunia 2026 adalah Hossam Hassan.

Siapa wasit laga Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026?

Laga Argentina vs Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 dipimpin wasit asal Prancis, Francois Letexier.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Lea Lyliana
Lutfan  Faizi
Lea Lyliana
EditorLea Lyliana

Related Articles

See More